Arus Lalin Jalan Raya Bandung-Garut Masih Lumpuh Akibat Banjir

0
59
Banjir, Jalan Raya Rancaekek-Garut macet total (Foto: Muhamad Rizal)

Muhamad Rizal – detikNews

Senin, 30 Mar 2020 23:42 WIB

Sumedang – Hujan deras yang mengguyur kawasan Sumedang dan Kabupaten Bandung wilayah timur mengakibatkan Jalan Raya Bandung-Garut kembali tergenang.

Genangan tersebut berasal dari luapan air drainase yang kapasitasnya tidak kuat untuk menampung banyaknya air. Sehingga ketinggian air yang menggenangi badan jalan di ini mencapai 50 sentimeter.

Akibatnya, kendaraan dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya tertahan, hingga tidak bisa bergerak sejak pukul 17.00 WIB sore.

Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Yudiono mengatakan, untuk sejumlah kendaraan sementara pihaknya alihkan ke Jatinangor lewat simpang hingga tembus Parakan Muncang untuk yang dari Bandung.

“Kalo yang dari garut menuju bandung konfirmasi ke wilayah Bandung. Untuk kendaraan besar bisa melintas ke arah garut dari Bandung Melalui kahatex dan untuk kendaraan kecil kita alihkan lewat Jatinagor,” kata Yudiono saat di konfirmasi Detik.com, Senin (30/3/2020).

Dalam penanganannya, Yudiono mengatakan untuk mengurai kepadatan arus di jalur jalan nasional ini, pihaknya mengerahkan 15 personel, termasuk dari Satlantas Polres Sumedang dan Polsek Cimanggung untuk siaga di lokasi.

Selain itu juga, Kapolsek Cimanggung Kompol Herdis Suhardiman menyebutkan, genangan air tersebut disebabkan hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 15.00 WIB.

“Banjir di sini memang masih terus terjadi apabila hujan deras. Kami sudah kordinasi dengan pihak terkait, untuk melakukan penyedotan air di sini,” ucap Herdis.

Untuk penanganan saat ini, kata Herdis, petugas mengalihkan arus lewat simpang, untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terhenti di titik banjir.

“Dari cileunyi arah cileunyi tol ke simpang terus turun di Parakan Muncang kemudian ngambil lagi ke arah garut, yang dari arah garut, mobil kecil masuk ke arah Simpang kemudian untuk mobil besar sementara menunggu airnya surut,” ucapnya.

Herdis menuturkan, Hingga saat ini tepatnya pukul 22.00 WIB. sejumlah kendaraan masih bertahan, pasalnya ketinggian air masih tinggi sehingga mengakibatkan kendaraan sulit melewati jalur jalan raya Bandung-Garut, rancaekek tepatnya depan kahatex.

“Pengaturan tetap dilaksanakan kemudian dari Cileunyi yang mau melewati arah ke warung china depan kahatex itu belum bisa dilewati sampai saat ini (pukul 22.05 WIB),” ucap Herdis.

Maka dari itu, Herdis menghimbau agar kendaraan yang tidak bisa melintasi kawasan tersebut dapat menggunakan jalur alternatif yang sudah di tujukan oleh petugas. Kemudian Kata Herdis untuk masyarakat yang tidak ada kepentingan agar tetap di rumah, karena selain banjir yang mengakibatkan kendaraan terhenti, hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya penyebaran wabah Covid-19.

“Pertama ikuti himbauan untuk menggunakan jalur alternatif, kedua ini musim lockdown jika tidak berkepentingan harap diam di rumah dari pada datang ke tempat sehingga tidak bisa melakukan apa-apa,” jelas Herdis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here