Ribuan Pemudik Awal Sudah Masuk Trenggalek

0
82
Posko Pemeriksaan Covid-19 di Terminal Durenan, Trenggalek/Foto: Adhar Muttaqin

Adhar Muttaqin – detikNews

Selasa, 31 Mar 2020 21:14 WIB

Trenggalek – 

Imbauan tak mudik ke kampung halaman yang dikeluarkan Pemerintah Pusat dan Jatim tak sepenuhnya diindahkan masyarakat. Sebagian justru memilih mudik lebih awal di tengah wabah corona.

Gelombang pemudik tampak di Posko Pemeriksaan Covid-19 di Terminal Durenan, Trenggalek. Saat dilakukan identifikasi oleh petugas, sebagian warga yang menggunakan angkutan umum bus serta kendaraan pribadi mengaku mudik ke kampung halaman dari beberapa kota besar di Jatim maupun Jakarta.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengakui adanya warga yang mudik lebih awal tersebut. Bahkan dari hasil pencatatan setidaknya ada 6 ribu pemudik yang kini telah berada di Trenggalek.

“Itu yang melapor ke petugas kami maupun yang tercatat di posko pemeriksaan di perbatasan,” kata Arifin, Selasa (31/3/2020).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa melarang atau menolak kedatangan para pemudik tersebut. Sebab tidak ada larangan resmi dari pemerintahan di atasnya. Yang ada hanya sebatas imbauan.

“Yang bisa kami lakukan hanya tracing saja, dari mana asalnya, dia mau ke mana dan kondisinya seperti apa. Itulah kenapa kami melakukan pembatasan akses ini,” ujarnya.

Ia mengimbau para pemudik untuk mengurangi mobilitas dengan mengisolasi diri di rumah masing-masing. Sedangkan jika ada keluhan yang diduga mengarah pada virus corona, diminta segera melaporkan ke call center 119 atau pusat layanan terdekat. Sehingga bisa diambil langkah lanjutan.

Gelombang pemudik lokal cukup terasa pada Senin (30/3), ratusan santri dari sejumlah pondok pesantren di Tulungagung dan Kediri pulang ke kampung halaman di Trenggalek. Selain itu para pemudik yang menggunakan angkutan umum juga sempat terpantau di pos pemeriksaan.

Sementara sejak 30 Maret, Pemkab Trenggalek melakukan pemblokiran 40 akses alternatif yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga. Akses hanya dibuka melalui tiga jalur utama. Yakni Trenggalek-Tulungagung, Trenggalek-Ponorogo dan Trenggalek-Pacitan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here