Cegah Corona, Relawan dan Warga Babakan Raya Dramaga Lakukan Penyemprotan Disinfektan

0
129
Para relawan dan warga RW 07 di Posko Siaga Corona

Hendri – i60News.com

Rabu, 15 April 2020; 19:43 WIB

Bogor – Lebih dari satu bulan sudah kasus Corona membayangi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia bahkan masyarakat dunia. Berbagai upaya terus dilakukan oleh berbagai pihak untuk mencegah dan menekan penyebaran virus Corona, mulai dari pemerintah pusat hingga tingkat desa bahkan di tingkat RT.

Demikian juga halnya dengan warga Desa Babakan Raya Dramaga khususnya warga RW 07. Dengan segenap kemampuan yang ada, warga RW 07 dan para relawan yang telah ditugaskan dan diamanahkan oleh pemerintah Desa Babakan bahu membahu melakukan pencegahan penyebaran virus Corona di beberapa titik di wilayah RW 07.

Para relawan dan warga RW 07 berfoto sebelum melakukan penyemprotan keliling ke rumah warga

Para relawan yang ditugaskan adalah juga warga RW 07 yang berjumlah 21 orang terdiri dari 4 wanita dan 17 pria yang sudah tercatat dan disahkan oleh Kepala Desa Babakan Dramaga Bogor.

Kegiatan para relawan dan warga RW 07 antara lain yaitu melakukan berbagai tindak preventif penyebaran virus Corona, mulai dari menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik srategis, penyemprotan cairan disinfektan beberapa kali di seluruh rumah warga, pengecekan suhu tubuh kepada setiap warga atau orang luar yang melintas atau masuk ke wilayah RW 07.

Penyemprotan di salah satu rumah warga RW 07

Kegiatan ini akan terus ditingkatkan dan dipantau oleh Kepala Desa Babakan Dramga untuk menekan penyebaran virus Corona di Kabupaten Bogor secara umum khususnya di wilayah Desa Babakan Dramaga.

Pengecekan suhu tubuh kepada selain warga 07 yang melintas dan masuk ke wilayah RW 07

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung dan mensukseskan pelaksanaan PSBB di wilayah kabupaten Bogor, sebagaimana yang disampaikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangannya, Selasa (14/4/2020 – detik.com).

Sebagaimana diketahui bahwa jumlah kasus PDP di Kabupaten Bogor sendiri ada 332 kasus dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 395 kasus ( detik.com, Selasa, 14 Apr 2020).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here