Ada 13 Peserta Ijtima Dunia Asal Klaten, 1 Meninggal dan 1 PDP Corona

0
53
Foto: Warga Kecamatan Wonosari Klaten menyemprotkan disinfektan setelah satu warga meninggal sepulang dari Gowa. (Achmad Syauqi/detikcom)

Achmad Syauqi – detikNews

Sabtu, 11 Apr 2020 15:24 WIB

Klaten – Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian virus Corona atau COVID-19 Pemkab Klaten melacak ada 13 warga Klaten yang mengikuti Ijtima Dunia di Gowa. Seorang di antaranya telah meninggal dunia dan satu di antaranya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Corona.

“Ada peserta Ijtima. Kalau tidak salah termasuk yang meninggal dari Wonosari kemarin,” ujar Koordinator Wilayah Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Pemkab Klaten dr Ronny Reokmito, Sabtu (11/4/2020).

Namun belum dijelaskan seorang peserta yang meninggal dunia tersebut terjangkit virus Corona atau tidak.

“Ada satu orang yang diisolasi di RSST. Dan saya tegaskan di Klaten yang positif COVID baru satu orang yang berinisial T, warga Klaten Tengah,” lanjut Ronny.

Juru bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Pemkab Klaten dokter Cahyono Widodo menambahkan, selain peserta ijtima yang sudah meninggal tersebut, ada 12 orang peserta lainnya yang juga diperiksa kesehatannya. Seorang di antaranya telah berstatus PDP dan diisolasi di rumah sakit.

“Ya, ada 12 orang yang riwayat perjalanannya ke Gowa beberapa waktu lalu. Sudah kita tindaklanjuti, dengan pemeriksaan,” ujar saat dihubungi detikcom hari ini.

“Kita tracking dan sudah dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan. Sejauh ini belum ada yang positif Corona atau COVID-19,” jelas Cahyono.

Ronny menambahkan terkait kabar yang beredar ada satu pasien positif virus Corona di Kecamatan Juwiring yang meninggal. Apalagi jika disebut ada zona merah wilayah itu.

“Saya tegaskan belum ada zona merah di Kecamatan Juwiring sebab belum ada yang positif COVID. Kalaupun rapid test positif itu menunjukkan antibodi seseorang positif dan bukan karena ada virus,” terang Ronny.

Diwawancara terpisah, Direktur Medik dan Keperawatan RSST Klaten Juli Purnomo, mengungkap, PDP Corona yang juga merupakan peserta ijtima Gowa kini dalam kondisi baik.

“Iya (peserta Ijtima Gowa) ada satu yang dirawat di ruang isolasi sebagai PDP. Namun kondisinya secara umum baik,” terang Juli pada detikcom.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here