KBRI Riyadh Pulangkan 262 WNI dari Arab Saudi, 78 Orang Bebas Denda Overstay

0
47
Ilustrasi keberangkatan dan kedatangan dari luar negeri di bandara (Foto: Ari Saputra).

Rahel Narda Chaterine – detikNews

Sabtu, 02 Mei 2020 13:24 WIB

Jakarta – Sebanyak 262 warga negara Indonesia (WNI) dari Arab Saudi akan tiba ke Indonesia sore hari ini. Pemerintah Arab Saudi juga telah membebaskan denda keimigrasian sebesar Rp 9 Miliar terhadap 78 WNI overstay di penerbangan tersebut.

Pemerintah Arab Saudi telah menerapkan kebijakan lockdown bertahap sejak awal Maret 2020 guna mengantisipasi penyebaran COVID-19, namun KBRI Riyadh telah berhasil melakukan kerja sama diplomatik terkait pemulangan 262 WNI tersebut. Mereka
direpatriasi menggunakan penerbangan Saudia Airlines dan dijadwalkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, pukul 16.40 WIB sore ini.

“Kita mendekati pejabat imigrasi Arab Saudi, meminta kebijakan untuk para WNI kurang beruntung yang tersandera denda overstay,” kata Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel yang diterima detikcom pada Sabtu (2/5/2020).

Sebelumnya, KBRI Riyadh berhasil membantu perolehan exit permit dan pembebasan denda bagi 97 orang WNI kurang beruntung melalui tahap pertama. Mereka telah dipulangkan dengan penerbangan khusus Saudia Airlines pada Kamis (9/4/2020).

Kemudian, KBRI mengajukan lagi pembebasan denda dan pemberian exit permit bagi 157 WNI yang masih berada di transit house KBRI Riyadh. Setelah bernegosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi, sebanyak 78 WNI overstay mendapatkan pembebasan denda SAR 30.000/orang, yang setara dengan Rp 9 Miliar.

“Alhamdulillah, setelah sempat alot, 78 WNI bisa mendapatkan pembebasan denda SAR 30.000 per orang,” ujar Maftuh

“Kordinator Perlindungan WNI KBRI Riyadh dan seluruh para staf KBRI harus reaksi cepat siang malam terkait proses pemulangan WNI dengan penerbangan khusus ini, disamping juga prioritas membantu saudara-saudara WNI terdampak Corona” imbuhnya.

Lebih lanjut, Maftuh mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan instansi terkait untuk mengatur 262 WNI yang akan tiba nanti.

“Kemarin saya sudah berbincang via telpon dengan Gubernur Jabar Bapak Ridwan Kamil” ujar Maftuh.

Selain itu, Maftuh mengatakan masih banyak permintaan dari WNI lainnya di Arab Saudi, yang meminta untuk dipulangkan. Mereka adalah para pemegang visa kunjungan, pekerja yang telah habis masa kontraknya, dan pelajar/mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studi.

Dia menegaskan akan memebantu para WNI tersebut. “Semuanya kita bantu, kita fasilitasi, dan saya tahu di luar sana masih banyak lagi yang menyampaikan keinginannya untuk pulang,” tambah Maftuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here