ENERGI

PLN Resmikan SPBU Hidrogen Hijau Pertama di RI!

Samuel Gading – detikFinance
Rabu, 21 Feb 2024 09:57 WIB

Jakarta – Indonesia akhirnya memiliki Hydrogen Refueling Station (HRS) atau Stasiun Pengisian Hidrogen pertamanya. HRS itu dibangun dan diresmikan oleh PT PLN (Persero).
“Saya mengucapkan selamat kepada PLN atas beroperasinya HRS Senayan, yang pertama di Indonesia. Saya yakin lewat peresmian ini PLN menunjukkan karya nyata dan bukti konkrit energi hidrogen adalah keniscayaan bagi Indonesia,” ucap Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P Hutajulu, di SPBU Hidrogen PLN Indonesia Power, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2024).

Senior Manager PT PLN Indonesia Power Kamojang POMU, Ibnu Agus Santosa, kemudian menjelaskan bahwa selain HRS, pihaknya juga membangun Green Hydrogent Plant Geotherman Kamojang. PLN berhasil melakukan uji coba operasi dan comissioning dengan memanfaatkan uap air kondensat dari siklus pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Kapasitas yang dihasilkan dari siklus tersebut adalah sekitar 4,3 ton per tahun.

“InsyaAllah ini green hydrogen pertama di Indonesia yang memanfaatkan energi geothermal powerplant. Kami siap mendukung transformasi energi menuju net zero emission 2060,” jelasnya.

Di lokasi yang sama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pembangunan HRS adalah hilir dari upaya perusahaan untuk mendorong tenaga hidrogen di Indonesia. Di hulu, PLN sendiri telah meresmikan pengoperasian 21 Pembangkit Hidrogen Hijau (Green Hydrogen Plant) pada November 2023 lalu.

“Kami membangun hidrogen dari hulu yakni produksi di 21 pembangkit. Dalam hal ini, kami mampu memproduksi 128 ton green hydrogen selama setahun. Ini mampu memasok 430 mobil hydrogen fuel cell kalau dengan asumsi 100 kilometer per hari,” ucapnya.

“Kami sudah membangun hulu, midstream, dan downstream di HRS,” sambungnya.

Oleh sebab itu, ia menjelaskan HRS belum beroperasi secara komersial. HRS baru bersifat pilot project agar PLN bisa mendalami pengunaan hidrogen sebagai bahan bakar alternatif.

“Ini (HRS) hanyalah sebagai pilot project dengan tujuan bisa mendalami visibility secara teknis, visibility secara operasional, visibility secara komersial dan juga regulasinya seperti apa,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *