Positive SSL
Home Blog Page 4

AS dan Sekutu Kecam Penerapan UU Keamanan China di Hong Kong

0

BBC Indonesia – detikNews

Jumat, 29 Mei 2020 08:20 WIB

Jakarta –

UU keamanan China telah memicu protes di Hong Kong. (Reuters)

AS, Inggris, Australia dan Kanada mengecam undang-undang keamanan baru China di Hong Kong, negara yang mereka katakan telah “berkembang sebagai benteng kebebasan”.

Dalam pernyataan bersama, negara-negara itu mengatakan komunitas internasional memiliki “kepentingan yang signifikan dan telah lama ada” terkait kemakmuran dan stabilitas Hong Kong.

Langkah China untuk memberlakukan undang-undang baru selama pandemi global berisiko merusak kepercayaan pada pemerintah dan kerjasama internasional, kata negara-negara itu.

China menolak kritik asing.

Undang-undang – yang disetujui oleh parlemen China pada hari Kamis – telah memicu gelombang baru protes anti-China daratan di Hong Kong.

Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan perkembangan yang terjadi di Hong Kong memperlihatkan negara itu tidak memiliki “otonomi” dari Cina daratan.

Inggris pada hari Kamis mengatakan hak visa untuk 300.000 pemegang paspor kewarganegaraan yang tinggal di luar negeri (Overseas), yakni di Hong Kong, akan diperluas “menjadi kewarganegaraan Inggris” jika China tidak menangguhkan rencana undang-undang keamanannya.

Apa perkembangan terakhir?

Parlemen China telah menyetujui RUU Keamanan Nasional untuk Hong Kong yang akan menghukum siapapun yang menentang otoritas Beijing di wilayah tersebut.

AS dan negara sekutunya mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa penerapan UU itu, yang dilakukan oleh Beijing secara langsung bukannya melalui lembaga-lembaga di Hong Kong, akan “membatasi kebebasan rakyat Hong Kong” dan “secara dramatis mengikis otonomi Hong Kong dan sistem yang membuatnya sangat makmur”, kata pernyataan itu.

Hal itu disebut juga akan bertentangan dengan kewajiban internasional China yang dimuat dalam dalam deklarasi Sino-Inggris, yang mengatur pengembalian Hong Kong ke Cina, dan itu merusak prinsip “satu negara, dua sistem” dan “meningkatkan potensi persekusi di Hong Kong karena kejahatan politik “.

Presiden Xi Jinping bertepuk tangan setelah UU disahkan. (AFP)

Negara sekutu juga mengatakan mereka “sangat prihatin” bahwa undang-undang baru itu akan memperdalam perpecahan di Hong Kong, yang sebelumnya telah memicu gelombang protes dan bentrokan berulang-ulang karena ketegangan dengan China daratan.

“Membangun kembali kepercayaan seluruh masyarakat Hong Kong, dengan memungkinkan orang-orang Hong Kong menikmati hak dan kebebasan yang dijanjikan, dapat menjadi satu-satunya jalan keluar dari ketegangan dan keresahan yang telah terjadi di wilayah itu sejak tahun lalu,” kata pernyataan itu.

AS dan sekutunya mendesak China untuk bekerja dengan pemerintah dan masyarakat Hong Kong dan untuk menemukan “kesepakatan yang dapat diterima bersama”.

Sementara itu, Jepang mengatakan Hong Kong adalah “mitra yang sangat penting” dan demokrasi serta stabilitas di sana harus dijaga.

‘Dikhawatirkan akhiri status unik Hong Kong’

Undang-undang itu menimbulkan kekhawatiran mendalam lantaran dapat mengakhiri status unik Hong Kong.

Di bawah undang-undang keamanan nasional, China dapat menempatkan lembaga keamanannya di Hong Kong untuk pertama kalinya.

Petugas pemadam kebakaran memeriksa ruang Dewan Legislatif Hong Kong setelah seorang anggota parlemen melemparkan tanaman berbau busuk di ruangan itu. (EPA)

Langkah Beijing ini disambut gelombang protes anti-China di Hong Kong.

Bentrok kembali terjadi pada Rabu (27/05) saat Dewan Legislatif Hong Kong, atau Legco, membahas RUU kontroversial lainnya yang akan memidanakan upaya penghinaan terhadap lagu kebangsaan China.

Ratusan orang ditahan dalam bentrok itu. Pengamanan masih ketat sampai Kamis seiring dengan dilanjutkannya debat RUU itu di Legco.

Larangan menantang Beijing

Parlemen China menyatakan mendukung undang-undang keamanan itu, yang akan mengkriminalisasi upaya melemahkan otoritas Beijing di Hong Kong.

Resolusi itu – yang sekarang dialihkan pada kepemimpinan senior China – juga mengatakan bahwa “jika dibutuhkan, lembaga keamanan nasional yang relevan di bawah Pemerintahan Pusat Republik Rakyat China akan mendirikan cabang di Hong Kong.”

Sebelumnya, badan seperti itu tidak ada di Hong Kong

Demonstrasi di Distrik Mong Kok district (27/05). (Getty Images)

Rincian lengkap tentang tindakan apa yang akan dilarang berdasarkan undang-undang keamanan yang baru belum jelas. Undang-undang ini akan diberlakukan sebelum September.

