Positive SSL
Home Blog Page 2

Benny Tjokro Dibui Seumur Hidup, Pengacara Bicara Kepastian Hukum

0

Zunita Putri – detikNews

Selasa, 27 Okt 2020 03:31 WIB

Jakarta – Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokro diputus bersalah dan dikenakan pidana penjara seumur hidup dalam skandal Jiwasraya. Pengacara Benny, Bob Hasan menyoroti asas kepastian hukum terkait vonis hakim.

“Vonis dari hakim pemutus adalah vonis yang terlanjur, terlanjur karena jaksa sita aset Benny Tjokro, terlanjur karena tuntutan jaksa. Akibat keterlanjuran tersebut demi membayar nasabah Jiwasraya, akhirnya menomor dua-kan hukum, sehingga bertentangan sekalipun dari hak asasi manusia pun harus dilalui,” kata Bob Hasan, di PN Tipikor Jakarta, Senin (26/10/2020).

Bob mengatakan kliennya tidak bisa mengatur pengelolaan saham Jiwasraya. Dia juga bicara mengenai asas kepastian hukum divonis Benny Tjokro ini.

“Putusan kerugian negara yang sebesar Rp 12 triliun kemudian dibebankan ke Benny Tjokro separuh dengan Heru Hidayat, adalah cara dan vonis yang bertentangan dengan asas kepastian hukum,” tutur dia.

Sebelumnya, Benny Tjokro divonis penjara seumur hidup. Benny diputus bersalah melakukan korupsi dan memperkaya diri bekerja sama dengan tiga mantan pejabat Jiwasraya senilai Rp 16 triliun.

Benny juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 6.078.500.000.000. Jika terdakwa tidak membayar pengganti selama 1 bulan setelah putusan tetap, harta bendanya akan dilelang jaksa untuk mengganti uang pengganti.

Benny melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Selain itu, Benny juga melanggar Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Hakim Nyatakan Benny Tjokro Terbukti Lakukan TPPU di Kasus Jiwasraya

0
Benny Tjokrosaputro (Ari Saputra/detikcom)

Jakarta – Terdakwa kasus Jiwasraya, Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, dinyatakan majelis hakim terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Benny dinyatakan menyamarkan asal-usul harta yang dibeli dari hasil korupsi terkait pengelolaan investasi saham PT Jiwasraya.

“Menimbang bahwa berdasarkan fakta hukum, maka majelis berpendapat bahwa unsur menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, membawa ke luar negeri, merubah bentuk, menukar dengan mata uang atau surat berharga, atau perbuatan lain atas harta benda telah terbukti pada perbuatan terdakwa Benny Tjokrosaputro,” tutur hakim saat membacakan pertimbangan putusan di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (26/10/2020).

Terkait nota pembelaan yang disampaikan Benny Tjokro bahwa dia tidak mengenal manajemen investasi, hakim berpendapat itu tidak menguatkan kalau Benny tidak turut serta dalam kasus korupsi dan memperkaya diri terkait investasi saham Jiwasraya ini.https://2d2c0de5372d0ea2ee73718f819860c0.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

“Menimbang bahwa terdakwa menyatakan tuduhan TPPU terhadap diri terdakwa tidak benar karena terdakwa tidak melakukan tindak pidana korupsi, menimbang bahwa pertimbangan terdakwa terbukti korupsi, menimbang oleh karena dalam dakwaan kedua, TPPU terdakwa terbukti, maka pleidoi terdakwa telah dipertimbangkan,” ucap hakim.

ini Berikut rincian TPPU yang telah dilakukan Benny Tjokro:

1. Menerima uang dari penjualan Medium Tems Note (MTN) PT Armidan Karyatama dan PT Hanson International sebesar Rp 880 miliar, kemudian disamarkan dengan membelikan tanah di Maja, Banten, atas nama orang lain.

2. Beli saham MYRX, BTEK, dan MTN PT Armidian Karyatama dan PT Hanson International sejumlah Rp 1.753.883.940.824 triliun dan disembunyikan di rekening Bank Windu.

