ASIA

Menhan Pakistan Sebut Israel Kutukan Bagi Umat Manusia

Novi Christiastuti – detikNews
Jumat, 10 Apr 2026 12:28 WIB

Islamabad – Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, menyebut genosida sedang berlangsung di Lebanon saat Israel terus menggempur negara yang menjadi markas kelompok Hizbullah itu, ketika upaya diplomatik sedang berlangsung di Pakistan.
Asif, secara terang-terangan, seperti dilansir Press TV dan Anadolu Agency, Jumat (10/4/2026), menyebut Israel “jahat” dan “kutukan bagi umat manusia”, saat Tel Aviv terus menyangkal gencatan senjata, yang disepakati Amerika Serikat (AS) dan Iran dengan dimediasi Pakistan, juga berlaku di Lebanon.

“Israel itu jahat dan kutukan bagi umat manusia, sementara perundingan damai sedang berlangsung di Islamabad, genosida sedang dilakukan di Lebanon,” sebut Asif dalam pernyataan via media sosial X, pada Kamis (9/4) malam.

“Warga sipil tidak bersalah dibunuh oleh Israel, pertama Gaza, kemudian Iran, dan sekarang Lebanon, pertumpahan darah terus berlanjut tanpa henti,” kecamnya.

Lebih lanjut, Asif menggambarkan Israel sebagai “negara kanker” yang secara paksa ditanamkan di tanah Palestina. Dia menggarisbawahi bahwa keberadaan Israel hanya membawa kehancuran dan ketidakstabilan bagi kawasan dan dunia yang lebih luas.

Asif juga mengatakan bahwa dirinya berharap mereka yang menciptakan Israel di tanah Palestina “terbakar di neraka”.

“Saya berharap dan berdoa agar orang-orang yang menciptakan negara kanker ini di tanah Palestina, yang bertujuan untuk menyingkirkan orang-orang Yahudi di Eropa, terbakar di neraka,” tulisnya.

Pernyataan keras Asif itu disampaikan ketika militer Israel meningkatkan serangan udara di seluruh wilayah Lebanon sejak Rabu (8/4), menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 orang lainnya, meskipun ada pengumuman gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran.

Pakistan sebagai mediator menegaskan gencatan senjata mencakup Lebanon, dengan Iran menyampaikan penegasan serupa. Namun Israel dan sekutu dekatnya, AS, membantah hal tersebut.

Upaya diplomatik sedang berlangsung, dengan dimediasi Pakistan, terkait gencatan senjata selama dua minggu yang disepakati AS-Iran pada Selasa (7/4).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *