Empat Kasus Meninggal Covid-19 di Provinsi Sulut Belum Divaksinasi

0
34
Tenaga kesehatan memperlihatkan botol vaksin Covid-19 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (15/12/2021).

Senin 07 Mar 2022 06:59 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Empat dari lima kasus Covid-19 meninggal di Provinsi Sulut lantaran belum divaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO — Empat dari lima kasus meninggal karena Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Ahad (6/3/2022), di samping memiliki komorbid juga lantaran mereka belum divaksin. Sebagaimana data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut, empat kasus meninggal belum divaksin tersebut berasal dari Kota Manado sebanyak tiga orang dan Kabupaten Minahasa Utara satu orang.

Rentang usia 58-69 tahun dengan komorbid bervariasi gangguan pernapasan berat dan penyakit penyerta gagal ginjal, hipertensi, diabetes melitus, pneumonia, hepatitis serta penyakit penyerta lainnya. “Karena itu kami berharap warga yang belum divaksin mendatangi pusat-pusat layanan kesehatan yang menyediakan layanan vaksinasi,” Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Merry Pasorong di Kota Manado, Ahad.

Provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut mendapat tambahan sebanyak 158 kasus baru yang berasal dari 14 kabupaten/kota serta satu dari luar wilayah. Kota Manado terbanyak dengan 34 kasus baru, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Kepulauan Sangihe masing-masing sebanyak 19 kasus baru, Kota Tomohon (16 kasus baru), dan Kabupaten Minahasa (14 kasus baru).

Kemudian, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masing-masing sebanyak 10 kasus baru, Kota Bitung (sembilan kasus baru), Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Minahasa Selatan masing-masing enam kasus baru, dan Kota Kotamobagu sebanyak lima kasus baru.

Berikutnya, Kabupaten Kepulauan Talaud (empat kasus baru), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (tiga kasus baru), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (dua kasus baru) serta dari luar wilayah (satu kasus baru). “Kasus terkonfirmasi positif saat ini mencapai 50.126 orang,” ujar Merry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here