3. Mentransfer uang hasil penjualan saham sejumlah Rp 75 miliar ke rekening Bank Mayapada atas nama Budi Untung.

4. Membeli tanah di Kuningan, Jakarta Selatan, dengan menggunakan PT Duta Regency Karunia kemudian pada 2015 terdakwa membuat kesepakatan dengan Tan Kian selaku pemilik PT Metropolitan Kuningan Properti untuk pembangunan apartemen dengan nama South Hill di mana terdakwa menyediakan lahan dan Tan Kian membiayai pembangunannya. Pada saat proses pembangunan tersebut dilakukan penjualan secara pre-sale, yakni hasil penjualan tersebut Benny telah menerima pembayaran sebesar Rp 400 miliar dan Tan Kian menerima Rp 1 triliun. Di samping itu, juga terdapat pembagian hasil penjualan apartemen yang belum terjual disepakati Terdakwa akan mendapatkan bagian 70% dan TAN KIAN akan memperoleh bagian sebesar 30%.Terdakwa juga menerima bagian berupa 95 unit Apartemen dan oleh terdakwa dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul Harta Kekayaannya yang diperoleh dari tindak pidana korupsi mengatasnamakan unit properti tersebut sebagai berikut:

– Atas nama Dicky Tjokrosaputo dan istrinya sebanyak 41 unit
– Atas nama PT Kalingga sebanyak 45 unit
– Atas nama Caroline sebanyak 2 Unit
– Atas nama Ibu Terdakwa sebanyak 2 unit
– Atas nama Tedy Tjokrosaputro sebanyak 2 unit.

5. Membeli 4 unit apartemen di Singapura seharga SGD 5.693.300, 1 unit di di St. Regis Residence dan 3 unit di One Shenton Way.

6. Melakukan pembangunan perumahan dengan nama Forest Hill yang mana biaya pembangunan perumahan tersebut diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi dalam pengelolaan saham dan Reksa Dana PT AJS. Terdakwa dengan maksud menyamarkan dan menyembunyikan harta yang diperoleh dari tindak pidana korupsi mengatasnamakan bangunan berupa Rumah toko (Ruko) yang sudah terbangun sebanyak 20 unit atas nama Caroline.

7. Jual beli saham milik Benny Rp 2.203.097.052.781 untuk membeli tanah melalui beberapa perusahaan milik/dikendalikan Benny Tjokrosaputro atau atas nama orang lain

8. Uang hasil jual saham digunakan membeli tanah senilai Rp Rp3.048.571.298.086,00.

9. Menukarkan uang berasal dari tindak pidana korupsi sebanyak 78 kali transaksi. Total sejak 2015-2018 sebesar Rp 38.619.434.500 dan transaksi beli valuta asing sebesar Rp 158.629.729.585.

10. Mencampurkan dananya menggunakan rekening-rekening perusahaan-perusahaan lain yang terdapat pada Bank China Construction Bank Indonesia (CCBI), BCA, Bank CIMB, Bank Mandiri, Bank Capital, Bank Maybank dan Bank Mayapada.

Garuda Indonesia Putus Kontrak 700 Karyawan!

0

Soraya Novika – detikFinance

Selasa, 27 Okt 2020 11:34 WIB

Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutus kontrak sekitar 700 pekerjanya. Pemutusan kontrak dilakukan setelah para pekerja itu dirumahkan tanpa gaji sejak Mei 2020 lalu. Adapun kebijakan putus kontrak tersebut bakal berlaku mulai 1 November 2020 mendatang.

“Sehubungan dengan informasi mengenai pemutusan hubungan kerja yang dilakukan Garuda Indonesia terhadap sejumlah karyawan, perlu kiranya kami sampaikan bahwa pada dasarnya kebijakan yang diberlakukan adalah penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja karyawan dengan status tenaga kerja kontrak,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam rilis resminya yang diterima detikcom, Selasa (27/10/2020).

Pemutusan kontrak pada ratusan karyawan tersebut diambil sebab maskapai telah lama terimbas turunnya permintaan layanan penerbangan karena adanya pandemi COVID-19.

Meski begitu, Irfan memastikan pihaknya akan tetap memenuhi seluruh hak karyawan yang terdampak sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak karyawan.

“Kebijakan tersebut merupakan keputusan sulit yang terpaksa kami ambil setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi COVID-19,” sambungnya.

Sejak awal, kata Irfan, kepentingan karyawan selalu menjadi prioritas utama yang selalu dikedepankan maskapainya. Ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, emiten berkode saham GIAA ini, lanjutnya, masih terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja perusahaan demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia.

