KPK Kembali Panggil 2 Adik Ipar Nurhadi Jadi Saksi Kasus Korupsi Rp 46 M

0
9
Gedung KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Farih Maulana Sidik – detikNews

Senin, 05 Okt 2020 10:53 WIB

Jakarta – KPK kembali memanggil dua adik ipar mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi terkait kasus dugaan suap-gratifikasi Rp 46 miliar. Kedua adik ipar Nurhadi itu dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto (HS).

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka HS (Hiendra Soenjoto),” kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Senin (5/10/2020).

Kedua adik ipar Nurhadi itu adalah Rahmat Santoso dan Subhannur Rachman. Keduanya dipanggil dalam kapasitas sebagai advokat.https://9440c216e78a175e7930faa1605d348d.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Dua adik ipar Nurhadi itu sebelumnya pernah 2 kali dipanggil KPK. Pemanggilan pertama yakni pada Rabu (4/3), dan kedua pada Selasa (10/3).

Seperti diketahui, KPK sudah menyita sejumlah aset milik Nurhadi. Aset yang disita itu dari vila yang terletak di Bogor, mobil mewah, hingga kebun sawit yang terletak di Sumatera Utara.

Nurhadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK bersama menantunya, Rezky Herbiyono, dan Direktur PT MIT Hiendra Soenjoto sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiganya dijerat sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Penerimaan tersebut terkait dengan perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) pada 2010.

Kemudian, pada Senin (1/6) malam, KPK menangkap Nurhadi dan Rezky Herbiyono di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Nurhadi dan Rezky ditangkap KPK setelah menjadi buron selama hampir 4 bulan.

Kedua tersangka itu kini ditahan di Rutan KPK. Namun hingga kini Hiendra Soenjoto belum juga tertangkap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here