Tipu-tipu Karyawan Swasta Raup Belasan Juta Tunggangi Isu Wabah

0
38
Foto: Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Modus Jual Masker di Instagram/Dok: Istimewa

Tim detikcom – detikNews

Jumat, 10 Apr 2020 20:45 WIB

Jakarta – Polisi mengungkap aksi penipuan dengan modus menjual masker di Instargam. Pelaku yakni seorang karyawan swasta berinisial AR (22).

“Tersangka AR ini menawarkan jasa bisa menjual ataupun mengadakan masker medical yang saat ini memang sangat dibutuhkan, khususnya oleh tenaga medis di akun Instagram tersangka,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya saat menggelar acara konferensi pers, Jumat (10/4/2020).

Pelaku memasang gambar masker medis di akun Instagramnya @_andrmdhn dengan harga Rp 280 ribu per boks berisi 50 masker. Menurut Budhi, harga masker tersebut jauh dibawah rata-rata harga masker saat ini yang sudah mencapai Rp 350-Rp 400 ribu.

Karena dianggap lebih murah, korban berinisial CK, IF, HT, dan HS patungan untuk membeli masker. Salah satu korban, CK, kemudian menghubungi pelaku dan menyampaikan ingin memesan 56 boks masker.

Kepada korban, pelaku menjelaskan pemesan masker dilakukan secara pre-order (PO) dengan mengirimkan uang terlebih dahulu. Korban percaya dan mengirimkan uang kepada pelaku.

“Dalam hal ini, korban memesan sebanyak 56 kotak dengan harga Rp 14.640.000 dan uang itu diminta untuk ditransfer langsung ke rekening tersangka dan tersangka menjanjikan setelah satu minggu dari uang diterima, maka barang akan diberikan kepada korban,” ucap Budhi.

Namun, masker tersebut tak kunjung diterima korban. Korban juga berusaha menghubungi pelaku namun tak ada balasan.

Korban pun akhirnya melaporkan pelaku ke polisi pada Selasa (31/3). Setelah mendapat laporan, polisi kemudian melakukan pencarian. Pelaku akhirnya ditangkap di Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (9/4).

Budhi menjelaskan, pelaku yang bekerja sebagai karyawan swasta melakukan penipuan dengan modus menjual masker karena ingin mencari keuntungan di tengah wabah virus Corona. Menurutnya, harusnya masyarakat saat ini menjunjung tinggi rasa empati dan kebersamaan.

“Dia bekerja sebagai karyawan swasta, motivasinya dia ingin mengambil keuntungan di tengah situasi wabah Corona saat ini. Di mana kita tahu masker adalah barang langka yang sangat dicari oleh masyarakat, apalagi masker jenis medical yang juga dicari oleh tenaga medis kita untuk menangani pasien-pasien COVID-19,” katanya.

CK turut bercerita mengenai pengalamannya tertipu oleh modus pelaku. Ia terbuai lantaran pelaku berjanji akan mengembalikan uang 100 persen.

“Karena pelaku berkata kalau uangnya akan balik 100 persen jika barangnya tidak datang, akhirnya saya percaya untuk transfer ke pelaku,” kata CK.

Selain mendapat uang dari korban kelompok CK, pelaku mendapat uang dari korban N, E, dan N, yang nilainya mencapai Rp 10 juta. Total, pelaku mendapat keuntungan dari modus menjual masker ini sekitar Rp 25 juta.

Dari penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, seperti 2 buah handphone, kartu ATM, dan screenshot percakapan WhatsApp antara korban CK dan pelaku. Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 378 dan atau 372 KUHP Pidana tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman maksimal penjara 8 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here