Isi RUU tersebut belum diketahui, namun dinilai dapat berpotensi memidanakan hal-hal berikut:

  • pemisahan diri, atau berpisah dari China
  • subversi, atau mengacaukan kekuasaan atau kekuatan pemerintah pusat
  • terorisme, atau memakai kekerasan atau intimidasi kepada rakyat
  • aktivitas pihak asing yang ikut campur di Hong Kong

Para pakar mengatakan mereka khawatir itu bisa membuat orang dihukum karena mengkritik Bejing-seperti yang terjadi di China daratan.

Misalnya, Penerima Nobel Liu Xiaobo dipenjara selama 11 tahun karena tuduhan subversi setelah ia ikut menulis dokumen yang menyerukan reformasi politik.

Kementerian luar negeri Cina di Hong Kong mengatakan pihaknya “dengan tegas menentang dan membantah” pernyataan Pompeo bahwa Hong Kong telah kehilangan otonominya dan mendesak AS untuk “segera menghentikan campur tangan” dalam urusan dalam negeri China.

Beijing menggambarkan kritik AS terhadap rancangan undang-undang baru itu sebagai sesuatu yang “benar-benar angkuh, tidak masuk akal dan tidak tahu malu”.

Namun, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam membantah undang-undang itu akan membatasi hak-hak penduduk Hong Kong.

Pemerintah Hong Kong menegaskan bahwa UU tersebut dibutuhkan untuk melawan kekerasan dan “terorisme” yang terus meningkat, dan warga Hong Kong tidak perlu khawatir.

Mengapa China melakukan ini?

Hong Kong diserahkan ke China dari Inggris pada 1997, namun dengan persetujuan yang unik, yakni sebuah konstitusi mini bernama Hukum Dasar atau Basic Law, serta sebuah prinsip bertajuk “satu negara, dua sistem.”

Aturan tersebut melindungi beberapa kebebasan yang hanya dapat dinikmati warga Hong Kong seperti kebebasan berkumpul dan berpendapat, sistem pengadilan independen, dan beberapa hak demokrasi lainnya.

Di bawah kesepakatan itu, Hong Kong harus membuat undang-undang keamanan nasionalnya sendiri, dan ini tertera dalam Pasal 23 dalam Basic Law.

Namun aturan itu tidak populer, sehingga pemerintah tidak pernah membuatnya. Pemerintah Hong Kong pernah mencobanya pada tahun 2003, namun mundur karena diprotes warga.

Tahun lalu, protes anti undang-undang ekstradisi menjadi rusuh dan berkembang menjadi gerakan anti-China dan pro-demokrasi yang lebih luas. China nampaknya mencegah kerusuhan tersebut berulang.

Menlu AS nyatakan Hong Kong ‘tak lagi otonom dari China’

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Rabu (27/05) mengatakan kepada Kongres bahwa Hong Kong tidak lagi berhak atas perlakuan khusus berdasarkan hukum AS. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul rencana Beijing memberlakukan undang-undang keamanan baru yang kontroversial di Hong Kong.

RUU keamanan akan ditetapkan dalam pemungutan suara minggu ini dan dapat berlaku pada akhir Juni, Para kritikus mengatakan undang-undang ini adalah upaya langsung untuk membatasi kebebasan Hong Kong. Pendapat kritikus ini dibantah oleh otoritas Hong Kong.

Pernyataan Menlu AS Mike Pompeo dapat memiliki implikasi besar bagi status perdagangan Hong Kong dan kemungkinan akan membuat marah Beijing yang selama ini menggunakan Hong Kong sebagai semacam perantara untuk transaksi global.

“Tidak ada orang yang berakal sehat, yang dapat menyatakan hari ini bahwa Hong Kong mempertahankan otonominya dari China, melihat fakta di lapangan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Undang-undang keamanan “hanyalah hal terbaru dari serangkaian tindakan yang secara mendasar merusak otonomi dan kebebasan Hong Kong,” kata Pompeo.

“Sekarang jelas bahwa China ingin membuat Hong Kong seperti dirinya [China],” tambahnya.

Polisi Hong Kong telah menangkap ratusan orang di tengah kerusuhan anti-China daratan yang berlangsung.

Apa pentingnya pernyataan Pompeo?

Hingga kini, AS memberikan Hong Kong – pusat keuangan dan perdagangan global – status khusus di bawah hukum AS. Ketentuan, yang sudah berlaku sejak Hong Kong menjadi koloni Inggris, memberinya syarat perdagangan yang menguntungkan.

Tetapi sejak tahun lalu status itu bergantung pada apakah Hong Kong bisa mempertahankan otonominya terhadap China, suatu hal yang terus diulang oleh Menlu AS Mike Pompeo.

Jika menlu AS tidak dapat memastikan itu, Kongres AS dapat mencabut status perdagangan khusus Hong Kong.

Ini berarti Hong Kong akan diperlakukan sama dengan China daratan terkait perdagangan dan kepentingan lainnya.

Apa dampak pencabutan status?

Ini dapat membahayakan miliaran dolar nilai perdagangan Hong Kong dan AS dan dapat menghalangi orang untuk berinvestasi di Hong Kong di masa depan.

