PENDIDIKAN

Penting! Pendaftar KIP Kuliah Kemdikbudristek Tak Bisa Pilih PTKIN di SNBT 2024

Devita Savitri – detikEdu
Kamis, 21 Mar 2024 18:30 WIB

Jakarta – Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Prof Arif Djunaidy menjelaskan pendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Kemendikbudristek tidak bisa memilih daftar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024. Alasannya karena PTKIN berada di bawah payung pembiayaan KIP yang berbeda yakni Kementerian Agama RI.
Dengan demikian ketika memilih program studi (prodi), peserta tidak bisa memilih PTKIN atau UIN manapun dalam pilihannya. Jika peserta tetap ingin memilih prodi di PTKIN/UIN pendaftar harus melepas pendaftaran KIP Kuliah Kemdikbduristek-nya melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

“Siswa yang dapat KIP Kuliah tidak boleh memilih prodi di lingkungan PTKIN/UIN dengan catatan apapun. Karena dananya berasal dari Kemendikbudristek. Ini sangat penting,” kata Arif dalam Sosialisasi Daring Pendaftaran UTBK-SNBT 2024 di laman YouTube SNPMB BPPP, Kamis (21/3/2024).

Tampilan Pilih Prodi Pemegang KIP

Selaras dengan Arif, Tim Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB, Rizky Januar Akbar menjelaskan aplikasi pendaftaran SNBT 2024 sudah mengatur segala ketentuan yang berlaku. Termasuk kemungkinan peserta KIP Kuliah Kemendikbudristek memilih PTKIN.

Proses ini berada di tahapan pilih program studi seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini, di mana siswa akan mendapat peringatan dengan tulisan merah sebagai “pemegang Nomor Pendaftaran KIP Kuliah”.

Selain itu, aplikasi juga tidak akan menampilkan seluruh daftar PTKIN dalam pendaftaran peserta. Namun bila detikers bukan pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah, maka kamu bebas untuk memilih kampus dan program studi manapun.

“Kalau nanti teman-teman mencari universitas Islam, kok nggak ada? Tidak perlu panik karena alasannya kamu adalah pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah. Jadi jangan bingung,” ungkap Rizky.

Daftar SNBT atau KIP Kuliah Dulu?

Seiring dengan dibuka pendaftaran SNBT 2024, KIP Kuliah untuk jalur UTBK juga dibuka secara resmi hingga 5 April 2024 pukul 15.00 WIB. Terkait pendaftaran mana yang terlebih dahulu, Rizky menyarankan untuk mendaftar KIP Kuliah terlebih dahulu.

Namun, peserta lebih baik login ke Portal SNPMB bagian pendaftaran UTBK-SNBT untuk melihat informasi KIP Kuliah.

“KIP Kuliah bisa langsung daftar. Jadi login dulu saja ke bagian pendaftaran UTBK dan menyelesaikan pendaftaran di KIP Kuliah. Bila termasuk kriteria setelah dua jam ada sinkronisasi antara data di Puslapdik dengan aplikasi UTBK SNBT,” jelas Rizky.

Ketika siswa termasuk dalam peserta dengan nomor pendaftaran KIP Kuliah ada dua kriteria yang kemungkinan terjadi, yaitu:

Terdaftar dan biaya UTBK-SNBT nya ditanggung sehingga tidak perlu membayar. Tampilan akan berubah menjadi warna hijau.
Terdaftar sebagai peserta KIP Kuliah tapi biaya UTBK-SNBT nya tidak ditanggung sehingga perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Tampilan akan berubah menjadi warna oranye.

Rizky menghimbau peserta KIP Kuliah untuk tidak terburu-buru menyelesaikan pendaftaran UTBK-SNBT terlebih masih ada waktu hingga 5 April 2024. Lebih baik menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah dan proses sinkronisasi ke aplikasi pendaftaran UTBK-SNBT.

Meski begitu, bila peserta sudah terlanjur lakukan langkah ‘simpan permanen’ biodata di pendaftaran UTBK-SNBT juga tidak perlu panik. Karena Puslapdik Kemendikbudristek tetap akan melakukan sinkronisasi data hingga pendaftaran ditutup.

“Yang tidak bisa diupdate Puslapdik adalah kalau prodi yang dipilih adalah PTKIN. Meskipun sudah punya kartu UTBK tidak bisa ditandai jadi penerima KIP Kuliah. Harus dilepas dulu ya,” pungkasnya.

Nah itulah penjelasan KIP Kuliah Kemendikbduristek dan pemilihan prodi PTKIN. Perhatikan hal ini dan jangan sampai terjadi kesalahan ya detikers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *