Bali Larang Warga Mudik untuk Cegah Corona, Colong Start Akan Dikembalikan

0
57
Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra (Foto: Istimewa)

Angga Riza – detikNews

Selasa, 31 Mar 2020 21:03 WIB

Denpasar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan memperketat pemeriksaan di pelabuhan untuk mengantisipasi warga yang curi start pulang kampung (mudik). Pemprov Bali akan mengembalikan warga yang kedapatan datang tanpa tujuan mendesak.

“Kalau ada orang yang mencuri start, maka tentu dia akan menghadapi pemeriksaan di pelabuhan kalau di pelabuhan diketahui melalui pemeriksaannya itu ternyata tidak memiliki kepentingan yang mendesak, kepentingan yang signifikan, kepentingan yang memenuhi kaidah-kaidah yang dikecualikan dalam pembatasan itu, maka tentu dia akan dipulangkan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra kepada wartawan saat jumpa pers, Selasa (31/3/2020).

Dia mengatakan pembatasan kedatangan bukan hanya berlangsung di Bali. Made Indra mengatakan, di Bali sendiri larangan mudik dan juga pembatasan keluar-masuk pengunjung Bali sudah diberlakukan mulai kemarin.

Kebijakan ini berlaku setelah Gubernur Koster mengeluarkan surat edaran.

Dewa Indra mengatakan beberapa pengunjung yang akan masuk dari Pelabuhan Gilimanuk banyak yang dikembalikan karena tak memiliki syarat yang sudah ditetapkan. Indra menegaskan pembatasan akses ini tidak berlaku pada angkutan logistik, angkutan sarana kesehatan.

“Saya sudah mendapat laporan dari Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi Bali bahwa di Gilimanuk tadi banyak yang dikembalikan. Angkanya saya tidak hafal persis, Pak Kadis Perhubungan yang tahu karena dia yang bertugas di lapangan,” ucap Indra.

“Tapi kalau memenuhi syarat berkaitan dengan membawa sarana kesehatan, berkaitan dengan dukungan pada upaya COVID-19, ada kebutuhan kebutuhan yang sangat urgen tentu memang harus diloloskan, harus diberikan ya,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here