Itu juga akan melukai China daratan, yang menggunakan Hong Kong sebagai semacam perantara untuk transaksi global.

Perusahaan China daratan dan perusahaan multinasional menggunakan wilayah Hong Kong sebagai basis internasional atau regional.

Tak lama setelah pernyataan Pompeo, aktivis pro-demokrasi terkemuka Joshua Wong meminta para pemimpin AS, Eropa dan Asia untuk mengikuti jejak Pompeo dan mempertimbangkan kembali status perdagangan khusus Hong Kong jika Beijing memberlakukan undang-undang keamanan.

“Begitu undang-undang itu diterapkan, Hong Kong akan berasimilasi dengan rezim otoriter China, baik dalam hal supremasi hukum dan perlindungan hak asasi manusia,” kata Wong.

Undang-undang keamanan akan menciptakan “kerusakan besar pada ekspatriat dan investor di Hong Kong”, katanya. Mempertahankan otonomi adalah “satu-satunya cara” untuk melindungi bisnis, tambahnya.

Sebanyak 200 politisi senior dari seluruh dunia telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengkritik rencana China.

Pada hari Selasa, Presiden Donald Trump mengatakan AS akan memberi tanggapan yang “sangat kuat” terhadap rancangan undang-undang itu sebelum akhir minggu ini.

Rencana China telah dikritik Menlu AS Mike Pompeo, yang menggambarkannya sebagai “lonceng kematian” untuk kebebasan Hong Kong.

Inggris, Australia dan Kanada juga telah menyatakan “keprihatinan mendalam” mereka.

Opsi nuklir’ AS di Hong Kong akan membuat marah Beijing

Zhaoyin Feng, BBC China, Washington

Pernyataan terbaru Pompeo merupakan peringatan bagi Beijing bahwa perlakuan istimewa terhadap wilayah administratif Hong Kong kini terancam.

Ini memiliki implikasi ekonomi yang sangat besar, tetapi implikasi geopolitiknya mungkin bahkan lebih besar.

Langkah ini kemungkinan akan membuat Beijing marah dan semakin membahayakan hubungan AS-China yang sudah rapuh, yang tampaknya memburuk akibat ketegangan di sektor perdagangan, pandemi dan persaingan teknologi.

Sebuah pertanyaan kunci yang harus ditanyakan adalah seberapa jauh status perdagangan khusus Hong Kong, yang jika dihapus, akan membantu warga Hong Kong memperjuangkan otonomi dan kebebasan mereka.

Atau apakah ini akan menghukum orang-orang di Hong Kong, sementara menambahkan pengaruh strategis terbatas atas China?

Suara MUI-PGI soal Aturan Rumah Ibadah yang Dibuka Lagi di Masa New Normal

0
Foto: Ilustrasi masjid (Rengga Sancaya)

Hestiana Dharmastuti – detikNews

Jumat, 29 Mei 2020 06:12 WIB

Jakarta – Kementerian Agama akan segera kembali membuka rumah ibadah dengan skema new normal. Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) angkat suara.

Menteri Agama Fachrul Razi sebelumnya menjelaskan bahwa aturan pembukaan kembali rumah ibadah telah rampung. Rencananya, aturan itu bakal diterbitkan minggu ini.

Pembukaan rumah ibadah harus melalui beberapa syarat, seperti daerah tersebut minim penyebaran COVID-19. Rumah ibadah ini berlaku untuk semua agama.

Nantinya, camatlah yang akan memberikan izin dibukanya tempat ibadah. Namun izin juga bisa diberikan bupati/wali kota atau gubernur, dengan kondisi tertentu.

Fachrul menjelaskan bahwa aturan akan dievaluasi per bulan. Jika kasus Corona meningkat di wilayah itu, izin dibukanya tempat ibadah belum tentu dikeluarkan.

Izin pembukaan tempat ibadah berlangsung fleksibel. Bisa juga, tempat ibadah mendapat izin untuk dibuka karena kasus Corona di kecamatan tersebut menurun.

Fachrul berharap camat hingga kepala daerah memotivasi warganya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona, sehingga masyarakat bisa beribadah di tempat ibadah.

Menindaklanjuti hal itu, MUI hingga PGI tengah mempersiapkan protokol aturan pembukaan rumah ibadah saat tatanan new normal.

Berikut suara MUI hingga PGI seputar aturan rumah ibadah yang dibuka lagi di masa new normal:

MUI

MUI tengah membahas pola penyelenggaraan ibadah dan aktivitas keagamaan menghadapi tatanan hidup baru atau new normal. MUI tidak ingin terburu-buru mengeluarkan keputusan.

“Kita tidak mau terburu-buru,” kata Wakil Sekjen MUI Bidang Fatwa Sholahuddin Al Aiyub melalui keterangan tertulis, Kamis (28/5/2020).

Sholahuddin mengatakan MUI akan memberikan rekomendasi setelah mengevaluasi efektivitas aturan pemerintah terkait ibadah selama masa pandemi Corona ini. Keselamatan umat, sebut dia, harus diutamakan dibanding kepentingan lain.

“Sementara kalau untuk menjaga jiwa masyarakat atau umat Islam itu tidak ada alternatif lain. Maka dalam hal ini, MUI ingin mendahulukan itu (perlindungan jiwa masyarakat). Kesimpulan seperti apa, saat ini masih digodok,” jelas Sholahuddin.

Sholahuddin menjelaskan perlu mempertimbangkan kondisi daerah untuk memastikan apakah aktivitas keagamaan bisa dilakukan di rumah ibadah pada masa ‘new normal’ nanti.

“Kondisi daerahnya seperti apa, tingkat penyebarannya seperti apa, karena ini variabel yang penting,” ungkap Sholahuddin.

PGI

Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) saat ini tengah merumuskan pedoman beribadah saat tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

PGI berharap agar jemaat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di gereja. “Tentu PGI sudah mendiskusikan hal ini lebih detil dalam percakapan WAG para pimpinan gereja seluruh Indonesia. Intinya kurang lebih sama dengan pedoman yang sudah pernah diedarkan PGI saat sebelum PSBB. Hanya saja ada penambahan soal peningkatan disiplin, peningkatan pola hidup bersih dan sehat dan peningkatan sistem kekebalan tubuh sebagai habitus baru umat,” ucap Ketua Umum PGI Gomar Gultum saat dihubungi, Rabu (27/5/2020).

Gomar mengatakan durasi ibadah tidak akan dibatasi. Namun terkait pembatasan jumlah jemaat, saat ini tengah dikaji.

“Tidak ada pembatasan durasi ibadah, karena rasanya tidak relevan. Pembatasan jumlah umat masih dikaji apakah perlu misalnya dengan menggunakan parameter hanya 50% kapasitas gereja atau jaga jarak setidaknya satu meter,” jelas Gomar.

Gomar menyebut PGI dalam kapasitas memberikan panduan. Sementara untuk pelaksanaan diserahkan kepada masing-masing gereja.

“Kesiapan PGI adalah di tataran semacam SOP dan tuntunan praktis. Masalahnya ada di gereja-gereja. Sekalipun PGI siap dengan dokumen berisikan SOP dan tuntunan tersebut, yang kita kuatirkan adalah ketidak-siapan umat dan para pimpinan jemaat-jemaat lokal, karena masalah disiplin,” ucap Gomar.

“Kita tahu bahwa masyarakat kita masih belum merata kepatuhannya terhadap SOP atau aturan main. Kita masih membutuhkan peningkatan disiplin. Olehnya sejak awal kami mendorong para pimpinan gereja untuk mendidik umatnya mendisiplinkan diri, mematuhi disiplin,” imbuhnya.

DMI

Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengatakan pihaknya siap melaksanakan protokol kesehatan saat beribadah. Namun, seruan DMI itu tidak bisa dipaksakan.

“DMI seruan dua kali di maklumat DMI itu sudah cukup mengantisipasi untuk ‘new normal’ ke depan pola kehidupan, pola sosial dalam masjid itu sudah dirancang untuk itu. Paling nanti tetap menerapkan protokol, seruannyalah tidak bisa dipaksakan. Kalau dipaksakan DMI bukan lembaga penegak hukum,” kata kata Sekjen DMI Imam Addarqutni kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).

Imam mengatakan masjid nanti akan mengatur jarak pada tiap-tiap jamaah saat melakukan salat. Seperti meluruskan saf tapi berjarak satu meter.

“Nanti itu misalnya di masjid harus berjarak dengan prinsip physical distancing itu satu meter 1 meter paling dekat,” sebut Imam.

Imam menyebut pemaknaan rapatkan saf salat tentu tak bisa disamakan dengan situasi sebelum pandemi. Dia menyebut pandemi virus Corona telah merubah kehidupan masyarakat, termasuk penyesuaian tata cara ibadah untuk mencegah penularan virus.

“Sehingga pemaknaan bahwa rapatkan barisan itu, itu sudah rapat tidak seperti biasa, itu new normal. Memang ada transformasi masyarakat baru karena memang sudah kelelahan kita menunggui ini secara sosial dan ekonomi,” ungkapnya.

Soal Jutaan Data Diduga Bocor, KPU: Laporan Sedang Berjalan di Bareskrim

0
Komisioner KPU Viryan Aziz (Ari Saputra/detikcom)

Tim detikcom – detikNews

Kamis, 28 Mei 2020 20:38 WIB

Jakarta – Data kependudukan sebanyak 2,3 juta yang bersumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) diduga bocor dan dijual oleh hacker di forum dark web. KPU mengadukan kejadian itu ke Bareskrim Polri.

“Laporan sedang berjalan sesuai protokol COVID-19 di Bareskrim. Saat ini sedang proses koordinasi KPU dan Cyber Crime Mabes Polri,” kata komisioner KPU Viryan Aziz kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Viryan belum menjelaskan detail soal laporan itu. Dia menyebut KPU akan menyampaikan pernyataan terkait laporan tersebut pada Jumat (29/5).

Sebelumnya, polisi sudah mengetahui soal kebocoran data tersebut. Meski begitu, polisi mengatakan pihak KPU belum melaporkan dugaan tersebut kepada Bareskrim.

