EKBIS

Bank Silicon Valley Bangkrut, Karyawan Sebut Sang CEO Bodoh!

Achmad Dwi Afriyadi – detikFinance
Selasa, 14 Mar 2023 09:43 WIB

Jakarta – Langkah yang telah ditempuh CEO Silicon Valley Bank Greg Becker membuat karyawan geram. Sebagaimana diketahui, bank yang membiayai perusahaan rintisan ini telah dinyatakan gagal.
Kegagalan Silicon Valley Bank ini menjadi kegagalan perbankan terbesar kedua di Amerika Serikat (AS).

Seorang karyawan Silicon Valley Bank mengaku tercengang oleh langkah Becker yang secara terbuka mengakui sejauh mana masalah keuangan bank. Hal itu disampaikan sebelum secara pribadi ia mengatur dukungan keuangan yang diperlukan untuk keluar dari badai.

Menurutnya, hal itu membuat kepanikan yang membuat konsumen berebut untuk menarik uangnya.

“Itu benar-benar bodoh,” kata karyawan yang bekerja di sisi manajemen aset Silicon Valley Bank yang dikutip dari CNN, Selasa (14/3/2023).

“Mereka sangat transparan. Ini kebalikan dari apa yang biasanya Anda lihat dalam sebuah skandal. Tapi transparansi dan kejujuran mereka berhasil,” sambungnya.

Becker dan timnya mengungkapkan pada Rabu malam sebuah harapan namun tidak ada komitmen pasti untuk meningkatkan modal sebesar US$ 2,25 miliar. Serta, penjualan aset sebesar US$ 21 miliar memicu kerugian sebesar US$ 1,8 miliar.

Berita itu memicu gelombang ketakutan di Silicon Valley. Banyak dari mereka panik dan menarik US$ 42 miliar pada Kamis lalu ketika saham Silicon Valley Bank anjlok 60%.

Menjelang penutupan bisnis, Silicon Valley Bank memiliki saldo kas negatif sekitar US$ 958 juta.

“Orang-orang terkejut betapa bodohnya CEO itu,” kata orang dalam Silicon Valley Bank.

“Anda menjalankan bisnis selama 40 tahun dan Anda memberi tahu saya bahwa Anda tidak dapat mengumpulkan US$ 2 miliar secara pribadi?” katanya.

Silicon Valley Bank tidak memberikan tanggapan. Namun, Becker dilaporkan telah meminta maaf kepada karyawan tentang situasi tersebut.

“Dengan sangat berat hati saya di sini untuk menyampaikan pesan ini,” kata Becker dalam pesan video kepada staf pada hari Jumat menurut laporan Reuters.

“Saya tidak bisa membayangkan apa yang ada di kepala Anda dan bertanya-tanya, Anda tahu, tentang pekerjaan Anda, masa depan Anda,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *