Selama Wabah Corona, Ciamis Kirim 32 Sampel Warga untuk Swab Test

0
41

Dadang Hermansyah – detikNews

Senin, 13 Apr 2020 12:57 WIB

Ciamis – Selama wabah virus Corona atau Covid-19, Pemkab Ciamis telah mengirim 32 Sampel dari warga Ciamis untuk swab test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) ke BLK Bandung. Mereka terindikasi Corona karena merupakan PDP dan masuk klaster di Jawa Barat.

Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Kabupaten Ciamis Bayu Yudiawan menuturkan, dari 32 swab yang dikirim, baru 21 hasil yang telah diterima oleh PIK Covid-19 Ciamis. Proses swab cukup lama karena harus antre yang cukup panjang.

“Hasilnya baru 21, yakni 2 terkonfirmasi positif terinfeksi Corona. 19 dinyatakan negatif dan 11 lainnya masih menunggu,” ujar Bayu, Senin (13/4/2020).

Bayu menjelaskan, 32 swab tersebut diambil dari warga Ciamis terindikasi virus Corona, yang masuk pada klaster pasien dalam perawatan (PDP) di Ciamis. Juga beberapa klaster inti yang ada di Jawa Barat, namun sifatnya mereka orang tanpa gejala. Termasuk 8 orang yang terindikasi positif setelah mengikuti rapid test, 3 diantaranya sudah dinyatakan negatif.

“Untuk klaster inti yang ada di Jabar itu dilihat dari daftar hadir pertemuan inti, beserta kontak erat dari pasien terkonfirmasi positif melalui tracking,” jelas Bayu.

Bayu menjelaskan, saat ini Ciamis mengirim sampel swab ke BLK Bandung, meski antre cukup lama karena melebihi kapasitas kemampuan jumlah tes. Namun informasinya, saat ini sudah ada perbaikan dan penambahan alat. Sehingga hasil swab test bisa didapat kurang lebih 1 Minggu.

Bayu menjelaskan untuk 2 pasien positif COVID-19 di Ciamis dalam kondisi stabil. Bahkan untuk pasien positif 02 Ciamis sangat kooperatif saat menjalani isolasi di rumahnya.

“Alhamdulillah kondisinya stabil. Pasien konfirmasi 02 sangat kooperatif didukung oleh pemahaman yang cukup baik dan disiplin, termasuk dukungan keluarga dan aparat setempat,” terang Bayu.

Update kasus COVID-19 di Ciamis, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 16 orang, dengan rincian 10 telah selesai namun 3 diantaranya meninggal, 6 pasien masih dalam pengawasan.

Untuk orang dalam pantauan (ODP), setiap hari kasusnya mengalami peningkatan, kini jumlahnya 1.495 orang, dengan rincian selesai 975 orang, sedangkan 520 orang masih dalam pemantauan.

Jumlah migrasi dalam pemantauan (MDP) juga terus meningkat kini mencapai 26.144 orang, selesai dipantau 11.751 orang. Sedangkan sisanya 14.636 orang masih dipantau dan harus tetap melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here