Sejumlah Universitas di AS Pindah ke Kelas Online Akibat Corona

0
9

Lisye Sri Rahayu – detikNews

Rabu, 11 Mar 2020 04:12 WIB

New York – Beberapa universitas ternama di Amerika Serikat (AS) seperti Harvard, Princeton dan Columbia terpaksa membatalkan perkuliahan karena virus corona. Kelas pun akhirnya dipindahkan secara online.

Pemerintah Amerika Serikat tidak memberlakukan larangan resmi terhadap institusi. Namun, masing-masing kampus diberi kebebasan untuk mengambil kebijakan yang terbaik dalam mencegah penyebaran virus corona.

Menjelang dimulainya liburan musim semi pada akhir minggu ini, Harvard University pada Selasa (10/3) waktu setempat mengumumkan bahwa memindahkan perkuliahan ke kelas online untuk semua kelas. Instruksi itu berlaku pada Senin (23/3) nanti.

“Tujuan dari perubahan sistem belajar ini untuk mengurangi pertemuan dalam kelompok yang besar,” kata Presiden Harvard, Lawrence Bacow dalam sebuah pernyataan yang diposting di laman resmi universitas.

Universitas yang berlokasi di Cambride, Massachusets, meminta 36 ribu mahasiswa pascasarjana dan sarjana untuk tidak kembali ke kampus setelah libur musim semi. Mereka diminta untuk melanjutkan belajar dari jarak jauh “Sampai pemberitahuan lebih lanjut”.

Tanpa melangkah terlalu jauh, Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang juga berlokasi di Cambridge, membatalkan semua pertemuan yang melibatkan 150 orang hingga 15 Mei 2020. Kelas dengan 150 siswa atau lebih itu akan dilakukan secara online mulai minggu ini.

Sementara di New York, Columbia, New York Universitu dan Fordham telah mengumumkan bahwa mereka beralih ke perkuliahan jarak jauh.

Princeton University di New Jersey mengatakan akan memindahkan semua perkuliahan dan seminar online dari 23 Maret hingga 5 April 2020. Di mana telah membatalkan acara yang melibatkan lebih dari 100 orang itu.

Di California, setidaknya ada 5 universitas termasuk Berkeley dan Stanford telah menangguhkan semua atau sebagian besar kelas.

Salah seorang juru bicara untuk American Council of Education (ACE) mengatakan “Tidak mungkin untuk mengatakan” jumlah sekolah dan siswa yang terdampak “karena situasi berubah sepanjang waktu”

Presiden ACE, Ted Mitchell mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa virus corona adalah “Mungkin saja tantangan jangka pendek terbesar yang dihadapi pendidikan tinggi dalam satu generasi” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here