Helikopter Nahas Kobe Bryant Tidak Punya Kotak Hitam

0
21
Duka untuk Kobe dan Gianna Bryant terus berdatangan. (Robyn Beck / AFP)

CNN Indonesia | Selasa, 28/01/2020 14:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia — Helikopter nahas yang membawa Kobe Bryant dan anaknya, Gianna, tidak dilengkapi dengan kotak hitam. Pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi Amerika Serikat (NTSB) menyatakan penerbangan helikopter Kobe Bryant tidak membutuhkan kotak hitam.

Anggota NTSB Jennifer Homendy mengatakan penerbangan helikopter Sikorsky S-76B milik Kobe Bryant tidak memiliki persyaratan untuk memiliki kotak hitam.

“Tidak ada kotak hitam, dan tidak ada persyaratan untuk memiliki kotak hitam untuk penerbangan ini, jadi tidak ada CVR [cockpit voice recorder], tidak ada FDR [flight data recorder],” ujar Homendy dikutip dari Vertical Mag.

Homendy mengindikasi pihak NTSB menemukan sebuah iPad yang memiliki perangkat lunak ForeFlight. Pihak NSTB juga berusaha mencari perangkat elektronik serta penerbangan yang bisa memastikan penyebab kecelakaan.

NTSB, dikatakan Homendy, meyakini helikopter nahas yang membuat Kobe, Gianna, dan enam penumpang lainnya meninggal mengalami kecelakaan hebat. Hal itu bisa dilihat dari kondisi helikopter yang hancur berkeping-keping.

“Ada area benturan di salah satu bukit, dan ada pecahan buntut helikopter di bagian bawah bukit dan sisi kiri bukit. Badan helikopter ada di seberang bukit dan kemudian mesin utama sekitar 91 meter di atasnya. Puingan helikopter menyebar hingga 152-162 meter dari titik kecelakaan,” ucap Homendy.

Hingga kini pihak NTSB secara resmi belum merilis nama korban kecelakaan. Namun, sejumlah media menyebut delapan penumpang helikopter nahas itu adalah Kobe Bryant, Gianna Bryant, pelatih bola basket Orange Coast College John Altobelli, Keri (istri John), Alyssa (anak John), pelatih bola basket putri Christina Mauser, Sarah Chester, dan Payton (putri Chester). Sementara pilot helikopter adalah Ara Zobayan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here