Jelang HUT Karawang ke-388, Pawai Kebudayaan Ditiadakan

0
8
Bupati Cellica Nurrachadiana saat mengikuti pawai kebudayaan pada HUT Karawang 3 tahun silam (Foto: Yuda Febrian)

Yuda Febrian Silitonga – detikNews

Senin, 06 Sep 2021 10:19 WIB

Karawang – Sepekan jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Karawang ke-388, Pemkab memastikan tidak ada perayaan arak-arakan atau pawai kebudayaan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra), selaku panitia penyelenggara, Matin Abdul Rozak mengungkapkan sesuai arahan Bupati, arak-arakan atau pawai kebudayaan tidak akan dilaksanakan.

“Mengingat masih dalam kondisi pandemi, pencegahan COVID-19, dan sesuai arahan Bupati, arak-arakan atau pawai kebudayaan yang biasa dilakukan pada saat HUT, sudah dipastikan tidak diadakan,” kata Matin saat diwawancarai, Senin (6/9/2021).

Adapun giat HUT Karawang ke 388 lebih mengarah kepada kegiatan bakti sosial.”HUT sekarang lebih ke kegiatan bakti sosial,” ungkapnya.

Namun, semarak HUT Karawang, akan diisi dengan berbagai lomba via online, juga pemasangan umbul-umbul di seluruh kecamatan.  

“Paling biar gaung HUT Karawang ini semarak, bakal banyak lomba via online juga seluruh kecamatan wajib memasang umbul-umbul, spanduk HUT Karawang,” tandasnya.

Ia juga menjelaskan, di beberapa dinas juga diwajibkan untuk menggelar kegiatan, dengan menerapkan program spesial HUT Karawang.

“Seperti Disnakertrans berencana akan menyiapkan 388 orang untuk magang di perusahaan, DP3A akan memberikan ‘kadeudeuh’ atau bingkisan hadiah bagi bayi yang lahir tetap di HUT Karawang, pada 14 September 2021. Selanjutnya, Bappeda, Dinkes, dan Baznas merencanakan membagikan donasi ke 388.000 anak yatim piatu. Lalu, Disperindag akan membuka bazzar sembako murah dengan harga Rp 38.800, dan pembagian beras premium 5 kilogram, serta 388 alat kontrasepsi yang akan dibagikan DPPKB,” ungkapnya.

Bukan hanya dinas saja, dari perbankan, juga nanti akan memberikan beasiswa kepada 388 siswa yang berprestasi dengan nilai Rp 388.000, dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga sama akan ada promo pemotongan iuran sebesar Rp 388.000 selama bulan ini. Dijelaskannya kembali, bagi setiap ASN, Bupati juga menginstruksikan agar belanja kepada pelaku ekonomi rendah.

“Jadi ASN wajib belanja sebesar Rp 388.000 dalam satu kali transaksi, dan belanjanya harus ke warung biasa, bukan moderen ataupun retail,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here