KESEHATAN

Pria Kena Bakteri Pemakan Daging, Kaki Kanan-Kiri ‘Digerogoti’ dalam 4 Hari

Vidya Pinandhita – detikHealth
Jumat, 04 Agu 2023 14:04 WIB

Jakarta – Seorang pria didiagnosis terkena infeksi bakteri ‘pemakan daging’ di kaki kanannya. Bakteri tersebut menyebar dari kaki kanan ke kaki kiri dalam waktu empat hari. Bagaimana kejadiannya?
Kasus ini dilaporkan melalui jurnal Acta Biomedica pada 25 Juli 2023. Awal mulanya, pria berusia 58 tahun tersebut tiba di Rumah Sakit Umum Universitas Gregorio Marañon di Madrid dengan keluhan berupa bengkak parah di kaki kanan, nyeri dada, dan demam.

Dokter menyoroti, gejala-gejala tersebut berpotensi mengindikasikan adanya necrotizing fasciitis, yakni infeksi bakteri langka dan agresif yang memicu peradangan parah dan bisa menyebabkan jaringan tubuh mati.

Untuk mengobati infeksi pria tersebut, dokter memberikan antibiotik ke pembuluh darahnya, mengangkat jaringan yang terinfeksi dan rusak dari kaki. Mereka juga melakukan fasiotomi, yang melibatkan pemotongan jaringan ikat, disebut fasia untuk meredakan pembengkakan dan tekanan pada otot di bawahnya.

Memang, beberapa jenis bakteri dapat memicu infeksi yang ‘memakan daging’. Namun pada kasus ini, pria tersebut terpapar dua jenis bakteri yakni Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus.

Kasus infeksi dua sekaligus ini hampir tidak pernah terdengar. Pada kasus yang pernah ada sebelumnya, infeksi muncul pada waktu yang berbeda, bukan di hari yang sama.

Beberapa jam setelah tindakan awal, pembengkakan dan nyeri pria tersebut mereda. Namun, empat hari setelah intervensi, dokter melihat kemerahan dan lepuh yang parah di kaki kiri pasien. Mereka langsung dengan cepat melakukan fasciotomy lagi.

Ditemukan bakteri yang sama perlahan-lahan menyebar ke sisi berlawanan pria itu. Dokter pun kemudian memberikan antibiotik dan mengangkat jaringan yang mati.

“Kami berhasil menjaga pasien kami tetap hidup, tanpa amputasi atau intervensi oleh Bedah Plastik, dan dia pulih sepenuhnya yang merupakan hasil yang sangat baik dari penyakit yang sangat agresif,” tulis penulis laporan tersebut dikutip dari Live Science, Jumat (4/8/2023).

Dalam kasus ini, dokter memberikan perawatan dini yakni dengan mengangkat jaringan yang rusak secara agresif dan berulang. Pasien dipulangkan setelah menjalani perawatan selama sebulan, tanpa keluhan komplikasi selama masa tindak lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *