Alasan Pemprov DKI Tak Tutup Gedung Meski Sekda-Walkot Jakbar Positif Corona

0
3
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)

Muhammad Ilman Nafian – detikNews

Senin, 14 Sep 2020 19:33 WIB

Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kusmanto positif terpapar virus Corona (COVID-19). Namun Pemprov DKI Jakarta tak melakukan penutupan Gedung Balai Kota dan Kantor Wali Kota Jakarta Barat meski ada dua pejabatnya yang terpapar Corona.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut telah mengetahui Saefullah, dan Uus terkana virus Corona. “Sudah lama kenanya,” ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2020).

Namun, saat ditanya alasan Balai Kota dan Kantor Wali Kota Jakarta Barat tidak tutup, Anies tidak jelas menjawab. Dia hanya menyebut kejadian itu sudah terjadi cukup lama.

“Sudah (terkena Corona), dan itu kejadiannya kurang-lebih 10 hari yang lalu,” ucap Anies.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beberapa kali menutup sementara lokasi kantor yang terdapat kasus Corona. Tak hanya kantor perusahaan swasta, kantor pemerintahan, Kelurahan Cengkareng Timur pernah ditutup pada Kamis (25/6), sampai Minggu (28/6) karena empat petugas terkena Corona.

Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 disebutkan di Pasal 9 ayat 2 huruf f disebutkan, dilakukan penghentian sementara aktivitas di tempat kerja/kantor paling sedikit 3 x 24 jam apabila ditemukan pekerja yang terpapar virus Corona.

Pergub 88 Tahun 2020 memang baru berlaku hari ini, Senin (14/9). Aturan yang berlaku saat PSBB masa transisi, yakni Pergub 80 Tahun 2020 tidak mengatur mengenai penutupan apabila ada karyawan yang terpapar Corona.

Sementara, sebelum itu ada Pergub Nomor 51 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB transisi mengatur tentang pelaksanaan PSBB transisi disebutkan dalam Pasal 10 ayat 1 huruf b disebutkan, dilakukan penghentian sementara aktivitas di tempat kerja/tempat kegiatan selama pembersihan dan disinfeksi paling sedikit 1 x 24 jam.

Sebelumnya, Saefullah dikabarkan positif terpapar virus Corona (COVID-19). Kabar tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik.

“Benar (Sekda DKI Saefullah terkena COVID-19),” ujar Taufik saat dihubungi, Senin (14/9).

Selain itu, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto terkonfirmasi positif terpapar virus Corona (COVID-19). Saat ini Uus masih menjalani isolasi.

He-eh (Wali Kota Jakarta Barat terpapar virus Corona),” ujar Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristi Wathini saat dimintai konfirmasi, Senin (14/9).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here