BMKG Ingatkan Potensi Hujan Badai Terjang Mayoritas Daerah

0
14
Warga menggunaka payung saat hujan mengguyur kawasan jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2024). BMKG memprediksi cuaca untuk awal tahun 2024 berpotensi mengalami curah hujan sedang hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Potensi terjangan angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 kilometer per jam.

Kamis 18 Jan 2024 08:40 WIB

Red: Setyanavidita livicansera

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi hujan badai yang akan menerjang mayoritas daerah di Indonesia pada Kamis (18/1/2924), seperti Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Bali.

Selain daerah tersebut berdasarkan laman resmi BMKG di Jakarta, daerah yang juga harus mewaspadai hujan badai pada hari ini yaitu Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua Barat, juga harus mewaspadai potensi hujan badai.

Sementara potensi terjangan angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 kilometer per jam akan dialami oleh wilayah Aceh, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Maluku.

Deputi Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan kategori Siklon Tropis Anggrek diperkirakan meningkat menjadi kategori dua yang dapat menyebabkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. “Diperkirakan Siklon Tropis Anggrek meningkat dari kategori satu menjadi kategori dua dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah selatan,” katanya.

Siklon Tropis Anggrek yang dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia ini terpantau berada di Samudera Hindia barat Bengkulu. Salah satu dampaknya adalah terbentuknya gelombang laut tinggi di kisaran 1,25 meter hingga 2,5 meter di Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, serta Bengkulu hingga Pulau Enggano, perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah.

Sementara gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2,5 meter hingga empat meter, berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung dan Samudra Hindia selatan Banten.

sumber : antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here