“Bahwa hingga saat ini tidak ada laporan dari pihak KPU ke Bareskrim Polri tentang dugaan kebocoran data milik KPU tersebut,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers virtual, Selasa (26/5).

Informasi bocornya jutaan data ini dicuitkan oleh akun Twitter @underthebreach yang dilihat detikcom, Jumat (22/5). Dituliskan bahwa pelaku akan menampilkan 2,3 juta data kependudukan Indonesia dan pemilihan umum.

Petapa Sakti yang Tak Makan dan Minum Selama 70 Tahun Meninggal Dunia

0
Petapa sakti di India yang tak makan dan minum selama 70 tahun meninggal dunia Foto: AFP

Riska Fitria – detikFood Kamis, 28 Mei 2020 19:30 WIB

Jakarta – Seorang petapa sakti asal India mengaku berpuasa tanpa makan dan minum selama 70 tahun. Ia meninggal dunia di usia ke-90. Begini kisahnya.

Adalah Jani Prahlad, seorang petapa asal India yang dikenal sakti dan sangat dihormati. Dalam penampilannya Jani Prahlad acap kali mengenakan pakaian serba merah dengan janggut dan rambut yang panjang.

Jani Prahlad lahir pada Agustus 1929 dan hidup dan dibesarkan di sebuah desa di Distrik Mehsana. Ia telah menjadi petapa atau sering juga disebut sebagai orang suci sejak usianya 11 tahun. Sejak saat itulah ia mulai meninggalkan kehidupan duniawi dan pergi ke hutan untuk mencari sang pemilik semesta.

Petapa sakti di India yang tak makan dan minum selama 70 tahun meninggal dunia Foto: AFP

Hal itu merupakan praktik keagamaan yang dikenal dengan sebutan Monasistisme. Dalam praktis tersebut, seorang petapa tidak diizinkan untuk memiliki harta benda kecuali alat pribadi seperti pakaian atau kacamata.

Bahkan saat itu Jani pergi tanpa membawa bekal makanan sama sekali. Karenanya ia berpuasa tanpa makan dan minum sedikitpun selama 70 tahun lamanya. Pengakuannya itu mungkin terdengar mustahil.

Namun, itu dibenarkan dalam beberapa penelitian yang dilakukan pada tahun 2003. Dalam penelitian itu, Jani dirawat selama 10 hari tanpa boleh keluar ke mana pun. Menurut penuturan doker, Jani sama sekali tidak minta izin untuk sekadar buang air ke toilet.

Petapa sakti di India yang tak makan dan minum selama 70 tahun meninggal dunia Foto: AFP

Dokter mengatakan bahwa urine di dalam tubuh Jani tampaknya diserap kembali oleh tubuhnya setelah terbentuk di kandung kemihnya. Para peneliti juga mencatat bahwa Jani tidak memiliki luka fisik dan dinyatakan sehat.

Penelitian juga dilakukan kembali pada tahun 2010 dengan pengawasan ketat selama 24 jam penuh. Namun, hasil penelitian menunjukkan hal yang sama. Satu-satunya Jani membutuhkan cairan adalah untuk berkumur-kumur dan mandi, lapor Daily Mail (26/05).

Bahkan para peneliti menyebut Jani memiliki kondisi yang jauh lebih sehat daripada orang lain yang memiliki setengah usianya. Kesaktiannya dengan tidak makan dan minum itu disebut-sebut karena Jani telah diberkati oleh seorang dewi ketika ia masih kanak-kanan, sehingga memungkinkannya untuk bertahan hidup tanpa asupan.

Petapa sakti di India yang tak makan dan minum selama 70 tahun meninggal dunia Foto: AFP

Namun, belum lama ini petapa sakti asal India tersebut dikabarkan telah meninggal dunia di usianya ke-90. Ia meninggal pada 26 Mei 2020 dini hari. Kabar tersebut disampaikan oleh tetangga Jani.

“Dia meninggal Selasa pagi dini hari di kediamannya karena usia tua. Dia dilarikan ke rumah sakit pada tengah malam, tetapi dinyatakan meninggal kedatangan oleh dokter di sana,” ujar Sheetal Chaudhary, tetangga Jani.

Lebih lanjut, jenazah Jani kemudian disemayamkan selama dua hari di sebuah kuil untuk orang-orang dapat memberi penghormatan terakhir kali. Kemudian jenazah Jani akan dikremasi pada Kamis (28/05).

Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Kapan Bisa Umrah-Haji Lagi?

0

Rabu, 27 Mei 2020 09:50 WIB

Dadan Kuswaraharja detikTravel

Mekah – Arab Saudi akan mulai melonggarkan lockdown pada 21 Juni 2020. Kerajaan berharap seluruh pembatasan bisa diangkat sepenuhnya dan masyarakat bisa kembali ke kehidupan normal. Bagaimana dengan umrah dan haji? Kapan umat muslim bisa melakukan dua ibadah itu?

Soal umrah dan haji, Arab Saudi masih belum memperbolehkannya. Umrah dan haji yang biasanya menarik jutaan orang dari seluruh dunia masih tetap dihentikan sementara.

Seperti dikutip dari Al Jazeera, pemerintah Arab Saudi membatasi perkumpulan orang sampai maksimal 50 orang saja, jadi tidak mungkin umrah dan haji akan bisa dilakukan. Aktivitas di Mekah masih dibatasi.

