Ada 8 Bank Berpotensi Gagal Bila Kondisi Ekonomi Kian Memburuk

0
42
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kedua kiri) didampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kiri), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kanan), dan Ketua Dewan Komisiomer Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah memberikan pemaparan dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Rabu (22/1).Bisnis - Himawan L Nugraha

M. Richard – Bisnis.com

09 April 2020  |  16:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan ada potensi 8 bank gagal dalam menghadapi dampak ekonomi terburuk dari epidemi virus korona (COVID-19) 

Kepala Eksekutif LPS Lana Soelistianingsih mengatakan jika kondisi ekonomi semakin memburuk hingga mengalami skenario paling buruk seperti pertumbuhan ekonomi mencapai minus 0,2 persen, diikuti dengan penarikan uang sekitar 0,2 persen dari jumlah dana pihak ketiga (DPK) per hari, maka setidaknya 8 bank berpotensi gagal.

“Kalau skenario berat itu terjadi, maka ada potensi sekitar 8 bank dengan kriteria gagal,” katanya, dalam rapat kerja virtual antara LPS dan Komisi XI DPR, Kamis (9/4/2020).

Meski kondisi tersebut tergolong cukup berat bagi LPS yang saat ini memiliki dana sekitar Rp128 triliun, Lana mengatakan langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengupayakan konsolidasi dini akan sangat membantu mengantisipasi memburuknya industri jasa keuangan.

Di samping itu, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menambahkan koordinasi anatara LPS dan otoritas pengawas saat ini semakin erat.

LPS tidak lagi menunggu hasil pengawas dari OJK, tetapi juga ikut aktif dalam melakukan audit dengan OJK sehingga bank yang bermasalah dapat dideteksi dan ditangani lebih dini. Pasalnya, jika bank bermasalah tersebut terlambat diserahkan oleh OJK ke LPS, imbasnya akan membuat biaya penanganan menjadi lebih besar.

“Harapannya setiap perkembangan dapat diketahui dengan cepat, sehingga langkah preemptive pun juga dilakukan dengan segera,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here