Baru Lagi! COVID-19 Varian Lambda Sudah Menyebar ke 29 Negara

0
15

Senin, 28 Jun 2021 13:27 WIB

Nafilah Sri Sagita K – detikHealth

Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikan varian lambda sebagai ‘variant of interest’ pada 17 Juni lalu. Varian yang diberikan kode C37 ini sudah terdeteksi di 29 negara, tujuh di antaranya ada di Amerika Latin.

Varian lambda pertama kali diidentifikasi di Peru Agustus lalu, ada sekitar 82 persen dari kasus baru di sana teridentifikasi varian lambda dan juga ditemukan di satu dari tiga kasus yang terkonfirmasi COVID-19 di Chili.

Varian lambda juga menyebar cepat di Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, dan Meksiko.

“Sejauh ini kami tidak melihat indikasi bahwa varian lambda lebih agresif,” kata ahli virologi WHO Jairo Mendez-Rico, dikutip dari DW.

“Ada kemungkinan bahwa itu menunjukkan tingkat infeksi yang lebih tinggi, tetapi kami belum memiliki cukup data yang dapat diandalkan untuk membandingkannya dengan varian Gamma atau Delta.”

Varian lambda belum masuk VOC

Sementara varian Alpha, Beta, Delta, dan Gamma merupakan variant of concern yang diwaspadai dunia karena terbukti memiliki penularan COVID-19 yang lebih cepat. WHO mengklasifikasikan mereka sebagai varian yang lebih menular dan lebih sulit diobati hingga berisiko menyebabkan gejala lebih berat.

“Meskipun mungkin, saat ini tidak ada indikasi bahwa varian lebih berbahaya dan menyebabkan peningkatan kematian,” kata Mendez-Rico.

Hingga kini, banyak ilmuwan yang percaya pandemi Corona tak akan berakhir hingga setidaknya 80 persen populasi negara sudah divaksinasi. Varian seperti varian lambda diyakini ahli bisa terus bermunculan sebelum akhirnya herd immunity tercapai.

Vaksin masih efektif terhadap varian lambda?

Kunci untuk memerangi pandemi Corona ditegaskan ahli adalah vaksinasi secepat mungkin. Terlebih, semua vaksin COVID-19 hingga kini terbukti melawan beragam varian baru Corona.

“Semua vaksin yang telah kami setujui di seluruh dunia umumnya efektif melawan varian virus Corona yang beredar, dan tidak ada alasan untuk mencurigai mereka kurang efektif terhadap lambda.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here