Tambah 1 Positif Corona di Karanganyar, 107 Tetangganya Isolasi Mandiri

0
57
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono

Andika Tarmy – detikNews

Jumat, 17 Apr 2020 21:35 WIB

Karanganyar – Seorang warga Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar dinyatakan positif terpapar virus Corona atau COVID-19. Sebagai langkah pencegahan, 107 jiwa di lingkungan pasien positif Corona tersebut diberlakukan isolasi mandiri.

“Betul, (ada tambahan) positif. Warga Desa Malangjiwan. Laki-laki usianya 48 tahun,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono saat dihubungi wartawan, Jumat (17/4/2020).

Menurut Yuli, sapaan akrab Juliyatmono, yang bersangkutan dinyatakan positif virus Corona berdasarkan hasil swab yang keluar pada Kamis (16/4). Yuli memastikan pasien positif ini tidak terkait dengan klaster Ijtima Dunia di Gowa.

“Yang bersangkutan bekerja di Ceper, Klaten. Jadi setiap hari bepergian ke sana untuk bekerja. Kemungkinan tertularnya terkait aktivitas pekerjaannya ini,” terangnya.

Pasien positif Corona tersebut, lanjut Yuli, mulai mengeluhkan gejala demam dan batuk pada 27 Maret 2020. Sempat periksa ke dokter, pasien tersebut akhirnya dirujuk ke Puskesmas Colomadu I karena kondisinya tak kunjung membaik.

“Diberikan kesepakatan untuk isolasi mandiri dengan diberi tambahan obat. Namun karena mengeluh susah tidur, pada 1 April dijemput keluarganya untuk dirawat di RSPAU dr Hardjolukito, Bantul. 16 April hasil swab positif ” urai Yuli.

Yuli menambahkan, saat ini pasien tersebut dalam kondisi baik. Melalui Camat Colomadu, pihaknya telah mengomunikasikan kondisi ini ke lingkungan tempat tinggalnya. Disepakati, 28 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 107 jiwa melakukan isolasi mandiri.

“Isolasi di rumah masing-masing selama 14 hari. Besok pagi kita kirim sembako ke sana sejumlah 107 jiwa,” imbuhnya.

Saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Karanganyar sedang melakukan tracking untuk mencari warga yang melakukan kontak erat dengan pasien positif tersebut.

“Senin besok akan kita lakukan tes swab ke istrinya. Nanti hasil tracking, siapa yang melakukan kontak erat akan kita lakukan rapid test,” tegas Yuli.

Dengan penambahan ini, jumlah kasus positif COVID-19 di Karanganyar bertambah menjadi empat kasus. Keempat kasus ini berasal dari Kecamatan Colomadu dan Mojogedang. Dua pasien positif telah meninggal dunia, keduanya memiliki riwayat mengikuti Ijtima Dunia di Gowa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here