Pandemi Corona, 8 Kelurahan di Taman Sari Jakbar Perketat Mobilitas Warga

0
66
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)

Indra Komara – detikNews

Senin, 30 Mar 2020 08:45 WIB

Jakarta – Camat Tamansari Risan Mustar menyebut seluruh kelurahan di wilayah memperketat mobilitas warga. Ruang gerak warga dilakukan penyekatan di tiap RW.

“Jadi penyekatan per RW aja,” kata Risan, Minggu (29/3/2020).

Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat ini terdiri dari delapan kelurahan yakni Glodok, Keagungan, Krukut, Mangga Besar, Maphar, Pinangsia, Taman Sari, dan Tangki. Pergerakan warga diperketat sebagai upaya memutus penularan virus Corona.

Risan memaparkan, penyekatan dilakukan mulai dari menggunakan portal yang sudah dibuat hingga barrier.

“Pakai ini aja macem ada portal, barrier, sebenarnya bukan ketutup, ini sudah diinformasikan katakanlah kelurahan Pinangsia ada 6 RW, ya 6 RW setiap masuk ditutup, ditanya apa penduduk asli, apa sebagainya,” jelas dia.

Risan mengatakan, di wilayahnya sudah ada tiga orang yang dirawat di rumah sakit terkait corona. Ketiganya sudah dibawa ke RS Darurat Corona Wisma Atlet.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Pusat mengimbau dalam mengantisipasi penyebaran virus corona COVID-19. Ma’ruf juga mengimbau kepada RT dan RW untuk melakukan langkah antisipasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait virus corona. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) Doni Monardo meminta RT-RW dioptimalkan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Doni berpesan semua potensi struktur pemerintahan dioptimalkan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Dari tingkat provinsi hingga unit terkecil RT-RW.

“Pesan saya tadi, selaku Kepala Gugus Tugas untuk bisa mengoptimalkan semua potensi yang ada mulai dari tingkat provinsi, kota madya, kelurahan, dan RT/RW,” kata Doni saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here