Positive SSL
Home Blog

Lionel Messi Diklaim Takkan ke Inter karena Beda dengan Maradona

0
Lionel Messi Diklaim Takkan ke Inter karena Beda dengan Maradona. (Foto: Getty Images/Lucas Uebel)

Rabu, 12 Agu 2020 20:13 WIB

Kris Fathoni W – detikSport

Jakarta – Rumor Lionel Messi ke Inter Milan ramai lagi. Tapi megabintang Argentina itu diyakini takkan pindah klub karena ia punya pembawaan berbeda dengan Diego Maradona.

Pendapat tersebut dilontarkan oleh Fernando Signorini, sosok yang pernah bekerja sama dengan dua sosok kondang di sepakbola Argentina itu. Ia merupakan mantan pelatih kebugaran timnas Argentina saat masih dilatih Maradona.

“Leo takkan ke Inter,” kata Fernando Signorini kepada fanpage.it yang dikutip Marca.

Alasan utama Lionel Messi disebutnya tidak akan ke Inter Milan, atau bahkan pindah ke klub lain, adalah karena ia bukan sosok yang mau mencari tantangan dengan meninggalkan zona nyaman. Di sinilah bedanya dengan Maradona.

“Ia tidak akan meninggalkan zona nyaman yang ia miliki di Barcelona. Ia tidak suka petualangan seperti halnya Maradona di masa lalu,” ucapnya.

“Di Argentina, tak ada orang yang berpikir ia bakal meninggalkan Barcelona karena di situlah rumahnya. Ia sepenuhnya nyaman di sana dan segala sesuatunya sudah terasa tidak asing buat dirinya,” ujar Fernando Signorini.

Ia pun menambahkan bahwa meninggalkan Barcelona saat ini tidak akan menjadi sebuah keputusan yang tepat buat Lionel Messi. Fernando Signorini pun yakin La Pulga akan tetap di Barca.

“Saya pikir dalam fase kariernya saat ini, takkan bijaksana (pindah) ke Inter atau ke klub lain. Saya pikir jika Barcelona memperkuat diri dengan beberapa pemain untuk musim depan, sudah pasti ia akan bertahan,” tuturnya.

Barcelona masih menjadi satu-satunya klub dalam karier profesional Lionel Messi, yang semasa belia pun juga cuma tercatat berkiprah untuk Newell’s Old Boys. Sedangkan Maradona bukan cuma pernah merumput di Argentina bersama Argentinos Juniors, Boca Juniors, dan Newell’s Old Boys, tapi juga tampil di Spanyol bersama Barcelona dan Sevilla, dan di Italia dengan Napoli.

Hadiri Pemakaman Tanpa Pakai Masker, 40 Orang di AS Terinfeksi Corona

0
Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)

Rabu, 12 Agu 2020 23:03 WIB

Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

Jakarta – Lebih dari 40 anggota keluarga di Virginia Barat, Amerika Serikat, dilaporkan terinfeksi virus Corona. Hal ini terjadi setelah mereka berkumpul saat pemakaman salah satu kerabatnya, pada bulan lalu.

Salah satu anggota keluarga, Polly Williams, menceritakan virus yang menyebar cepat di keluarganya ini berasal dari seorang kerabatnya yang berasal dari Arizona. Kerabatnya tersebut terinfeksi COVID-19, tapi tidak memberitahu gejala yang dialaminya kepada keluarganya yang lain.

Sebelumnya, kerabat dari Williams yang tidak ingin disebut namanya ini sempat bertemu anggota keluarga lainnya saat pemakaman sepupunya yang bernama Keenetha Bridge, pada 2 Juli 2020 di Wayne County, Virginia Barat. Dan di saat yang sama, mereka yang hadir tidak ada yang menggunakan masker selama pemakaman berlangsung.

“Ia (kerabatnya) yang dari luar negara itu sempat mengatakan tidak enak badan, tetapi saya tidak terlalu memikirkannya. Saya pikir dia lelah karena kurang tidur atau perjalanannya yang jauh itu,” jelas Williams, dikutip dari New York Post, Rabu (12/8/2020).

