Marah, Ketua PDIP Bantah Aliran Dana Suap Bansos untuk Pemenangan Pilkada

0
136
Bambang Wuryanto (Ari Saputra/detikcom)

Rolando Fransiscus Sihombing – detikNews

Senin, 21 Des 2020 11:12 WIB

Jakarta – Aliran dana suap bansos yang menyeret Menteri Sosial (Mensos) nonaktif Juliari P Batubara dikabarkan mengalir untuk kepentingan PDI Perjuangan di Pilkada 2020. PDIP membantah informasi tersebut.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto marah atas isu tersebut. Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini meminta pembuktian atas tuduhan tersebut.

“Itu saya minta dibuktikan, saya marah sebagai ketua pemenangan pemilu. Itu statement sebagaimana saya punya kewenangan,” kata Pacul kepada wartawan, Senin (21/12/2020).

Selaku komandan dalam pemenangan PDIP di Pilkada 2020, Pacul merasa tersinggung oleh tuduhan tersebut. Menurut Pacul, tuduhan itu tak berdasar.

“Bambang Pacul selaku ketua pemenangan pemilu tersinggung atas hal tersebut. Buktikan. Jangan hanya… sejumlah itu siapa saja? tu namanya trial by the press,” ujarnya.

“Saya sebagai ketua pemenangan pemilu menjamin tak ada dana sepeser pun untuk pemenangan pilkada ini. Saya komandan tempurnya. Jadi jangan ngawur itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, dugaan suap yang diterima Juliari Batubara semasa aktif sebagai Mensos mulai dikembangkan penyidik KPK. Transaksi keuangan terkait perkara itu ditelusuri, pun berkaitan dengan banyaknya informasi yang beredar di publik digali oleh KPK.

Pada Kamis, 17 Desember 2020, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memastikan KPK bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Namun Ali tidak gamblang menyebutkan aliran transaksi keuangan apa yang tengah dicari penyidik.

“Iya, kami memastikan penanganan perkara oleh KPK ini akan kerja sama dengan pihak perbankan maupun PPATK dalam hal penelusuran aliran maupun transaksi keuangan,” kata Ali saat itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here