3 Ribuan Orang Jalan-jalan ke Mal saat Positif, dr Tirta Bilang Begini

0
19

Jakarta – Sebanyak 3 ribu lebih orang berstatus ‘hitam’ atau positif COVID-19 terdeteksi masih mondar-mandir ke sejumlah tempat umum termasuk mal, transportasi umum, hingga restoran. Orang-orang berstatus ‘hitam’ ini terdeteksi di PeduliLindungi.
Dokter sekaligus influencer kesehatan dr Tirta Mandira Hudhi mengatakan tak bisa dipungkiri jika banyak orang yang vaksin karena tujuan bepergian atau jalan-jalan.

Terkait dengan adanya 3 ribuan orang positif COVID-19 yang terdeteksi di mal, ia menyebut bisa saja ada ketidaksesuaian kriteria dari orang yang positif Corona di PeduliLindungi. Terlebih kriteria sembuh COVID-19 awal disebutkan masih bisa positif melalui hasil RT PCR.

“Pada waktu itu kita mengatakan orang yang CT valuenya positif tapi sudah selesai isoman itu dinyatakan sembuh. Kemenkes mengatakan orang yang sembuh itu masih bisa positif CT valuenya,” katanya dalam diskusi daring bersama Kata Data, Rabu (15/9/2021).

“Tapi hari ini bilang 3 ribu positif masih bisa jalan-jalan. Ini yg harus kita garisbawahi, apakah orang ini positif tapi sudah selesai isoman atau yang kabur dari isoman,” sambungnya.

Sebelumnya disebutkan sebanyak 3.830 orang terdeteksi positif COVID-19 tapi masih jalan-jalan. Mereka yang terdeteksi itu berkeliaran ke berbagai tempat mulai dari mal, bandara, hingga restoran.

Tentang status warna dalam aplikasi PeduliLindungi, seperti dikutip dari laman covid19.go.id, warna merah digunakan untuk menandai bahwa warga akan dilarang masuk pusat perbelanjaan. Mereka juga dianjurkan untuk segera melakukan vaksinasi.

Hijau menunjukan seseorang dapat melakukan aktivitasnya di ruang publik. Lalu warna oranye berarti seseorang diizinkan masuk areal public atau mal dengan menyesuaikan kebijakan pengelola tempat, serta akan dilakukan tes lanjutan.

Sementara warna hitam digunakan untuk menandai pasien positif virus corona atau kontak erat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here