Meski umrah dan haji masih dilarang, aktivitas masyarakat di lain di luar Mekah seperti berbelanja, atau cafe akan diperbolehkan. Larangan penerbangan domestik, salat di masjid dan bekerja di kantor akan diangkat mulai 31 Mei 2020.

Aturan baru ini akan dievaluasi oleh Kementerian Kesehatan dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan situasi. Sebelumnya, Menteri kesehatan mengatakan bahwa pelonggaran akan dilakukan secara bertahap sampai keadaan kembali normal.

“Fase-fase dimulai secara bertahap sampai kita kembali normal dengan konsep baru berdasarkan jarak sosial,” kata Menteri Kesehatan, dr Tawfiq Al-Rabiah.

Arab Saudi pertama kali memberlakukan lockdown pada awal Maret di wilayah Qatif timur, yang merupakan tempat tinggal kalangan Muslim Syiah yang paling banyak untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Lockdown kemudian diperluas ke bagian lain Arab Saudi, termasuk Mekah dan Madinah. Arab Saudi sebelumnya mengumumkan pada bulan April bahwa dua masjid suci di Mekah dan Madinah akan tetap ditutup sepanjang Ramadhan sampai 23 Mei 2020.

Thailand Kembangkan Vaksin Corona, Diklaim Murah dan Siap Tahun Depan

0
Vaksin Corona diklaim siap tahun depan. (Foto: AP/Sakchai Lalit)

Rabu, 27 Mei 2020 09:31 WIB

Nafilah Sri Sagita K – detikHealth

Jakarta – Peneliti terkemuka Thailand membuat vaksin Corona yang bisa diakses seluruh negara di Asia Tenggara. Selain itu vaksin Corona ini disebut murah dan mencegah kekurangan pasokan secara global.

Mengutip South China Morning Post, minggu lalu Pemerintah Thailand mengungkap rencana vaksin yang siap digunakan tahun depan. Hal ini berdasarkan temuan para peneliti di Universitas Chulalongkorn Bangkok yang berhasil melakukan uji coba pada tikus.

“Kami tidak bertujuan menghasilkan uang. Ini bukan masalah uang tetapi masalah aksesibilitas,” kata Kiat Ruxrungtham, director university’s coronavirus vaccine development.

Uji coba Thailand terhadap vaksin eksperimental menggunakan monyet dimulai pada hari Sabtu. Vaksin tersebut adalah salah satu dari setidaknya 100 vaksin potensial yang tengah dikembangkan di seluruh dunia.

Grup Kiat telah bermitra dengan para ilmuwan dan perusahaan biotek di Amerika Utara ingin memproduksi vaksin secara massal di Thailand, dengan harga lebih terjangkau. Vaksin ini bisa diedarkan ke negara terdekat seperti Indonesia, Malaysia, Laos, Vietnam, dan Myanmar.

Dengan lebih dari 3.000 kasus dan 57 kematian, Thailand telah berhasil mengendalikan penyebaran virus Corona dan mulai mengurangi beberapa pembatasan. Dalam sebulan terakhir ini Thailand melaporkan kasus setiap hari kurang dari sepuluh kasus, dibandingkan dengan ratusan kasus yang dikonfirmasi setiap hari di Singapura, Indonesia, maupun Filipina.

“Jika tetangga kita masih memiliki angka infeksi tinggi maka kita tidak akan bertahan dalam jangka panjang,” tambah Kiat.

Inggris Revisi Data Corona, Angka Kematian Bertambah Jadi 46 Ribu

0
Foto: Potret kesibukan petugas ambulans di Inggris tangani pasien Corona (Getty Images/Leon Neal)

Rakhmad Hidayatulloh Permana – detikNews

Rabu, 27 Mei 2020 10:06 WIB

London – Jumlah kematian “yang terkait” virus Corona di Inggris kini telah meningkat menjadi 46.000, jauh lebih tinggi dari 36.914 kematian yang secara resmi dilaporkan. Data ini merupakan hasil pembaruan statistik yang dirilis pada Selasa (26/5/2020).

Seperti dilansir AFP, Selasa (26/5/2020) jumlah korban meninggal dunia harian yang dirilis di Inggris hanya mencakup kematian yang telah dinyatakan positif Corona.

Tetapi Kantor Statistik Nasional (ONS) melakukan studi terpisah guna menghitung semua kematian di mana COVID-19 diduga atau disebutkan pada sertifikat kematian.

Angka itu naik menjadi sekitar 46.000. Semua tersebar di Inggris, Wales, Irlandia Utara dan Skotlandia, meskipun masing-masing melaporkan jumlah kematian yang dihitung dengan tanggal yang sedikit berbeda – baik 15 Mei atau 20 Mei.

Artinya jumlah kasus terkait virus Corona Inggris sekarang semakin tinggi, meskipun tren mingguan terus menunjukkan perlambatan dalam penyebaran virus.

Beberapa negara berjuang untuk menghitung korban kematian akibat virus Corona. Spanyol mengambil langkah tidak biasa dengan merevisi korban kematian akibat Corona hampir 2.000 menjadi 26.834 pada Senin (25/5).

