Pemerintah Diminta Turunkan Harga BBM dan Elpiji 3 Kg

0
47
Ilustrasi/Foto: Reuters

Jumat, 17 Apr 2020 17:45 WIB

Danang Sugianto – detikFinance

Jakarta – Menjaga daya beli masyarakat merupakan hal yang penting yang harus dilakukan pemerintah. Masyarakat yang sudah kesusahan akibat dampak COVID-19 diharapkan tidak dibebani dengan harga BBM dan gas yang masih tinggi.

Pengusaha dan ekonom mendorong pemerintah untuk menurunkan harga BBM dan gas secepatnya. Apalagi saat ini harga minyak mentah dunia terus menurun.

Pengusaha Ketering, Dimas Akbar meminta pemerintah menurunkan harga BBM agar daya beli masyarakat bisa terbantu. Dengan masih adanya daya beli masyarakat setidaknya ada harapan bisnis kateringnya bisa bertahan.

“Dengan harga BBM turun memang tidak akan meningkatkan mobilitas masyarakat. Tapi sayur-mayur, buah-buahan kan dikirim menggunakan bahan bakar Kalau BBM harganya turun, daya beli masyarakat bisa terdongkrak ketika harga murah,” tuturnya dalam Diskusi Online DPP PAN secara virtual, Jumat (17/4/2020).

Dimas juga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT). Setidaknya dengan begitu, masyarakat bisa melakukan konsumsi dengan membeli barang dagangan para UMKM.

Peneliti Indef, Bhima Yudhistira yang hadir dalam diskusi online juga sepakat dengan pandangan Dimas. Menurutnya pemerintah jika ingin membantu masyarakat bisa menurunkan harga BBM baik subsidi maupun non subsidi sekitar 10-20%.

Dia juga mengusulkan pemerintah untuk menurunkan harga Elpiji 3 kilogram (kg). Hal itu akan sangat membantu para pelaku UMKM.

“UMKM harusnya didorong dengan subsidi Elpiji 3 kg. Langsung saja diturunkan 60-70% harganya,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here