Warga Swedia Meninggal Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

0
48

Syahidah Izzata Sabiila – detikNews

Jumat, 19 Mar 2021 11:26 WIB

Stockholm – Kasus kematian usai menerima vaksin AstraZeneca kembali terjadi. Badan Produk Medis Swedia menyatakan seorang wanita yang sebelumnya berada dalam kondisi sehat, meninggal dunia hanya berselang satu minggu usai divaksin AstraZeneca.

“Ini adalah kasus pembekuan darah di arteri dan vena serta pendarahan besar, yaitu kelainan yang tidak biasa yang menjadi fokus penyelidikan EMA (European Medicines Agency atau Badan Obat-obatan Eropa),” kata Veronica Arthurson, Kepala Keamanan Obat-obatan di Badan Produk Medis Swedia dalam konferensi pers pada Kamis (18/3) waktu setempat, seperti dilansir Reuters, Jumat (19/3/2021)

Pada Kamis (18/3) waktu setempat, Swedia memutuskan untuk memperpanjang penundaan pemakaian vaksin AstraZeneca hingga minggu depan.

Otoritas pengawas obat-obatan Uni Eropa mengatakan pihaknya masih yakin bahwa manfaat vaksin COVID-19 dari AstraZeneca lebih besar daripada risikonya setelah penyelidikan terhadap laporan pembekuan darah yang mendorong lebih dari selusin negara untuk menangguhkan penggunaannya.

Kesimpulan ini diambil oleh European Medicines Agency (EMA) setelah penyelidikan terhadap 30 kasus pembekuan darah setelah vaksinasi yang tidak biasa. Meski demikian, pihaknya mengatakan keterkaitan vaksin dan pembekuan darah tidak bisa dikesampingkan.

“Ini adalah vaksin yang aman dan efektif. Jika itu saya, saya akan divaksinasi besok,” kata direktur EMA Emer Cooke dalam sebuah pengarahan.

Selang beberapa jam usai pengumuman itu, sejumlah negara-negara Eropa mulai menghentikan penangguhan dan akan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca. Antara lain, Belanda, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Menteri Kesehatan Belanda mengatakan negaranya akan melanjutkan penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca minggu depan. Sementara itu, Menteri Kesehatan Jerman mengatakan akan melanjutkan pemberian vaksin AstraZeneca mulai Jumat (19/3) ini. Prancis juga mengatakan akan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca, dengan Perdana Menteri Jean Castex yang akan menerima suntikan itu sendiri pada Jumat (19/3) sore waktu setempat.

Otoritas Spanyol mengatakan sedang mengevaluasi kemungkinan dimulainya kembali penggunaan vaksin AstraZeneca, sementara Siprus, Latvia dan Lithuania mengatakan mereka juga akan memulai kembali pemberian vaksin tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here