Nissan GT-R Wakil Jaksa Agung Diduga Melintas Dalam Kecepatan Tinggi

0
44
Nisssan GT-R terbakar Foto: screenshot video

Sabtu, 04 Apr 2020 19:36 WIB

Rizki Pratama – detikOto

Jakarta – Wakil Jaksa AgungArminsyah baru saja meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas saat mengendarai Nissan GT-R di Tol Cibubur, Sabtu (4/4/2020). Mobil tersebut saat ditemukan oleh petugas sudah dalam keadaan habis terbakar.

Berdasarkan laporan terbaru, almarhum Arminsyah menabrak pembatas sebelum kejadian nahas itu menimpanya. Pihak berwajib tengah mengidentifikasi lebih lanjut terkait penyebabnya.

Dilihat dari kacamata keselamatan berkendara kecelakaan ini besar kemungkinan terjadi dalam kecepatan tinggi. Pada saat ditemukan, kepala mobil sudah menghadap arus sebaliknya di jalur cepat.

“Bisa jadi mobil oleng saat berada dalam kecepatan tinggi, mungkin terjadi gerakan mobil yang tidak dapat diantisipasi pengemudi sehingga menabrak pembatas dan mobil berputar setelah menghantam pembatas tadi,” duga pakar defensive driving Indonesian Road Safety Agent, Andry Berlianto saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Selain penyebab tabrakan Andry juga memiliki hipotesis mengenai penyebab kebakaran. Menurutnya api muncul dari gesekan sehingga menyulut benda cair atau pada terbakar.

“Karena adanya gesekan panas dan benturan yang amat tinggi bisa jadi menyulut terjadinya api dan meledak atau terbakar,” tambahnya.

Sementara itu, Instruktur Rifat Drive Labs, Erreza Hardian juga meninjau dari sisi teknis mobilnya. Berdasarkan pengetahuannya mesin mobil ini seringkali dimodifikasi. Tentunya mengemudikan mobil dengan tenaga besar seperti ini perlu keterampilan khusus.

“V6 Turbo biasanya unit seperti ini sudah mengalami modifikasi. Artinya bisa melihat bahwa kendaraan dengan tipe ini diperlukan keterampilan yang mumpuni serta pengalaman,” imbuhnya kepada detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Mobil seperti ini ketika menemukan jalan yang ‘enak’ seperti Tol Cibubur akan memicu pengendara memacu kendaraan lebih cepat. Meski ada batasan kecepatan hal ini seringkali dilakukan secara sadar maupun tidak.

“Faktor lingkungan seperti sering dibaas jalan tol ini jelas kelas jalan terbaik dan dengan kondisi seperti ini manajemen kecepatan sangat baik. Artinya sebuah kendaraan dapat dipacu hingga kemampuan kendaraan walau ada rambu sebagai aturan teap sebagai pembatasnya,” pungkas Reza.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here