“Dia tidak pernah mengatakan apapun soal penyakitnya adalah hal yang serius. Beberapa hari kemudian, kondisinya memburuk sampai harus mendapatkan pertolongan medis, tetapi tidak pernah memberitahu kami,” lanjutnya.

Akhirnya, setelah keluarganya yang terdiri dari anak dan suaminya dites COVID-19, hasilnya positif. Williams mengatakan di situlah sumber penularan Corona di keluarganya.

Anggota keluarganya, dari yang berusia lima bulan hingga 77 tahun terinfeksi virus Corona. Williams pun juga terinfeksi dan sudah pulih setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Mereka diharuskan menjalani karantina selama dua minggu dan gereja tempat mereka melakukan kebaktian pun langsung di sterilkan.

Saudara perempuan Williams, Stella Brewer, juga menjelaskan gejala yang dialami keluarganya saat terinfeksi Corona. Ada yang mengalami gejala ringan, hingga sakit parah.

“Bahkah dia yang berusia dua tahun mengalami demam tinggi saat terinfeksi virus tersebut,” kata Brewer.

Dari kejadian ini, Williams mengatakan pada orang-orang untuk tidak mengabaikan keberadaan virus ini. Ia mengingatkan untuk serius melakukan pencegahannya.

“Saya ingin semua orang memahami apa yang kita alami dan bagaimana mencegahnya. Saya ingin orang lain tahu seberapa serius COVID-19 dan bahayanya,” kata Williams.

3 Hal tentang Jaksa Pinangki yang Diduga Terima Suap Rp 7 M di Kasus Djoko Tjandra

0

Tim Detikcom – detikNews

Rabu, 12 Agu 2020 22:27 WIB

Jakarta – Jaksa Pinangki Sirna Malasari akhirnya turut terjerat dalam kasus terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra alias Joko Sugianto Tjandra. Kejaksaan Agung menetapkan jaksa yang bertugas di Kejagung itu sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap. Kini Pinangki ditahan di Rumah Tahanan Kejagung cabang Salemba.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setyono menyatakan Pinangki diduga menerima suap sebesar Rp 7 miliar dari Djoko Tjandra. “Berdasarkan bukti yang diperoleh, telah dirasakan cukup diduga terjadi tindak pidana korupsi sehingga ditetapkan tersangka, yaitu inisialnya PSM,” ujar Hari, Rabu (12/8/2020) di Jakarta.

Berikut 3 hal tentang jaksa Pinangki yang diduga terima suap Rp 7 M di kasus Djoko Tjandra.

1. Jaksa inisial P dilaporkan ke Komisi Kejaksaan

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan Pinangki yang saat itu disebut “jaksa berinisial P” ke Komisi Kejaksaan pada 24 Juli lalu. Jaksa berinisial P ini disebut oleh Boyamin Saiman, Koordinator MAKI pernah bertemu dengan Djoko Tjandra di Malaysia.

Pertemuan yang menurut Boyamin berlangsung di Kuala Lumpur itu juga dihadiri Anita Kolopaking, pengacara Djoko Tjandra. “Untuk memuluskan rencana PK (Peninjauan Kembali-red). Kalau itu sudah jelas nampaknya,” ujar Boyamin.

2. Beredar foto-foto pertemuan Jaksa Pinangki-Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.

Beredar foto Pinangki bersama Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking, yang merupakan pengacara Djoko Tjandra di media sosial. Foto pertama jaksa Pinangki berfoto berdua dengan Djoko Tjandra. Pinangki yang memakai kemeja warna abu-abu duduk di sebuah meja kerja berwarna krem di sebelahnya berdiri Djoko Tjandra.

Sementara foto kedua, terlihat juga sosok yang mirip Anita Kolopaking, pengacara Djoko Tjandra. Anita dan Pinangki duduk mengapit Djoko Tjandra yang dalam posisi berdiri. Dalam foto ini, jaksa Pinangki memakai gaun berwarna hitam.

