Polda Jabar Olah TKP Kecelakaan Beruntun Sebabkan 17 Orang Luka di Puncak

0
42

Muchamad Sholihin – detikNews
Rabu, 24 Jan 2024 11:58 WIB

Bogor – Subdit Gakkum Polda Jabar menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan beruntun dan melukai 17 orang di Jl Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Arus lalu lintas (lalin) sempat ditutup selama olah TKP berlangsung.
“Olah TKP bersama tim dari Polda Jabar menggunakan alat TAA (traffic accident analysis) untuk memastikan terjadinya laka lantas,” kata Kanit Gakkum Polres Bogor Iptu Angga Nugraha, Rabu (24/1/2024).

“Iya, sementara arus ditutup, ada proses olah TKP,” imbuhnya.

Pantauan detikcom, anggota Subdit Gakkum Polda Jabar melakukan olah TKP di titik-titik terjadinya kecelakaan beruntun.

Titik pertama yang dicek adalah titik truk menghantam motor yang dikendarai seorang wanita. Titik ini berada di seberang SD Negeri Tugu Selatan atau di depan agen sembako.

Polisi kemudian menandai setiap titik tabrakan menggunakan cat semprot warna putih, dengan angka dan tanda berbeda. Ada enam titik yang ditandai polisi.

Polisi kemudian melakukan olah TKP menggunakan traffic accident analisis (TAA). Alat berbentuk kamera yang bisa memutar ini digunakan untuk mengetahui kronologi, pola, dan kondisi jalan di lokasi kejadian.

Selama proses olah TKP, arus lalu lintas di Jl Raya Puncak ditutup sementara dan sempat mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi kecelakaan. Namun arus lalu lintas kembali dibuka dua arah sekitar pukul 11.15 WIB.

Baca juga:
Trauma, Sopir Truk Pemicu Kecelakaan Beruntun Puncak Bogor Belum Diperiksa
Kecelakaan terjadi pada Selasa (23/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Truk pengangkut air minuman kemasan hilang kendali, hingga menabrak delapan kendaraan dan dua bangunan rumah makan dan toko velg.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 17 korban kecelakaan di Jl Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, dilarikan ke Rumah Sakit Paru dr M. Gunawan Partowidigdo (RSPG), Cisarua. Dari 17 pasien, 14 di antaranya sudah dipulangkan dan menjalani rawat jalan.

“Pasien yang datang sampai hari ini itu sebanyak 17 orang. Dari 17 orang tersebut, itu ada 6 perempuan dan 11 laki-laki. Ada 4 orang anak-anak, 1 laki-laki (anak-anak) 3 perempuan (anak-anak),” kata Direktur Medis dan Kepegawaian RSPG Cisarua, Niluh Darma Kertinatih, Selasa (23/1).

“Dari 17 pasien yang datang, setelah dilakukan pemeriksaan fisik, diagnostik, dan pemeriksaan penunjang, itu ada 14 orang yang dipulangkan dan bisa melakukan layanan rawat jalan,” imbuhnya.

Niluh mengatakan ada tiga pasien yang masih menjalani perawatan. Dua pasien dirujuk ke rumah sakit lain dan satu pasien lainnya masih diobservasi di RSPG.

“Satu pasien masih kami observasi dan karena ada cedera kepala ringan. Jadi kami sudah siapkan untuk CT scan dan kita akan observasi di RSPG, melihat perkembangan dari cedera. Apabila ada pendarahan dari CT scan mungkin kita akan rujuk,” kata Niluh.

“Kemudian ada dua pasien yang harus kita rujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas bedah ortopedi,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here