PKPU WanaArtha Ditolak, Nasabah Akhirnya Pilih Daftar ke Tim Likuidasi

0
118

Aulia Damayanti – detikFinance
Sabtu, 11 Mar 2023 20:33 WIB

Jakarta – Gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan sebagian nasabah PT Asuransi Jiwa Adisarana WanaArtha (WanaArtha Life/WAL) ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat.
Usai penolakan gugatan PKPU tersebut, jumlah nasabah Wanaartha Life yang mendaftarkan diri ke tim likuidasi mengalami penambahan yang cukup signifikan. Dalam sehari, ada sekitar 300 nasabah yang mendaftarkan polisnya.

Pendaftaran polis bagi seluruh nasabah WanaArtha kepada Tim Likuidasi sendiri sudah resmi ditutup. Penutupan pendaftaran tersebut berakhir pada Sabtu 11 Maret 2023 pukul 15.00 WIB.

“Jumlah nasabah yang mendaftar ke Tim Likuidasi memang mengalami pertambahan yang cukup signifikan,” kata Anggota Tim Likuidasi, Sherly Anita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (11/3/2023).

Baca juga:
Gugatan PKPU WanaArtha Ditolak, Proses Likuidasi Berlanjut
Sherly merinci, sampai dengan akhir hari pendaftaran yakni 11 Maret 2023, ada 9.968 pemegang polis yang mendaftarkan ke tim likuidasi. Jumlah itu terdiri dari 9.907 pemegang polis, 52 karyawan, dan sembilan kreditur lain.

“Dari 9.968 pemegang polis itu ada 20.710 lembar polis yang terdaftar sampai waktu penutupan pendaftaran jam 15.00 WIB sore tadi,” ujar Sherly.

Setelah penutupan pendaftaran, lanjut Sherly, tim likuidasi selanjutnya akan melakukan validasi. Validasi itu akan dilakukan oleh kantor akuntan publik. “Akuntan publik ini akan bekerja selama 90 hari. Mereka akan bekerja pada akhir Maret ini. Nantinya, akuntan publik itu akan memvalidasi jumlah pemegang polis dan jumlah total nilai polis yang terdaftar,” ujarnya.

Adapun tim likuidasi dibentuk usai WanaArtha dicabut izin usahanya. Pencabutan ini dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tim Likuidasi sebelumnya diajukan oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB. Tim Likuidasi juga sudah mendapatkan restu dari OJK.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-bank (IKNB) OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan, sesuai UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas dan anggaran dasar PT WAL, pembentukan Tim Likuidasi sepenuhnya merupakan kewenangan dari RUPS.

“Adapun kewenangan OJK atas pembentukan TL adalah melakukan verifikasi terhadap persyaratan administratif calon TL yang diajukan oleh Pemegang Saham sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ogi dalam konferensi pers pada Kamis (2/3) lalu.

(fdl/fdl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here