Rabu, 14 Okt 2020 07:13 WIB
AN Uyung Pramudiarja – detikHealth
Jakarta – Perusahaan obat Amerika Serikat Eli Lilly and Co mengumumkan uji klinis monoclonal antibody untuk mengobati COVID-19 yang disponsori pemerintah ditangguhkan karena alasan keamanan.
“Keamanan adalah hal terpenting bagi Lilly. Kamu menyadari bahwa terlepas dari banyak kehati-hatian, dewan pemantau keamanan data (DSMB) independen telah merekomendasikan penangguhan,” kata juru bicara Eli Lilly, Molly McCully, dikutip dari CNBC, Rabu (14/10/2020).
“Lilly mendukung keputusan oleh DSMB independen untuk memastikan keamanan pasien yang berpartisipasi dalam penelitian ini,” lanjutnya.
Pengumuman ini hanya berselang sehari sejak perusahaan farmasi AS lainnya, Johnson & Johnson, mengumumkan penanggguhan uji klinis kandidat vaksin COVID-19. Salah satu relawan dalam uji klinis tersebut mengalami ‘unexplained illness’.
Kepala penelitian dan pengembangan Johnson & Johnson, Mathai Mammen, mengatakan kondisi relawan tengah dipantau dan dievaluasi badan independen. Butuh beberapa hari untuk mengetahui kelanjutan uji klinis kandidat vaksin tersebut.



