Viral Walkot Minta Warga Hadapi Corona, Prabumulih Kini Masuk Zona Merah

0
41
Foto: ilustrasi corona

Raja Adil Siregar – detikNews

Sabtu, 04 Apr 2020 14:51 WIB

Palembang – Media sosial dihebohkan atas pernyataan Wali Kota Prabumulih, Ridho Yahya yang menyebut tak akan meliburkan sekolah dan PNS di tengah wabah virus Corona. Mirisnya, Kota Prabumulih kini justru masuk zona merah setelah empat warganya positif.

Gugus tugas penanganan virus COVID-19 Sumatera Selatan mencatat sudah ada 12 kasus positif Corona. Empat kasus di antaranya berasal dari Kota Prabumulih dan tercatat transmisi lokal penularan dari pasien yang meninggal dunia, yakni ES (53).

“Suatu wilayah apabila sudah ada kasus transmisi lokal maka ditetapkan sebagai zona merah,” kata Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri kepada wartawan, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Yusri, setelah anggota keluarga yang ditetapkan positif Corona, maka anggota keluarga yang kontak erat akan diminta mengisolasi diri. Baik itu isolasi mandiri atau perawatan di RS apabila ada gejala.

“Sesuai dengan prosedur yang ada. Yang kontak erat dilakukan isolasi mandiri, lalu bagi yang ada gejala kita dorong diisolasi ke rumah sakit,” kata Yusri.

Tak hanya menetapkan zona merah saja, Gugus tugas juga membahas terkait karantina wilayah. Di mana jika hasil kajian terkait penyebaran meluas maka bisa diusulkan untuk di karantina.

“Kalau untuk karantina wilayah ini bukan berdasarkan keputusan si pejabat. Tapi ada kajian khusus terkait sebaran di wilayah itu apakah terkendali atau tidak,” ucap Yusri.

“Tentu kalau tidak terkendali akan kita rekomendasikan lewat kepala daerah untuk karantina. Karena ini kewenangan pusat yang dalam hal ini Kemenkes,” sambungnya.

Sementara juru bicara Satgas COVID-19, Yowono mengatakan berdasarkan hitungan secara epidemiologi jika satu positif kemungkinan ada 20 orang yang yang bisa masuk kelompok kontak erat. Bahkan dari 20 orang itu, bisa dua-empat berpotensi positif.

“Disini pentingnya gerak masif pemerintah untuk menemukan kasus serta melakukan lokalisir. Termasuk boleh dikatakan untuk transmisi lokal berarti zona merah, warga di sekitar dapat lebih waspada,” katanya.

Diketahui, sebelum penetapan zona merah Walikota Prabumulih sempat diwawancara wartawan. Ia menyebut tidak perlu sekolah dan PNS libur.

Ridho menjawab dengan berdalih taak ada penelitian yang menyebut dengan sekolah libur virus Corona berkurang. Bahkan Ridho menegaskan wabah itu tak dapat dihindari dan harus dihadapi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here