“Namun demikian pada titik ini, keputusan berat tersebut terpaksa harus kami tempuh di tengah situasi yang masih penuh dengan ketidakpastian ini. Kami turut menyampaikan rasa terima kasih kepada karyawan yang terdampak kebijakan ini, atas dedikasi dan kontribusinya yang telah diberikan terhadap perusahaan hingga saat ini,” tambahnya.

Pandemi ini, kata Irfan memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan. Buktinya sampai saat ini kondisi perusahaan belum juga menunjukkan perbaikan yang signifikan.

“Namun kami yakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan kami lakukan ke depan, dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Luhut Ngaku Jadi Pencetus Omnibus Law

0

Tim detikcom – detikFinance

Sabtu, 24 Okt 2020 19:30 WIB

Jakarta – Pemerintah telah mengambil langkah terobosan besar dalam hal perundang-undangan dengan membuat UU Omnibus Law Cipta Kerja. Meski diklaim bisa memberikan perubahan positif dalam perekonomian, UU itu mendapatkan penolakan dari berbagai elemen terutama buruh dan mahasiswa.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Omnibus Law dibuat dalam proses yang cukup panjang. Bahkan dia mengakui, bahwa salah satu pencetus ide dibuatnya Omnibus Law adalah dirinya.

Luhut menceritakan ide itu muncul pada waktu dia menjabat sebagai Menko Polhukam pada periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi. Saat itu dia melihat banyaknya keruwetan dalam undang-undang yang saling tumpang tindih dan menyebabkan peluang korupsi.

“Terus terang jujur saya (yang) mulai waktu saya Menkopolhukam. Ya waktu itu saya melihat betapa semrawutnya undang-undang peraturan kita, yang ada sekian puluh itu. Satu sama lain saling tumpang tindih atau saling mengunci. Sehingga kita tidak bisa jalan akibatnya korupsi tinggi dan kemudian inefisiensi juga di mana-mana,” tuturnya dalam webinar Outlook 2021: The Year of Opportunity, Rabu (21/10/2020).

Waktu itu, lanjut Luhut, dia melakukan diskusi dengan para menteri lainnya untuk membahas permasalahan tersebut.

“Waktu itu kan Pak Mahfud dan juga Pak Jimly Asshiddiqie, Pak Seno Adji, Pak Sofyan Djalil, dari kantor saya ada pak Lambong, untuk mendiskusikan gimana caranya. Karena kalau satu persatu undang-undang itu direvisi nggak tau sampai kapan selesainya,” terangnya.

“Kemudian waktu lah datang ide dari Pak Sofyan di Amerika pernah disebut omnibus. Nah omnibus ini tidak menghilangkan undang-undang tapi menyelaraskan isi undang-undang itu jangan sampai tumpang tindih atau saling berkait saling mengikat dengan yang lain,” tambah Luhut.

Namun hasil dari pembicaraan saat ini belum ditindaklanjuti. Barulah di periode kedua Jokowi ide untuk membuat Omnibus Law mulai serius dilakukan.

“Karena kesibukan sana sini belum terjadi, baru mulai dibicarakan kembali oleh Presiden akhir tahun lalu dan sekarang buahnya sekarang. Jadi itu proses panjang bukan proses tiba-tiba,” tutupnya.

Kecaman Palestina ke Sudan yang Mau Normalisasi Hubungan dengan Israel

0
Foto: Sudan akan normalisasi hubungan dengan Israel (AFP/ASHRAF SHAZLY)

Tim detikcom – detikNews

Sabtu, 24 Okt 2020 21:04 WIB

Jakarta – Otoritas Sudan mengonfirmasi negaranya akan menormalisasi hubungan dengan IsraelPalestina pun menolak dan melontarkan kecaman.

Rencana normalisasi hubungan antara Sudan dan Israel ini masih dimediasi oleh Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir AFP, Sabtu (24/10/2020), rencana normalisasi ini diumumkan setelah dilakukan pembicaraan antara Perdana Menteri (PM) Sudan, Abdalla Hamdok, dengan Presiden AS Donald Trump dan PM Israel, Benjamin Netanyahu.

“Sudan dan Israel setuju untuk menormalisasi hubungan mereka, untuk mengakhiri agresi di antara mereka,” demikian dilaporkan televisi nasional Sudan, menyampaikan isi pernyataan gabungan antara Sudan, Israel dan AS.

