Imbas Wabah Virus Corona, Kas AirAsia Keok

0
74

Minggu, 12 Apr 2020 21:15 WIB

Femi Diah-detikTravel

Jakarta – Keuangan AirAsia Malaysia pontang-panting karena wabah virus Corona. Sampai-sampai pendiri AirAsia Group Bhd (AIRA.KL) Malaysia tidak akan menerima gaji sedangkan upah staf dipotong.

Keputusan itu diumumkan oleh Tony Fernandes lewat Instagram miliknya dan dikutip Reuters. AirAsia juga merilis surat lengkap yang dibuat Tony kepada publik.

Dalam surat itu Tony bilang bersama Ketua Eksekutif Kamarudin Meranun “tidak akan menerima gaji selama periode ini”. Selain itu, staf dari seluruh bisnis “telah menerima pengurangan gaji antara 15-75 persen, tergantung pada senioritas.

Tony menyebut maskapai bujet rendah itu tidak memiliki pemasukan lagi setelah mengistirahatkan 96 persen armadanya.

“Kami masih memiliki komitmen keuangan berkelanjutan yang signifikan, seperti kepada pemasok bahan bakar dan agen penyewaan,” kata Tony.

Kendati finansial mereka sedang keok, tapi AirAsia berkomitmen untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada stafnya. AirAsia juga mendesak pelanggan untuk menerima penawaran kredit penerbangan yang dibatalkan ketimbang pengembalian uang.

“Saya memohon maaf dengan setulus hati jika banyak rencana perjalanan yang terpengaruh. Seperti halnya semua maskapai, AirAsia juga tidak mempunyai pilihan lain, kecuali membatalkan sebagian besar penerbangannya dikarenakan pembatasan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintah berbagai negara sebagai upaya untuk menahan penyebaran virus Corona,” kata Tony.

“Saya memahami banyak dari Anda yang telah menyampaikan kekecewaannya karena tidak mendapatkan kompensasi pengembalian dana, namun saya ingin mengajak Anda untuk mempertimbangkan penawaran saldo akun kredit sebagai alternatif pilihan yang lebih baik. Lebih dari 80% dari Anda telah menerima tawaran akun kredit dan kami sangat mengapresiasi ini,” Tony menambahkan.

“Kami menyarankan Anda untuk menerima akun kredit yang dapat diproses lebih cepat dan berlaku selama 365 hari atau kesempatan untuk pindah jadwal berkali-kali. Kami tetap melayani permintaan pengembalian dana secara kasus per kasus. Hanya saja, dikarenakan jumlah permintaan yang melonjak, proses pengembalian dana akan berlangsung lebih lama dari biasanya, yaitu antara 12 hingga 16 minggu,” dia menjelaskan.

AirAsia telah menangguhkan sebagian besar penerbangannya sejak Maret. Air Asia tak beroperasi di hub Kuala Lumpur hingga 31 Mei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here