KJRI New York Terima Laporan 8 Kasus WNI Positif Corona, 2 Meninggal

0
41
Ilustrasi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)

Kadek Melda Luxiana – detikNews

Rabu, 08 Apr 2020 11:21 WIB

Jakarta – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York menerima laporan Warga Negara Indonesia (WNI) di New York yang terinfeksi Corona hingga 7 April 2020. Sebanyak 8 orang positif terinfeksi COVID-19 dan 2 orang dilaporkan meninggal.

“Berdasarkan laporan yang diterima oleh KJRI New York, terdapat 8 (delapan) kasus WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan jumlah meninggal sebanyak 2 (dua) orang. Jumlah ini tentunya di luar WNI yang mungkin terpapar COVID-19, tetapi tidak atau belum melapor ke KJRI,” tulis keterangan yang diunggah dalam akun instagram @indonesianconsulate_ny seperti dilihat detikcom, Rabu (8/4/2020).

Sebanyak 368.174 kasus di Amerika Serikat telah terkonfirmasi oleh Centers for Disease Control (CDC) positif COVID-19, sementara 10.966 orang meninggal.

“Hingga tanggal 7 April 2020, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah mengonfirmasi 368.174 kasus COVID-19 di Amerika Serikat dengan jumlah meninggal 10.966,” ujarnya.

“Sementara itu, jumlah kasus di 15 negara bagian wilayah kerja KJRI New York adalah sebanyak 223.592 kasus dengan jumlah meninggal sebanyak 6.744,” sambungnya

KJRI New York menyebut jumlah kasus terbesar berada di negara bagian New York berjumlah 131.916 orang dan meninggal sebanyak 4.758 orang. Sementara itu, di New York City yang sudah terkonfirmasi tercatat ada sebanyak 68.776 kasus dan 2.738 orang meninggal.

“Jumlah kasus terbesar terdapat di negara bagian New York dengan jumlah kasus sebanyak 131.916 dan jumlah meninggal sebanyak 4.758. Sementara itu, di New York City telah dikonfirmasi 68.776 kasus dengan jumlah meninggal 2.738,” sebutnya.

KJRI New York juga mengimbau WNI agar tetap mengikuti petunjuk dan arahan dari otoritas setempat serta selalu menjaga kesehatan dan menjaga jarak.

“KJRI kembali mengimbau masyarakat Indonesia untuk terus memperhatikan dan mematuhi arahan otoritas setempat, menghindari kerumunan dan mempraktekkan physical distancing, serta selalu menjalani pola hidup sehat,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here