3. Jaksa Pinangki dinilai melanggar disiplin berat lalu kemudian diduga terima suap

Pinangki, jaksa yang juga istri perwira polisi itu dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub-Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan. Jaksa Pinangki dinilai telah melanggar disiplin tingkat berat lantaran pergi ke luar negeri sebanyak sembilan kali pada 2019 lalu. Kejagung menyebut seluruh perjalanan tersebut tanpa izin tertulis pimpinan. Dalam salah satu kesempatan ke luar negeri itu, jaksa Pinangki bertemu dengan Djoko Tjandra. .

Dari profil yang didapatkan di situs linkedin, Pinangki Sirna Malasari merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Ibn Khaldun, Bogor, Jawa Barat pada 2004. Dia lalu berkarier di kejaksaan mulai tahun 2005. Pinangki meraih gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Padjajaran pada 2011 lalu. Jaksa Pinangki juga tercatat pernah menjadi dosen di beberapa universitas.

Beberapa hari setelah dicopot, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus mengambil alih kasus tersebut. Sepekan kemudian kasus yang melibatkan Pinangki naik ke ranah penyidikan. Beberapa hari selanjutnya Kejagung menetapkan jaksa Pinangki sebagai tersangka kasus dugaan suap.

4 Alasan Perokok Lebih Rentan Tertular Virus Corona

0

Kamis, 13 Agu 2020 05:00 WIB

Vanita Dewi Prastiwi – detikHealth

Rokok dan virus Corona COVID-19 sama-sama merusak paru. Rokok sekaligus meningkatkan risiko terkena virus Corona. Kenapa bisa begitu? Begini penjelasannya.

3 Fakta Uang Jajan Rp 100 Juta/Bulan Anak Terdakwa Jiwasraya

0

Tim detikcom – detikFinance

Kamis, 13 Agu 2020 18:00 WIB

Jakarta – Sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang lanjutan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya, salah satunya putri terdakwa Heru Hidayat, Joanne Christie Hidayat.

Dikutip dari CNBC Indonesia, dalam sidang itu terungkap Joanne Christie mendapatkan uang bulanan hingga Rp 100 juta per bulan dari Heru Hidayat. Uang tersebut merupakan uang saku dari Heru Hidayat. Berikut 3 faktanya.

1. Jadi Modus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Kiriman uang bulanan ke Joanne Rp 100 juta per bulan diduga sebagai modus Heru Hidayat dalam melakukan TPPU. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mau membuktikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Heru Hidayat dengan membelikan apartemen untuk mengaburkan asal-usul kekayaan

Modus ini dilakukan terdakwa dengan memberikan uang saku kepada putrinya, Joanne Hidayat sebesar Rp 100 juta per bulan melalui rekening di Bank BCA.

2. Dibelikan Apartemen

Dari uang saku Rp 100 juta per bulan tersebut, Joanne membelikan dua unit apartemen. Jaksa mengungkap Joanne membeli apartemen tipe studio pada tahun 2014 dengan cicilan Rp 17 juta per bulan. Joanne pun membenarkan hal itu.

3. Modus Mobil Mewah

Tak hanya melalui apartemen mewah, Heru juga diduga melakukan pencucian uang melalui pembelian sejumlah kendaraan mewah seperti satu unit Alphard berkelir putih pada 2019, satu unit mobil SUV Range Rover hingga mobil Ferrari.

Terkait mobil Ferrari ini, Joanne bahkan sempat diajak langsung sang ayah. Tapi ia tidak mengetahui asal-usul mobil tersebut.

Lira Turki Tiarap, Ini Biang Keroknya

0
Foto: BBC Indonesia

Achmad Dwi Afriyadi – detikFinance

Jumat, 14 Agu 2020 09:31 WIB

Jakarta – Mata uang Lira Turki terus mengalami pelemahan sejak pergantian tahun. Bahkan, baru-baru ini lira berada pada level terendahnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada Kamis lalu, lira berada di 7,31 terhadap dolar AS. Dolar sendiri telah menguat lebih dari 23% pada tahun ini.

