Pakar: Deklarasi Anies Capres 2024 Untuk Tes Ombak

0
23

Rabu 20 Oct 2021 07:40 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Agus raharjo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam, menyoroti deklarasi relawan Anies Baswedan untuk Capres 2024 mendatang. Menurut dia, ditilik dari manuver politik, hal itu memang bisa menjadi pengimbang menguatnya manuver relawan Ganjar Pranowo dan mesin politik Prabowo Subianto.

“Ini juga agar mempercepat proses konsolidasi, maka deklarasi dilakukan secara paralel untuk testing the water (tes ombak),” ujar Umam yang juga dosen Universitas Paramadina dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/10).

Tak sampai di sana, deklarasi relawan Anies juga dinilainya sebagai langkah transisi menjelang kepemimpinan Anies yang akan berakhir sebagai Gubernur DKI pada 2022 mendatang. Terlebih, berdasarkan survei Indostrategic, Anies-AHY dinilainya berpotensi menjadi kuda hitam di hajatan demokrasi lima tahunan itu.

“Jika pengutuban nama-nama capres mulai terbentuk, selanjutnya kontestasi nama-nama cawapres akan menentukan soliditas mesin politik mereka,” jelas dia.

Khusus Anies-AHY, kata Umam, juga berpotensi memenangkan pertarungan politik, dan mengungguli sejumlah pasangan lain, dalam simulasi pasangan capres-cawapres yang dilakukan. Terlebih, lanjut dia, Anies-AHY dinilai bisa menjadi representasi calon pemimpin muda yang menonjolkan corak Islam-nasionalis dan intelektual-militer.

“Ini, berpeluang mampu mengonsolidasikan basis pemilih masa rasional dan kalangan Muslim yang tidak puas terhadap kinerja pemerintahan dan kebijakan publik di era Presiden Jokowi,” ujar Umam.

Sebelumnya, Koordinator Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIS), La ode Basir, mengatakan, pihaknya akan melakukan deklarasi Anies Rasyid Baswedan sebagai Capres 2024, Rabu (20/10). Menurutnya, partisipan telah banyak terkumpul dari banyak wilayah, walaupun diakuinya hanya ada 30-an relawan yang akan hadir.

Dikatakan dia, alasan mendukung Anies, karena dipandang berhasil dalam memimpin Jakarta. “Contohnya penataan kota yang lebih rapih, instrumen jelas dibuktikan dengan penghargaan dari lembaga kredibel,” jelas La Ode di Jakarta, Selasa (19/10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here