PTM di SMAN 71 Setop Sementara Usai Ibu-Anak di Jatinegara Positif Omicron

0
8

Tiara Aliya Azzahra, Fakhri Fadlurrohman – detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 17:52 WIB

Jakarta – Pembelajaran tatap muka di SMAN 71 Duren Sawit, Jakarta Timur, dihentikan sementara. Hal ini setelah ada temuan ibu dan anak di Jatinegara, Jakarta Timur, terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron.
“Bukan ditutup, jadi biasa (sekolah) didisinfektan, pembelajaran dialihkan ke pembelajaran jarak jauh (PJJ),” kata Kepala Puskesmas Duren Sawit Iis Dursa saat dikonfirmasi, Selasa (11/1/2022).

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Cipinang Cempedak Abdul Muin mengatakan anak tersebut bersekolah di SMAN 71 Duren Sawit. Kendati demikian, dia menepis jika dikatakan siswa tersebut terpapar Omicron karena penularan di sekolah. Pasalnya, ibu dan anak tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar kota.

“Bukan di sekolahan. Jadi sebelum sakit dia melakukan perjalanan ke Bandung tanggal 20 Desember bahwa anaknya yang pertama sedang sakit flu tanggal 20. Jadi waktu itu dia sedang sakit flu batuk demam, nggak enak badan. Setelah pulang acara makan bersama di kantor perusahaan, itu anaknya kedua nih yang sekolah di SMA 71 merasakan gejala sama,” sambungnya.

Abdul menuturkan ibu dan anak itu pada 3 Januari lalu sempat menyambangi sekolah untuk mengambil rapor. Namun, keduanya tidak berinteraksi dengan warga maupun tamu sekolah.

“Karena mereka kalau ke sekolah hanya mau ambil rapor. Di sekolah itu mengambil rapor saja, nggak berinteraksi juga,” ujarnya.

Karena merasakan gejala COVID-19, akhirnya ibu dan anak itu dites PCR COVID-19 pada 4 Januari. Setelah dinyatakan positif COVID-19, dilanjutkan dengan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) untuk mengetahui apakah keduanya terpapar Omicron.

“Sudah dinyatakan varian Omicron oleh puskesmas. Iya, hasil WGS-nya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 71 Jakarta Acep Mahmudin menjelaskan kronologi siswanya yang terpapar COVID-19. Mulanya siswa tersebut pernah masuk sekolah pada hari pertama.

“Jadi begini pertama hari Senin (3/1) yang lalu hari pertama masuk siswa yang bersangkutan hadir dan tidak dalam keadaan sakit, cuman hanya agak sedikit sumeng menurut wali kelasnya, itu kita sedang bagi rapor hari pertama,” ujar Acep, terpisah.

Lalu keesokan harinya siswa tersebut tidak masuk dan melakukan tes. Namun hasilnya, menurut pengakuan Acep, masih negatif.

“Nah setelah Selasa itu seterusnya yang bersangkutan tidak hadir sampai pada hari Jumat sore, saya dikabari kalau beliau itu positif,” tuturnya.

Menyikapi hal tersebut, Acep segera bertindak cepat dengan memberi tahu orang tua siswa mengenai situasi tersebut. Lalu pihak sekolah berencana melakukan tracing.

“Sabtu paginya kami komunikasi dengan seluruh orang tua yang di kelas itu, selain menjelaskan apa yang terjadi, kita berencana akan tracing, dan alhamdulillah responsnya bagus,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, ibu dan anak di RT 003 RW 008 Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), positif COVID-19 varian Omicron. Wakil Camat Jatinegara, Endang Kartika, mengatakan pasien tengah menjalani isolasi mandiri.

“Ya betul, sedang dalam isolasi,” tutur Endang saat dimintai konfirmasi, Selasa (11/1/2022).

Endang mengatakan setelah menerima informasi dari petugas kesehatan setempat. Tim langsung berkoordinasi dengan lembaga perangkat desa untuk melakukan pelacakan (tracing), edukasi, dan arahan kepada pasien.

“Langsung berkoordinasi dengan RT, RW, Bimaspol, Bhabinkamtibmas, kepala puskesmas setempat. Kemudian cek lokasi ke warga yang positif Omicron. Segera lakukan edukasi dan arahkan untuk dirujuk ke Wisma Atlet,” katanya.

Tim Satgas COVID-19 sempat menyarankan pasien untuk dibawa ke Rumah Sakit Darurat Corona (RSDC) Wisma Atlet. Namun mereka menolak dan bersedia menyanggupi persyaratan isolasi mandiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here