Sudan, yang secara teknis masih beperang dengan Israel selama beberapa dekade ini, akan menjadi negara Arab kelima yang menyepakati perdamaian dengan Israel. Diketahui bahwa Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain telah terlebih dulu mencapai kesepakatan damai dengan Israel.

Secara terpisah, Trump juga mengumumkan rencana normalisasi hubungan antara Sudan dan Israel itu melalui ajudannya pada Jumat (23/10) waktu setempat. Sudan menjadi negara Teluk Arab ketiga, setelah UEA dan Bahrain, yang dimediasi AS untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

“Sudan dan Israel setuju untuk menormalisasi hubungan — sebuah langkah maju yang besar untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah dengan satu lagi negara bergabung Abraham Accords,” sebut ajudan Trump, Judd Deere, dalam pernyataan via Twitter, merujuk pada pakta perdamaian yang dicetuskan Trump.

Pengumuman rencana normalisasi hubungan ini disampaikan beberapa hari setelah Trump secara resmi mencoret Sudan dari daftar negara sponsor terorisme.

PM Netanyahu menyebut persetujuan Sudan untuk menormalisasi hubungan dengan Israel ini sebagai ‘perubahan luar biasa’.

“Sungguh perubahan yang luar biasa. Hari ini, Khartum mengatakan iya untuk perdamaian dengan Israel, iya untuk pengakuan Israel dan iya untuk normalisasi dengan Israel,” sebut PM Netanyahu dalam pernyataan berbahasa Ibrani kepada AFP.

Palestina menolak dan mengecam dengan keras rencana normalisasi hubungan antara Sudan dan Israel itu. Ditegaskan Palestina bahwa tidak ada pihak yang memiliki hak untuk bicara atas nama Palestina.

“Negara Palestina hari ini menyatakan kecaman dan penolakan terhadap kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan negara pendudukan Israel yang merebut tanah Palestina,” demikian pernyataan kantor Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, seperti dilansir AFP, Sabtu (24/10/2020).

“Tidak ada yang memiliki hak untuk berbicara atas nama rakyat Palestina dan perjuangan Palestina,” tegas pernyataan itu.

Hamas, yang menguasai Gaza, juga memberikan komentarnya. Ditegaskan Hamas bahwa kesepakatan Sudan dan Israel itu merupakan ‘dosa politik’ yang hanya menguntungkan PM Israel.

“Itu merugikan rakyat Palestina dan perjuangan mereka, dan bahkan membahayakan kepentingan nasional Sudan,” demikian pernyataan Hamas. “Itu hanya menguntungkan Netanyahu,” imbuh Hamas.

Penolakan dan kecaman juga disampaikan Palestina terhadap kesepakatan normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel beberapa waktu lalu. Perjanjian damai antara UEA dan Bahrain dengan Israel yang ditandatangani di Washington DC, AS, bulan lalu disebut oleh Palestina sebagai ‘pengkhianatan’.

Norovirus Ditemukan di Indonesia, Ini Gejala dan Cara Penyebarannya

0
Norovirus yang mewabah di China. (Foto ilustrasi: Getty Images)

Sabtu, 24 Okt 2020 18:00 WIB

Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

Jakarta – Sebanyak lebih dari 70 mahasiswa di universitas daerah Taiyuan, China, terserang wabah virus norovirus yang menyebabkan muntah-muntah dan diare. Namun, ternyata norovirus ini bukanlah virus baru. Bahkan faktanya, virus norovirus ini sudah ditemukan juga di Indonesia.

“Virus ini (norovirus) juga ada di Indonesia seperti yang dilaporkan oleh peneliti Indonesia di jurnal internasional dari Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga,” jelas Dekan FKUI Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD(K), melalui rilis yang diterima detikcom beberapa waktu lalu.

Norovirus adalah virus yang bisa menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Virus ini pertama kali ditemukan dan mewabah pada tahun 1972, di Kota Norwalk dan dijuluki sebagai virus Norwalk.

Kasus norovirus di Indonesia juga dimuat dalam Journal of Medical Virology pada Mei 2020 lalu. Penelitian yang dilakukan di awal 2019 ini mengambil sampel dari beberapa RS di Kota Jambi.

Hasilnya, dari 91 sampel feses ada 14 sampel atau 15,4 persen di antaranya mengandung norovirus. Prof Ari mengatakan, kasus ini juga pernah terjadi di beberapa kota di Indonesia.

Berapa lama gejala norovirus muncul?

Gejala norovirus meliputi mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Ada pun beberapa gejala lain yang bisa muncul, seperti demam ringan, panas dingin, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

Gejala ini bisa muncul 24 jam setelah mengkonsumsi makanan yang diduga tercemar virus. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari RS Awal Bros Evasari, Jakarta Timur, dr Amanda Pitarini Utari, SpPD, gejalanya muncul lumayan cepat.

“Kalau misalnya 1-2 hari dia habis kontak terus 1-2 hari kemudian muncul gejalanya, bisa dipikirkan salah satunya jangan-jangan dia virus, rotavirus dan norovirus,” jelasnya saat dihubungi detikcom.

Untuk memastikannya, dr Amanda menyarankan untuk tetap melakukan pemeriksaan lewat uji lab.

Bagaimana cara penularannya?

Norovirus bisa menular melalui makanan yang terkontaminasi virus atau food borne. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan COVID-19 yang bisa menular lewan paparan droplet yang keluar dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi.

dr Amanda mengatakan, virus norovirus ini ternyata bisa tahan di suhu yang panas dan juga dingin. Bahkan norovirus bisa tahan sampai suhu 60 derajat celsius.

“Jadi dia (norovirus) itu sampai 60 derajat celsius itu masih bisa bertahan, di atas itu kalau mendidih 100 (derajat celsius) harusnya bisa inactive virusnya,” kata dr Amanda.

“Virus ini memang dia cukup tahan di udara dingin dan agak panas juga, karena menularnya kan lewat cairan-cairan, daun-daun hijau,” lanjutnya.

Mengutip dari WebMD, virus norovirus ini bisa menular pada orang lain sampai delapan minggu. Infeksi akibat virus ini juga bisa berkurang dari waktu ke waktu, hingga akhirnya hilang dalam waktu 1-3 hari.

Jika gejala sudah menghilang, orang yang terinfeksi bisa dinyatakan sembuh dari norovirus ini.

Bagaimana cara mencegahnya?

dr Amanda menyarankan untuk selalu menjaga kebersihan, seperti rutin mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga kebersihan lingkungan, dan memperhatikan kebersihan makanan.

“Membersihkan lingkungan, seperti WC-nya habis dia buang air besar, meja makan, atau apa itu sebaiknya yang pakai klorin, karena memang dia resisten kalau misalnya dia hanya pakai alkohol,” jelasnya.

Tangkap Gus Nur, Polisi Kerahkan 30 Personel Naik 5 Mobil

0
Rumah Gus Nur di Malang (Foto: Muhammad Aminudin)

Muhammad Aminudin – detikNews

Sabtu, 24 Okt 2020 14:48 WIB

Malang – Bareskrim menangkap Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur di rumahnya di Jalan Cucak Rawun 15L, Pakis, Kabupaten Malang, dini hari tadi. Dari Malang, Gus Nur langsung dibawa ke Jakarta.

Gus Nur ditangkap saat ia sedang terapi bekam. Gus Nur juga baru saja menghadiri pengajian di Kedungkandang, Kota Malang. Polisi mengerahkan puluhan personel saat menangkap Gus Nur.

Putra kedua Gus Nur, Muhammad Munjiat (21), mengatakan polisi dari Bareskrim Polri berjumlah sekitar 30 orang saat menangkap Gus Nur. Polisi datang datang sekitar pukul 12 malam.

Polisi datang menumpang lima mobil. Mereka datang dengan membawa surat perintah penangkapan, penahanan, dan penyitaan barang bukti.

“Polisi datang jam 12 malam, sekitar 30 orang dengan membawa lima mobil. Datang langsung masuk dan melakukan penggeledahan,” ujar Munjiat ditemui detikcom di rumah Gus Nur, Sabtu (24/10/2020).

Munjiat mengaku, Gus Nur baru saja tiba di rumah usai menghadiri pengajian di wilayah Kedungkandang. Ketika polisi datang, Gus Nur tengah menjalani terapi bekam.

“Gus Nur lagi bekam saat polisi datang, jadi gak diselesaikan, dan baru pulang dari pengajian di Kedungkandang,” kata Munjiat.

Menurut Munjiat, Gus Nur langsung menemui aparat kepolisian yang datang malam itu. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah barang.

Gus Nur sendiri, kata Munjiat, sudah dua hari ini berada di Malang. Rumah saat penangkapan terjadi merupakan kediaman Gus Nur sejak setahun ini.

“Sering di luar kota, baru dua hari ini di sini (Malang). Hari ini ada jadwal pengajian di Surabaya sebenarnya,” tandas Munjiat.

Sudah 10 Bulan Lawan COVID-19, Wanita Ini Masih Alami Sesak Napas

0
Kisah wanita yang mengalami gejala COVID-19 tak kunjung usai 10 bulan lamanya. (Foto ilustrasi: iStock)

Sabtu, 24 Okt 2020 13:00 WIB

Nafilah Sri Sagita K – detikHealth

Jakarta – Fenomena ‘Long-COVID’ semakin banyak dilaporkan. Seperti yang terjadi pada wanita berusia 53 tahun asal Inggris.

Adalah Nic Kimberly yang mengaku pertama kali tertular COVID-19 di hari Natal tahun lalu. Ia tertular COVID-19 usai liburan musim dingin.

Tertular COVID-19 dari penumpang China di pesawat

Nic meyakini ia tertular COVID-19 di perjalanan liburannya. Pasalnya, Nic sempat berbaur dengan penumpang China di pesawat yang sempat mendarat di Bandara Gatwick dari Wuhan, kota pertama kali COVID-19 merebak.

Kala menjalani liburan musim dingin, ia pun hanya berbaring di tempat tidur karena merasa tak enak badan, demam, indra perasa terganggu, serta batuk tak mereda. Semua gejala khas COVID-19 ia rasakan.

Saat liburan usai, dan ia kembali ke rumahnya di Cheltenham, gejala COVID-19 pun masih menetap. Ia pergi ke dokter, tetapi dokter belum bisa mengidentifikasi penyakitnya, bahkan sempat dicurigai terkena flu babi.

Dokter melakukan tes padanya dari mulai kemungkinan terpapar Zika, malaria, bahkan SARS. Namun, ia baru didiagnosis COVID-19 saat menjalani tes plasma usai mengikuti uji coba Universitas Oxford terkait terapi plasma darah pada pasien COVID-19 Juni lalu.

Selalu merasa sulit bernapas

Nic, mantan jurnalis BBC, bahkan mengklaim dirinya adalah pengidap COVID-19 dengan waktu terpanjang di Inggris. Ia pun menceritakan perjuangannya yang mengerikan melawan COVID-19.

“Ditemukan bahwa berbagai organ dan kelenjar saya tidak bekerja dengan baik selama beberapa waktu,” keluhnya.

“Saya tidak pernah kehilangan nyeri dada. Saya merasa sulit bernapas,” jelas Nic.

Penglihatan kabur

Selain merasa kesulitan bernapas terus menerus, penglihatan Nic bahkan sempat kabur.

“Saya kehilangan penglihatan saya selama beberapa jam di sana-sini, lalu kembali kabur,” jelasnya.

Kemampuan ingatan terganggu

Nic merasa tidak tahu apakah dirinya benar-benar bisa pulih dari COVID-19. Kondisinya memang sempat kembali normal dan tak mengeluhkan gejala apapun.

Namun, sayangnya tidak bertahan lama, bahkan hanya tujuh hari. Nic bahkan merasa kemampuan ingatannya tak lagi baik.

“Saya pernah menjadi jurnalis radio BBC, saya dulu fasih dan sekarang ingatan jangka pendek saya hilang,” curhat Nic.

Dikutip dari The Sun, para ilmuwan tak tahu bagaimana ‘Long COVID’ bisa terjadi. Baik penyebab dan bagaimana cara mencegah kondisi ‘Long COVID’ masih belum diketahui.

Catatan studi Inggris terkait gejala, ada 12 persen orang yang masih mengidap gejala COVID-19 usai 30 hari terpapar Corona, dari total 4 juta orang.

Koma 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Mulai Bisa Gerakkan Tangan

0
Foto: Pangeran yang telah koma 15 tahun (Tangkapan layar, media sosial)

Rakhmad Hidayatulloh Permana – detikNews

Jumat, 23 Okt 2020 18:17 WIB

Riyadh – Seorang pangeran Saudi yang telah koma selama sekitar 15 tahun akhirnya memberikan setitik harapan untuk keluarganya minggu ini. Dia mulai bisa menggerakkan tangannya.

Dilansir The New Arab, Jumat (23/10/2020) Pangeran Al-Waleed bin Khalid Al-Saud menggerakkan tangannya menanggapi seseorang yang berbicara di samping tempat tidurnya. Adegan ini tampak dalam sebuah video yang viral di media sosial.

“Halo, hai,” kata orang itu kepada pangeran, mendorongnya untuk mengangkat dua jari. “Coba saya lihat, lebih tinggi, lebih tinggi!” katanya.

Pangeran Al-Waleed telah menggunakan ventilator sejak 2005 setelah menderita pendarahan otak dalam kecelakaan mobil saat menempuh studi di sebuah perguruan tinggi militer.

Sejak saat itu Pangeran Al-Waleed koma. Pada 2015, dokter yang merawatnya memutuskan untuk mencabut perangkat mesin pendukung hidupnya. Namun, ayahnya, Pangeran Khalid bin Talal Al Saud dan ibunya, Putri Mona Riad El Solh –yang merupakan putri pemimpin Lebanon– menolak hal itu.

Mereka tak mau menyerah dan bersikeras untuk memantau kondisinya dengan harapan bahwa suatu hari Pangeran Al-Waleed akan sadar.

Ayah Pangeran Al-Waleed, Pangeran Khalid termasuk di antara mereka yang ditahan selama 11 bulan karena mengkritik tindakan keras elite kerajaan. Pada 2017, puluhan pangeran termasuk Khalid, para pejabat dan taipan dipenjara di hotel Ritz-Carlton di Riyadh. Pangeran Khalid juga pernah ditangkap kembali sebentar pada 2018.

Sekeluarga di Solo Positif Corona, 17 Orang Sekampung Diisolasi ke SD

0
Ilustrasi pandemi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono)

Bayu Ardi Isnanto – detikNews

Rabu, 14 Okt 2020 18:37 WIB

Solo – Sebanyak 17 orang warga satu kampung di Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, menjalani isolasi di sebuah SD di kawasan setempat. Mereka merupakan tetangga dan kerabat dari empat pasien positif virus Corona atau COVID-19.

Lurah Gandekan, Arik Ramadani, mengatakan awalnya hanya satu orang yang diketahui positif COVID-19. Dia adalah orang tua dari seorang tenaga kesehatan di kampung itu.

“Awalnya orang tuanya yang diketahui positif COVID-19. Kemudian di-tracing, nakes itu juga kena, kemudian anaknya nakes dan satu pembantu rumah tangga. Jadi ada empat yang positif,” kata Arik saat dihubungi detikcom, Rabu (14/10/2020).

Empat orang itu telah dirawat di rumah sakit. Sementara hasil pelacakan lanjutan, ada 19 orang yang harus menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab.

“19 orang itu di-swab. Hasilnya dua orang negatif. Masih ada 17 orang yang diisolasi karena hasilnya belum keluar,” ujar dia.

Sebanyak 17 orang itu terpaksa diisolasi di sekolahan karena tidak memungkinkan menjalani isolasi mandiri. Sebab mereka tinggal di perkampungan yang padat penduduk.

“Kita sepakati untuk isolasi di sekolahan saja yang tempatnya memungkinkan. Karena di kampung mereka sangat padat, bahkan kebanyakan menggunakan kamar mandi umum,” katanya.

Dia memastikan kebutuhan logistik para warga yang dikarantina tercukupi. Warga sekitar juga turut membantu menyediakan sembako bagi tetangga mereka.

Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan kasus diketahui pertama kali pada 6 Oktober 2020. Dari satu orang pasien berkembang menjadi empat orang pasien.

“Awalnya memang dari satu keluarga. Untuk mencegah penularan maka kita isolasi warga sekitarnya. Inisiatif dari kelurahan ditempatkan di SD, karena memang tidak memungkinkan karantina mandiri,” katanya.

Hingga Rabu hari ini, akumulasi kasus COVID-19 di Solo mencapai 832 orang positif. Rinciannya, 117 orang isolasi mandiri, 59 orang dirawat di rumah sakit, 625 orang sembuh dan 31 orang meninggal dunia.