Rita Uli Hutapea – detikNews
Jumat, 23 Jan 2026 14:15 WIB
Jakarta – Jumlah korban tewas akibat kebakaran di sebuah pusat perbelanjaan di Pakistan telah meningkat menjadi setidaknya 67 orang. Hal ini disampaikan seorang juru bicara pemerintah setempat pada hari Jumat (23/1), enam hari setelah kobaran api menghanguskan mal Gul Plaza yang berlantai tiga pada 17 Januari lalu.
Para penyelidik belum mengumumkan penyebab kebakaran di Karachi, kota terbesar Pakistan tersebut.
“Pemeriksaan post-mortem terhadap 67 jenazah telah selesai,” kata juru bicara tersebut, menambahkan bahwa analisis DNA sedang berlangsung.
“Identitas delapan orang telah dikonfirmasi melalui analisis DNA,” tambah juru bicara tersebut, dilansir kantor berita AFP, Jumat (23/1/2026).
Keluarga para korban mengkritik lambatnya proses pencarian. Dilaporkan bahwa lebih dari 50 orang telah memberikan sampel DNA dengan harapan dapat menemukan kerabat mereka yang hilang.
Pemerintah provinsi telah mengumumkan bahwa mereka akan memberikan 10 juta rupee ($35.720) kepada setiap keluarga korban. Keseluruhan 1.200 pemilik toko juga akan mendapatkan kompensasi.
Kebakaran sering terjadi di pasar dan pabrik-pabrik di Karachi, yang dikenal dengan infrastrukturnya yang buruk. Namun, kebakaran sebesar ini jarang terjadi.
Pemerintah provinsi sedang mengambil langkah-langkah untuk memastikan prosedur keselamatan kebakaran diterapkan di pusat-pusat perbelanjaan dan pasar, katanya tanpa memberikan detail lebih lanjut.