Hal ini terjadi karena pejabat Spanyol beralih ke sistem pengumpulan data baru yang menemukan bahwa beberapa kematian dihitung dua kali.

Tetapi sebagian besar negara percaya bahwa korban kematian Corona resmi mereka melaporkan skala bencana kesehatan yang sebenarnya.

Italia, yang menanggung beban paling awal dari penyakit ini di Eropa, menemukan pada awal Mei bahwa ada hampir 11.700 kematian yang tidak terhitung di rumah sakit, panti jompo dan masyarakat antara 20 Februari dan 31 Maret saja.

Jika kematian ini ditambahkan ke angka kematian resmi, jumlah kematian COVID-19 Italia akan sama dengan yang dilaporkan di Inggris pada hari Selasa (26/5).

Inggris adalah salah satu negara Eropa terakhir yang mulai bangkit pasca lockdown Corona. Sebagian besar toko ditutup dan beberapa restoran dan kafe yang buka hanya menyediakan layanan makanan yang dibawa pulang dan pengiriman.

Tetapi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berniat untuk membuka kembali sekolah untuk anak-anak yang lebih muda pada 1 Juni. Toko non-esensial akan tetap ditutup pada 15 Juni jika virus Corona masih ditemukan.

Tolong Ibunda yang Sempat Strok, Wartawati di Palembang Positif Corona

0
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)

Raja Adil Siregar – detikNews

Rabu, 27 Mei 2020 09:30 WIB

Palembang – Seorang wartawati berinisial RK positif virus Corona (COVID-19). RK saat ini diisolasi di Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

“Iya (positif COVID-19), aku terakhir liputan tanggal 13 Mei. Tanggal 14 aku swab,” ujar RK kepada detikcom, Rabu (27/5/2020).

RK dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab yang dilakukannya pada 13 Mei 2020. RK mengatakan hasil tes itu baru diketahuinya tadi malam.

Inisiatif melakukan swab, kata RK, setelah dirinya tahu orang tuanya positif COVID-19. Di mana saat itu ibunya tiba-tiba sakit dan dirujuk ke RS Muhammad Hoesin (RSMH).

“Ibu itu strok, jadi kemarin kena serangan strok. Kami nggak tahu kalau ada COVID, jadi aku kontak karena ibu sempat kejang,” kata RK.

Sehari setelah dirujuk ke RSMH, sang ibu dilakukan tes swab dan hasil dinyatakan positif. Keluarga pun kaget dan akhirnya ikut tes swab untuk memastikan apakah ada penularan.

“Langsung syok kami, bapak dan semua keluarga kontak dicek. Tapi alhamdulillah kami semua sekarang sehat, doakan kita sehat-sehat ya, jaga kesehatan dan imun harus kuat,” kata RK.

Setelah dipastikan positif, RK pun dijemput tim medis untuk diisolasi ke RS Siti Fatimah di Palembang. Tetapi karena ruangan isolasi penuh, ia diisolasi ke ODP Wisma Atlet.

Diketahui, RK adalah wartawati salah satu media lokal di Palembang. Ia tercatat aktif melakukan liputan di bidang pemerintahan, khususnya di kantor Wali Kota Palembang dan sekitarnya.

Bau Alkohol dari Mulut Kapolsek Penabrak Rumah Tewaskan 2 Warga Rembang

0
Kondisi rumah yang ditabrak mobil Kapolsek. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

Arif Syaefudin – detikNews

Rabu, 27 Mei 2020 09:15 WIB

Rembang – Iptu S, seorang Kapolsek di Rembang mengalami insiden kecelakaan tunggal. Mobilnya menabrak sebuah rumah warga di Desa Bangunrejo, Pamotan, Rembang, Senin (25/5) malam hingga menewaskan seorang balita dan neneknya. Sejumlah fakta terungkap dari kecelakaan itu.

Pihak keluarga korban mengungkap berbagai fakta baru yang terjadi sesaat setelah insiden menabraknya mobil Panther yang dikendarai Kapolsek tersebut. Mulai dari Iptu S sempat mengelak mengemudikan mobil nahas tersebut, hingga tercium aroma alkohol.

Sempat Mengelak Mengakui
Ayah korban balita, Mahfudz menyebut Iptu S sempat mengelak mengakui sebagai pengemudi mobil tersebut. “Habis mobil nabrak, saya lihat ada polisi di depan sini, saya tanya sopirnya mana, dijawab lari,” kata Mahfudz, Selasa (26/5/2020).

Melihat kondisi anak dan mertuanya luka parah, Mahfudz mengaku sempat emosi. Hingga Mahfudz sempat hendak merusak mobil tersebut. “Pas saya mau mukul kaca mobil itu, baru pak Polisi tadi ngaku kalau itu mobilnya. Nah kalau ngaku sejak awal kan saya tidak emosi seperti ini,” imbuhnya.

Bau Alkohol dari Mulut Pelaku
Selain itu, Mahfudz juga mengaku mencium aroma alkohol saat berbicara dengan yang bersangkutan. “Ya kondisinya kayak orang mabuk, soalnya bau minuman (alkohol). Iya sempet deket itu mulutnya sama saya itu, pas hadapan sama saya,” jelasnya.

