Soal ODP Surabaya yang Masih di Rumah Saat Dinyatakan Positif Corona

0
49
Ketua Gugus Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi/Foto: Faiq Azmi

Faiq Azmi – detikNews

Sabtu, 04 Apr 2020 19:03 WIB

Surabaya – Jumlah pasien positif corona di Surabaya naik 33 menjadi 77 orang pada Jumat (3/4). Satu dari 33 pasien itu tidak ditemukan rumah sakit namun masih berkeliaran di rumahnya.

Ketua Gugus Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi menyesalkan kejadian tersebut. Ia sempat kebingungan karena pasien tersebut menghilang dari rumah sakit.

“Jadi ada satu yang gak ada. Saya cari tadi ternyata ada di rumah, pantes di rumah sakit gak ada,” kata Joni di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu (4/4/2020).

Joni menjelaskan, pasien yang di rumah tersebut merupakan seorang perempuan. Riwayatnya sampai positif corona karena suaminya sempat positif juga.

“Jadi suaminya positif dan dirawat di Soetomo (RSU dr Soetomo) tempat saya. Tapi suaminya sudah negatif sekarang dan sang istri minta dicek juga,” terang Joni.

Saat diperiksa, lanjut Joni, status pasien yang ditemukan di rumah itu masih ODP. “Jadi dia ke rumah sakit periksa, ternyata dia ODP dan di rumah sakit gak ada. Pas sudah keluar hasil labnya, positif, ternyata dia di rumah gak di rumah sakit,” jelasnya.

Joni menyebut, pasien positif corona yang memiliki gejala memang harus dirawat. Namun bila tidak bergejala boleh mengisolasi diri secara mandiri di rumah.

Pihaknya menyesalkan karena pasien memiliki potensi menularkan virus ke orang lain. Begitu diketahui di rumah, tim meminta yang bersangkutan dirawat di rumah sakit.

“Seharusnya tidak perlu terjadi jika memiliki kesadaran. Begitu diketahui ada rumah langsung diminta untuk ke rumah sakit menjalani perawatan,” lanjutnya.

Joni berharap masyarakat agar melapor bila ada gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19. Sementara untuk 32 pasien positif tambahan lainnya di Surabaya, Joni menyebut semuanya sudah ada di rumah sakit.

“Semuanya diopname di rumah sakit. Jadi sudah kita monitor, tersebar di beberapa rumah sakit, ada RSAL, RKZ dan swasta lainnya juga ada,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here