Mengutip CNBC, Jumat (14/8/2020), inti dari pelemahan mata uang ini disebabkan oleh kebijakan fiskal dan moneter Turki yang tidak konvensional dan berkurangnya independensi bank sentral Turki (TCMB).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memecat gubernurnya Murat Cetinkaya Juli lalu dalam perselisihan suku bunga tinggi, mendorong siklus pelonggaran agresif dari suku bunga 24% menjadi 8,25% selama setahun terakhir.

Pemerintah telah lama melakukan intervensi untuk menstabilkan mata uang. Namun, saat ini menghadapi kesenjangan pembiayaan eksternal, cadangan terbatas, prospek inflasi yang memburuk, dan meningkatnya simpanan mata uang asing secara lokal, yang semuanya diperkirakan akan semakin memberikan tekanan ke bawah.

Goldman Sachs sendiri telah menaikkan prospek dolar terhadap lira tiga bulan menjadi 7,75. Namun, arah jangka menengah dan panjang akan tergantung pada jalur kebijakan.

Gugatan Baru Anak Bos Sinar Mas ke Saudara Tiri: Aset Rp 737 T

0
Foto: Herdi Alif Al Hikam

Herdi Alif Al Hikam – detikFinance

Kamis, 13 Agu 2020 06:30 WIB

Jakarta – Salah satu anak mendiang pendiri Sinar Mas Eka Tjipta WidjajaFreddy Widjaja menggugat lagi saudara-saudara tirinya soal hak waris. Sekarang, Freddy menggugat wasiat Eka Tjipta soal pembagian warisan yang dibuat di tahun 2008.

Poin yang dipermasalahkan Freddy sendiri adalah dalam pelaksanaan wasiat tidak ada perincian atas harta peninggalan Eka Tjipta. Dia menggugat dua pelaksana wasiat untuk menjelaskan soal pembagian harta ini. Dua pelaksana wasiatnya sendiri Indra Widjaja dan Elly Romsiah.

Freddy kembali mendaftarkan gugatan baru soal sengketa hak warisan di PN Jakarta Selatan. Gugatan didaftarkan per Senin malam 10 Agustus 2020 dengan nomer perkara 637/Pdt.G/2020/PN JKT.SEL.

“Jadi pihak yang laksanakan wasiat, ini ada dua pelaksana, dua orang kami gugat, sisanya kakak Freddy. Orang ini bukan notaris, tapi pihak yang dicantumkan sebagai pelaksana,” kata kuasa hukum Freddy, Fahmi Bahmid, di PN Jaksel, Rabu (12/8/2020).

“Pelaksana ini diberikan kekuasaan untuk ambil uangnya, bagi hartanya, diberi kekuasaan lah. Ini yang dipersoalkan, kami minta sesuai dengan hukum berlaku ada aturan bahwa pelaksanaan wasiat harus melakukan perincian hartanya,” ujarnya.

Secara lengkap, Freddy menggugat lima saudara tirinya mulai dari Teguh Ganda Widjaja, Indra Widjaja, Muhtar Widjaja, Djafar Widjaja dan Franky Oesman Widjaja. Mantan sekretaris ayahnya, Elly Romsiah juga masuk dalam daftar salah satu tergugat.

Bila dirinci, Indra Widjaja dan Elly Romsiah merupakan orang yang ditunjuk sebagai pelaksana wasiat yang dibuat pada 25 April 2008.

Lalu apa saja yang diinginkan Freddy dalam gugatannya?

Dalam gugatannya, Freddy meminta seluruh harta Eka Tjipta dihitung kembali termasuk dalam pembagian jatah warisannya. Dia meminta wasiat yang dibuat tahun 2008 dibatalkan.

Masih dalam gugatan yang didaftarkan Freddy ke PN Jaksel, dia juga memasukkan jumlah harta Eka Tjipta yang dia ketahui. Dia memasukkan jumlah aset beberapa perusahaan Sinar Mas, totalnya ada 16 perusahaan dengan aset Rp 737 triliun.

“Saya klarifikasi aset yang saya utarakan, itu adalah saya tidak tuntut aset, tapi harta milik ayah saya. Itu adalah keterangan ayah saya adalah pendiri Sinar Mas Group semasa hidup dan miliki aset yang saya klarifikasi. Nilainya Rp 737 triliun, belum termasuk yang sedang saya investigasi,” jelas Freddy.

Freddy menjelaskan keinginannya sendiri adalah untuk mendapatkan pembagian warisan sesuai hukum perdata yang berlaku. Dari total seluruh aset, menurutnya anak-anak dari pernikahan sah mendapatkan 2/3 hartanya, sementara itu 1/3 di antara 2/3 harta tersebut adalah hak miliknya dan saudaranya yang merupakan anak Eka Tjipta dari pernikahan yang tidak sah.

Eka Tjipta sendiri hanya tercatat secara resmi memiliki 15 anak dari 2 kali pernikahan. Sementara Freddy Widjaja, merupakan anak dari salah satu pernikahan Eka Tjipta yang tidak terdaftar secara resmi.

“Itu adalah legitime portie, 2/3 hartanya untuk anak-anak sah perkawinan, 1/3 dari setengahnya 2/3 itu milik kami anak di pernikahan yang di luar sah. Saya minta hak saya sesuai UU, sesuai hukum, itu adalah sebesar legitime portie sesuai KUH perdata,” kata Freddy.

Oscar Lawalata Putuskan Jadi Perempuan

0
Oscar Lawalata putuskan jadi perempuan. Foto: Ismail/detikHOT

Kamis, 13 Agu 2020 08:29 WIB 

Prih Prawesti Febrian – detikHot

Jakarta – Oscar Lawalata menjadi perbincangan belakangan ini. Hal itu dikarenakan dirinya yang memutuskan menjadi seorang perempuan. Lewat Channel YouTube The Lawalatas, Reggy Lawalata yang merupakan ibunda Oscar Lawalata, dan juga Mario mengungkapkan perasaannya.

“Tiba-tiba aku pulang di kamarnya ada lilin-lilin. Aku pikir dia agama sesat,” buka Reggy Lawalata dalam Channel YouTube miliknya.

Reggy Lawalata juga menegaskan akhirnya Oscar memutuskan untuk menjadi wanita. Meski berat dengan keadaan yang ada, tapi Reggy Lawalata mengatakan berusaha harus tetap meyakinkan dirinya untuk bisa menerima keadaan.

“Bisa menerima kondisi Oscar itu 5 atau 6 tahun. Saya dan Oscar bicara dari hati ke hati dan saya harus menentukan, tidak sampai di situ, saya juga bicara dengan Mario begini begini begini akhirnya kita bilang apapun yang mau kamu lakukan, apapun yang buat kamu bahagia,” ungkap Reggy Lawalata lagi.

Reggy pun menerangkan pemilihan Oscar apapun itu tetap diberikan dukungan. Bersama Mario, Reggy Lawalata berusaha menerima apapun yang terjadi.

“Pemilihan Oscar apa pun itu, saya support karena bagaimana pun kamu adalah anak saya. Apa pun kamu i love you so much, so you can do what you want. Whatever you want. Whatever dan saya tidak peduli sama semua orang. We no comment now, we support you, that’s it,” jelas Reggy Lawalata lagi.

Ditambahkan Reggy, memang sangat sulit menerima keinginan Oscar Lawalata yang melawan kodrat. Tapi sebagai orang tua, Reggy Lawalata ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya.

“Oscar itu suka lagu klasik, tapi waktu dia SMP lagunya itu bikin aku ketakutan sendiri. Ya karena lebih feminin karena saya harus akui dan yang kedua adalah masyarakat Indonesia kan tidak semua bisa melihat itu secara “oh iya” kan semua orang selalu melihatnya menjadi satu kekurangan,” jelas Reggy Lawalata lagi.

27 Pegawai Pengadilan Agama Surabaya Positif COVID-19 Tanpa Gejala

0
Pengadilan Agama Surabaya (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)

Amir Baihaqi – detikNews

Kamis, 13 Agu 2020 08:18 WIB

Surabaya – Sebanyak 27 pegawai Pengadilan Agama (PA) Surabaya terkonfirmasi positif COVID-19. Sejumlah pegawai ini terdiri dari 7 hakim, 19 pegawai dan seorang istri hakim.

Panitera Pengadilan Agama Surabaya Abdus Syakur Widodo menjelaskan, saat dinyatakan positif, ke-27 orang itu diketahui tanpa ada gejala atau orang tanpa gejala (OTG).

“27 Orang itu positif kategori OTG. Mereka terlihat sehat, ceria tapi positif,” terang Syakur saat dihubungi detikcom, Kamis (13/8/2020).

Menurut Syakur, karena kategori OTG, para pegawai diimbau untuk melakukan isolasi mandiri untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan sambil menunggu tindaklanjut protokoler penanganan dari dinas kesehatan hari ini.

“Masih di rumah masing-masing dan tadi (Rabu malam) sudah kami hubungi agar jaga jarak dan isolasi mandiri dulu sampai besok dihubungi dinas kesehatan,” tuturnya.

“Pimpinan kami menyerahkan sepenuhnya kepada dinkes bagaimana protokoler bagi OTG,” tandas Syakur.

Sebelumnya, sebanyak 27 pegawai Pengadilan Agama (PA) Surabaya positif COVID-19. Hasil itu diketahui seminggu setelah 116 pegawai menjalani tes swab massal, Kamis (6/8/2020).

“Dari 116 orang, yang sudah diumumkan 27 orang positif,” beber Panitera PA Surabaya Abdus Syakur Widodo kepada detikcom.

Ada 42 Kasus Baru di Singapura, Salah Satunya Kasus Impor dari Indonesia

0
Singapura catatkan kasus baru terendah Corona pada 12 Agustus. (Foto: ABC Australia)

Kamis, 13 Agu 2020 08:01 WIB

Khadijah Nur Azizah – detikHealth

Jakarta – Singapura melaporkan 42 kasus baru Corona pada Rabu (12/8), jumlah terendah harian sejak 30 Maret di negara itu. Total kasus virus Corona di Singapura saat ini mencapai 55.395 dengan 27 kematian.

Satu-satunya kasus transmisi lokal yang dikonfirmasi berasal dari pria Singapura berusia 58 tahun yang telah diidentifikasi tertular dari kasus sebelumnya. Saat ini pria tersebut telah menjalani karantina.

Selain itu kebanyakan kasus baru infeksi COVID-19 di Singapura berasal dari imported cases atau kasus impor. Dilaporkan oleh Menteri Kesehatan Singapura, ada 11 kasus infeksi impor, termasuk dua warga Singapura, anak berusia 8 tahun yang kembali dari India pada 3 Juli dan seorang pria berusia 37 tahun yang kembali dari Indonesia pada 30 Juli.

Dikutip dari Channel News Asia, empat kasus impor lainnya berasal dari pemegang visa yang tiba dari India pada 28 Jli dan 31 Juli. Di antara mereka ada seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun.

Kasus lain adalah pemegang izin kerja yang saat ini bekerja di Singapura dan tiba dari Filipina pada 29 Juli.

“Semuanya telah menjalani karantina rumah selama 14 hari setelah tiba di Singapura dan sedang menjalani isolasi di fasilitas khusus,” kata Departemen Kesehatan Singapura.

Mayoritas infeksi COVID-19 di Singapura berasal dari pekerja migran. Saat ini otoritas kesehatan Singapura telah mencabut pembatasan pergerakan warga namun mereka tetap mengingatkan masyarakat agar tetap patuh menjalani protokol kesehatan.