Tak hanya mencium aroma alkohol, Mahfud menyebut ia melihat gelagat gagap dari sang Kapolsek. Bahkan, bola mata disebut Mahfudz berwarna merah. “Agak gagap, kalau orang mabuk kan omongannya gak jelas, matanya merah,” paparnya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Sutisna menyebut, dugaan oknum Kapolsek berinisial Iptu S tersebut dalam kondisi mabuk saat menyetir hingga mengalami insiden nahas tersebut, masih dalam proses pembuktian tim forensik laboratorium Polda Jateng.

“Untuk bau alkohol, kita masih pendalaman dulu. Kita perlu pembuktian juga. Tidak bisa kita katakanan, bau (alkohol) itu serta merta (mabuk). Perlu pembuktian, kemudian dari forensik laboratorium kita juga akan melakukan itu. Ditangani di Polda,” jelas Iskandar kepada wartawan dalam saat melakukan kunjungan kerja di Rembang, Selasa (26/5/2020).

Polda Jateng Minta Maaf
Iskandar menyebut, pihak kepolisian telah memberikan tali asih terhadap pihak keluarga korban. Termasuk, biaya perbaikan rumah dan asuransi kematian kedua orang korban menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak kepolisian.

“Tentu dari pihak kepolisian, Polda Jawa Tengah, meminta maaf kepada pihak keluarga korban,” ucapnya.

“Kita berikan santunan kepada keluarga korban, dan rumah yang rusak akan kami perbaiki. Dan kemudian asuransi akan kita bantu urus. Untuk sanksi terhadap pengendara ini, masih dalam pemeriksaan, makanya nanti akan kita lihat,” paparnya.

Sebelumnya sebuah mobil jenis isuzu panther bernomor polisi L 1476 GK menabrak rumah warga Senin, (25/5) sekira pukul 19.00 WIB. Dalam insiden tersebut dua orang meninggal dunia, di antaranya balita perempuan usia 3 tahun dan neneknya Yasri (50) meninggal saat dilarikan ke Puskesmas.

Pengendara, Iptu S, telah diamankan pihak Polda Jateng. Sementara barang bukti kendaraan berada di Satlantas Polres Rembang.

Data Corona Kota Bandung: Positif Tembus Angka 300 Orang

0

Wisma Putra – detikNews

Rabu, 27 Mei 2020 09:07 WIB

Bandung -Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung merilis data terbaru angka kejadian virus Corona. Jumlah pasien positif kembali bertambah menjadi 300 orang.Seperti dilihat detikcom, Rabu (27/5/2020) Pukul 07.00 WIB, warga Kota Bandung yang dilaporkan positif terpapar Corona menjadi 300 orang. Dari 300 orang, 166 masih dirawat, 96 sembuh dan 38 meninggal.300 orang positif, merupakan warga Kecamatan Andir 23 orang, Antapani 11, Arcamanik 11, Astana Anyar 17, Babakan Ciparay 13, Bandung Kidul 5, Bandung Kulon 26, Bandung Wetan 6, Batununggal 5, Bojongloa Kaler 12, Bojongloa Kidul 7, Buah Batu 8, Cibeunying Kaler 8, Cibeunying Kidul 9, Cibiru 8, Cicendo 34, Cidadap 4, Cinambo 2, Coblong 14, Gedebage 8, Kiaracondong 12, Lengkong 6, Mandalajati 1, Panyileukan 3, Rancasari 4, Regol 14, Sukajadi 10, Sukasari 3, Sumur Bandung 9 dan Ujung Berung 6.96 orang sembuh warga Kecamatan Andir 5, Antapani 1, Arcamanik 1, Astana Anyar 5, Babakan Ciparay 7, Bandung Kidul 2, Bandung Kulon 5, Bandung Wetan 3, Batununggal 3, Bojongloa Kaler 2, Buahbatu 5, Cibeunying Kaler 1, Cibeunying Kidul 3, Cibiru 4, Cicendo 14, Cidadap 2, Coblong 5, Gedebage 2, Kiaracondong 4, Lengkong 3, Rancasari 4, Regol 5, Sukajadi 3 Sumur Bandung 1 dan Ujungberung 6.

38 orang warga meninggal dunia, warga Kecamatan Andir 3, Arcamanik 4, Astana Anyar 1, Babakan Ciparay 1, Bandung Kidul 1, Bandung Kulon 2, Bojongloa Kaler 3, Bojongloa Kidul 2, Buahbatu 1, Cibeunying Kaler 4, Cibeunying Kidul 1, Cibiru 1, Cicendo 4, Gedebage 1, Kiaracondong 2, Lengkong 1, Panyileukan 2, Regol 2, dan Sumur Bandung 2.Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 3741, sebelumnya total ODP mencapai 3645 orang. Sedang dilakukan pemantauan 151 dan yang selesai melakukan proses pemantauan sebanyak 3590 orang.Selain itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 902, sebelumnya 822 orang. Dari jumlah tersebut yang masih melakukan perawatan 233 orang. Sedangkan, PDP yang sudah dinyatakan pulang dan sehat sebanyak 669 orang.Pasien positif, ODP dan PDP tersebar di 30 kecamatan di Kota Bandung.