ENERGI

Di Depan Pengusaha AS, Prabowo: Saya Sita 4 Juta Ha Lahan dari Korporasi

Herdi Alif Al Hikam, Ignacio Geordi Oswaldo – detikFinance
Kamis, 19 Feb 2026 09:58 WIB

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan sejauh ini pemerintahan yang dipimpinnya berhasil menutup sekitar 1.000 tambang ilegal di Indonesia. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga sudah menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi terkait yang melanggar hukum dan peraturan pertambangan tersebut.
“Saya juga menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi yang melanggar hukum dan peraturan, yang beroperasi di luar area izin atau konsesi mereka, dan sebagainya,” kata Prabowo dalam acara Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Menurutnya langkah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam memberantas berbagai praktik ilegal, termasuk di sektor kehutanan dan sumber daya alam demi menciptakan kepastian hukum.

“Kami menangani masalah kami secara langsung. Kami menegakkan hukum. Kami berupaya menciptakan suasana kepastian dalam proses hukum,” ucap Prabowo.

Sebab hanya dengan begitu, pemerintah dapat menciptakan iklim investasi dalam negeri yang lebih baik. Entah itu untuk para pengusaha dan investor domestik maupun asing.

“Saya rasa ini semua akan menambah iklim stabilitas sosial, stabilitas politik, dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kegiatan bisnis dan ekonomi,” tegasnya.

Untuk itu, Prabowo meminta kepada para investor terutama pihak asing untuk tidak perlu ragu untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Sebab selama mereka mematuhi hukum yang berlaku, ia berkomitmen untuk melindungi para investor.

“Kami melindungi tamu asing kami, bagaimana kami menjunjung tinggi kesucian kontrak dan kesepakatan. Saya rasa ini akan membuktikan tradisi orang Indonesia yang menyambut orang asing sebagai tamu. Itulah tradisi kami. Semua tamu kami anggap harus dilindungi. Kami boleh saja bertengkar di antara sesama kami, tetapi bagi kami, tamu asing atau tamu dalam tradisi kami harus dilindungi dan dihargai,” terangnya.

(fdl/fdl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *