Arief Ikhsanudin – detikNews
Senin, 04 Mei 2020 07:41 WIB
Jakarta – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyampaikan 3 orang penumpang KRL positif virus Corona setelah tes swab dan bisa mengagalkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ketertiban masyarakat untuk mencegah Coroana bukan hanya di KRL.
“Satu hal yang harus dipahami. Penyebar virus adalah manusia bukan KRL. Terserah manusianya bukan salah KRL-nya. Semua sudah diatur, aturan ada. Tinggal patuh atau tidak,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto, saat dihubungi, Senin (4/5/2020).
Bagi Yuri, lokasi rawat penularan bukan hanya ada di KRL, tapi juga di beberapa lokasi yang berpotensi penularan.
“Coba lihat pasar, kehidupan di gang gang perumahan, dll. Sore hari saat ngabuburit di jalanan di penjual makanan dan lain-lain,” kata Yuri.
Menurut Yuri, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pengguna KRL maupun alat transportasi lain. Sehingga, mereka bisa terhindar dari penyebran virus corona.
“Batasi jumlah penumpang, pakai masker, jaga jarak. Penularan tidak hanya terjadi di KRL, bisa di mana saja, di pabrik, di kantor, di pasar, di jalanan, dan lain-lain. Bukan kereta yang membawa virus, tapi orangnya,” kata Yuri.



