Ini 4 Pasang Bakal Cagub-Wagub Sumbar yang Daftar ke KPU

0
12
Pilkada Serentak 2020 (Foto: detik)

Tim detikcom – detikNews

Senin, 07 Sep 2020 11:34 WIB

Jakarta – Empat pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) telah resmi mendaftar ke KPU Sumbar. Jika lolos, keempatnya pun bakal bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2020.

Pendaftaran bakal calon kepala daerah di Sumbar dibuka sejak Jumat (4/9). KPU Sumbar kemudian menutup pendaftaran bagi bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Minggu (6/9) kemarin.

Sejak 3 hari dibuka, ada 4 pasangan yang telah mendaftar. Mulai dari mantan Kapolda Sumbar Fakhrizal yang berpasangan dengan Genius Umar yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Pariaman, hingga Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang menggandeng Audy Joinaldy.

Berikut daftar 4 pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur di Pilgub Sumbar:

1. Mahyeldi-Audy Joinaldy

Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy menjadi pendaftar calon gubernur dan wakil gubernur pertama di Pilkada Sumbar. Mahyeldi-Audy mendaftarkan diri ke KPU pada hari pertama pendaftaran, Jumat (7/9).

“Alhamdulillah, kami berdua telah selesai mendaftarkan diri ke KPU sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumbar. Dan semua syarat pencalonan sudah diterima oleh KPU,” kata Mahyeldi di kantor KPU Sumbar, Jumat (4/9).

Mahyeldi saat ini menjabat sebagai Wali Kota Padang. Mahyeldi telah menjabat selama 2 periode. Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Padang, Mahyeldi merupakan Wakil Wali Kota Padang. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat pada periode 2004-2009.

Sementara Audy merupakan seorang pengusaha. Mahyeldi dan Audy diusung oleh PKS dan PPP.

2. Nasrul Abit-Indra Catri

Nasrul Abit dan Indra Catri menjadi pendaftar calon gubernur dan wakil gubernur kedua di Pilkada Sumbar. Keduanya mendaftar ke KPU Sumbar pada Sabtu (5/9).

Nasrul dan Indra terpaksa mempercepat pendaftaran lantaran tak ingin menyebabkan kerumunan. Keduanya sebelumnya berencana mendaftar ke KPU Sumbar pada Minggu (6/9).

“Simpatisan perlu memahami kenapa kami mempercepat, karena kita harus mempertimbangkan dan menjalankan protokol COVID,” kata Nasrul seusai pendaftaran, di Padang, Sabtu (5/9/2020).

Nasrul Abit saat ini masih menjabat Wakil Gubernur Sumatera Barat. Sebelum menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit pernah duduk di kursi nomor 1 Kabupaten Pesisir Selatan selama 2 periode di 2005-2015. Nasrul Abit sebelumnya juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan pada periode 2000-2005.

Sedangkan Indra Catri saat ini menjabat sebagai Bupati Agam. Indra Catri duduk sebagai Bupati Agam selama 2 periode.

Nasrul dan Indra diusung oleh Partai Gerindra. Gerindra menjadi satu-satunya partai yang mengusung sendiri tanpa harus berkoalisi karena menguasai 14 kursi di DPRD Sumbar atau berada di atas syarat minimal.

3. Fakhrizal-Genius Umar

Fakhrizal dan Genius Umar merupakan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang berikutnya mendaftar ke KPU Sumbar. Fakhrizal-Genius Umar mendaftarkan diri pada Minggu (6/9) pukul 12.24 WIB.

“Syukur alhamdulillah, kami pasangan Fakhrizal-Genius Umar mendaftar ke KPU. Ini semua berkat doa partai pengusung dan pendukung, kemudian relawan dan teman media,” kata Fakhrizal, di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Minggu (6/9/2020).

Fakhrizal merupakan mantan Kapolda Sumbar. Sebelum menjabat sebagai Kapolda Sumbar, Fakhrizal merupakan Kapolda Kalimantan Tengah.

Sementara Genius Umar saat ini masih menjabat Wali Kota Pariaman. Sebelumnya, Genius Umar merupakan Wakil Wali Kota Pariaman pada periode 2013-2018. Fakhrizal dan Genius Umar diusung oleh Partai Nasdem, Golkar dan PKB.

Fakhrizal-Genius Umar sudah melengkapi persyaratan pendaftaran dengan memiliki 14 kursi DPRD Sumbar dari gabungan tiga partai pengusung. 8 kursi milik Golkar dan masing-masing 3 kursi milik Nasdem dan PKB.

Sebelumnya, keduanya mencoba maju melalui jalur independen. Tapi perjuangan mereka gagal di tahap verifikasi faktual di KPU Sumbar.

4. Mulyadi-Ali Mukhni

Mulyadi dan Ali Mukhni merupakan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar yang terakhir mendaftar ke KPU. Keduanya mendaftar ke KPU Sumbar pada Minggu (6/9) pukul 16.00 WIB.

Mulyadi dan Ali Mukhni mendaftar ke KPU usai mengembalikan dukungan ke PDIP. Dukungan itu dikembalikan pasca pernyataan kontroversial Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal Pancasilais.

Dengan mengembalikan dukungan dari PDIP, hanya tersisa Partai Demokrat dan PAN yang mengusung Mulyadi-Ali Mukhni. Koalisi Demokrat dan PAN memiliki 20 kursi di provinsi.

“Malam ini kami pasangan Mulyadi-Ali Mukhni telah mendaftar ke KPU untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar. Sudah diterima KPU dan akan melewati verifikasi,” kata Mulyadi, usai mendaftar ke KPU Sumbar.

Mulyadi merupakan politikus Partai Demokrat. Pada 2018 lalu, Mulyadi pernah diperiksa sebagai saksi kasus korupsi proyek e-KTP. Mulyadi kala itu diperiksa terkait jabatannya sebagai anggota Komisi V DPR RI.

Sementara Ali Mukhni merupakan Bupati Padang Pariaman yang telah 2 kali menjabat. Politikus PAN ini juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Padang Pariaman pada 2005-2010.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here