Positive SSL
Home Blog

918 Wisatawan Jalani Rapid Test di Puncak Bogor, 50 Orang Reaktif

0

M Solihin – detikNews

Kamis, 29 Okt 2020 15:51 WIB

Bogor – Sebanyak 918 wisatawan menjalani rapid test massal di Puncak Bogor. Dari jumlah tersebut 50 orang dinyatakan reaktif COVID-19.

Kadinkes Kabupaten Bogor Mieke Kaltarina mengatakan total wisatawan yang menjalani rapid test massal pada hari kedua libur panjang sebanyak 918 orang. Dari total 918, sebanyak 50 wisatawan dinyatakan reaktif dan diminta kembali dan melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab.

“Total wisatawan yang kita rapid di tiga titik sebanyak 918 orang. Hasilnya sebanyak 50 orang reaktif,” kata Mieke, Kamis (29/10/2020).

Mieke menjelaskan, ratusan wisatawan tersebut menjalani tes rapid yang digelar Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor di tiga titik, yakni di area parkir gerbang masuk lokasi wisata Twlaga warna Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, kantor Kecamatan Megamendung dan area parkir masjid Harakatul Jannah di simpang Gadog, Bogor.

“Yang reaktif rata-rata berasal dari luar Kabupaten Bogor. Ada dari Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang,” kata Mieke.

“Mereka yang reaktif langsung kita tindaklanjuti dengan swab. Kemudian mereka kita tidak melanjutkan perjalanan dan lakukan isolasi mandiri sambil menunggu swab. Kita catat by name by adress, kita akan koordinasi dengan Dinkes tempat tinggal mereka,” jelas Mieke.

Diberitakan sebelumnya, satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test di simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2020). Sedikitnya ada 17 wisatawan yang dinyatakan reaktif usai jalani tes rapid. Mereka yang reaktif, kemudian diminta pulang kembali dan melakukan isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Mikeu Kaltarina mengatakan, rapid massal yang dilakukan secara acak ini dilakukan sebagai antisipasi sebaran COVID-19 di musim libur. Mereka yang dinyatakan reaktif setelah rapid test, kemudian diminta pulang dan melakukan isolasi mandiri.

Hingga pukul 11.00 WIB, kata Mieke, sebanyak 17 wisatawan asal Jakarta dan Tangerang dinyatakan reaktif.

“Yang sudah menjalani rapid test sejauh ini ada 300 orang, yang dinyatakan reaktif ada 17 orang. Merekabkita minta pulang dan melakukan isolasi mandiri. Kita akan koordinasi dengan Dinkes di tempat tinggal mereka,” kata Mieke di Puncak, Kamis (29/10/2020).

Komentari Tur Asia Pompeo, China Sebut AS Paksa Negara-negara Memihak

0

Rita Uli Hutapea – detikNews

Kamis, 29 Okt 2020 15:54 WIB

Jakarta – Pemerintah China mengomentari kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo ke Sri Lanka yang merupakan rangkaian dari turnya ke Asia, termasuk Indonesia. China menyinggung tindakan pejabat-pejabat AS yang disebutnya memaksa negara-negara kecil untuk memihak.

“Sangat khas dari beberapa pejabat AS memaksa negara-negara kecil dan menengah untuk memihak,” kata Wang Wenbin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China ketika mengomentari kunjungan Pompeo ke Sri Lanka.

Sebelum kunjungan tersebut, dilaporkan bahwa Amerika Serikat mungkin akan meminta negara Asia Selatan itu untuk membuat pilihan sulit terkait hubungannya dengan China.

Wang menekankan bahwa China dan Sri Lanka adalah tetangga yang secara tradisional bersahabat.

“Kedua negara telah mengembangkan hubungan bilateral dengan mengingat Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai, dan bekerja sama berdasarkan pijakan yang sama dan saling menguntungkan, yang secara substansial telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sri Lanka,” kata Wang seperti diberitakan media China, Xinhua, Kamis (29/10/2020).

“Ini adalah fakta yang tidak bisa digoyahkan dengan cara apapun,” ujarnya.

“Kami akan terus bekerja dengan Sri Lanka untuk memperdalam dan memperluas kemitraan kerjasama strategis bilateral, memberikan manfaat bagi kedua bangsa, dan berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas regional,” tandasnya.

Wang menambahkan bahwa dia telah menemukan sebuah artikel yang ditulis oleh seorang diplomat Sri Lanka , yang mengatakan bahwa negara tersebut akan menangani hubungan luar negeri sesuai dengan Konstitusi, undang-undang dan keinginan rakyat, dan tidak memerlukan ceramah eksternal tentang pemerintahan negara.https://cd506be86d27f122b0426bb2fc8e13ca.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Diketahui bahwa Pompeo saat ini tengah melakukan kunjungan ke Indonesia, yang merupakan rangkaian perjalanannya ke India, Sri Lanka dan Maladewa pada 25-30 Oktober 2020.

Kunjungan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China dalam mencari dukungan negara-negara di Asia, khususnya soal konflik Laut China Selatan, yang diklaim sebagai wilayah milik China. Klaim tersebut ditentang oleh banyak negara, termasuk Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri AS, dijelaskan bahwa kunjungan Pompeo ke Indonesia untuk “menegaskan visi kedua negara tentang Indo-Pasifik yang bebas terbuka.”

AS Dukung Reformasi Ekonomi RI dan Pemberantasan Korupsi

0
Menlu RI Retno Marsudi dengan Menlu AS, Mike Pompeo (dok. Istimewa)

Rahel Narda Chaterine – detikNews

Kamis, 29 Okt 2020 15:07 WIB

Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Mike Pompeo tiba di Indonesia hari ini. Dalam pertemuan bersama Menlu RI Retno Marsudi, Mike mendukung agenda reformasi ekonomi di Indonesia.

“Seperti yang saya katakan, setiap negara yang ingin menyejahterakan rakyatnya, sektor swasta membutuhkan insentif yang tepat sebelum kita bisa masuk. Agenda reformasi Indonesia sangat membantu dalam hal ini,” kata Mike dalam telekonferensi virtual berbahasa Inggris kepada wartawan, Sabtu (29/10/2020).

Mike berharap Indonesia dapat terus mengambil langkah yang semakin meningkatkan transparansi serta pemberantasan korupsi.

“Kami berharap Anda akan terus mengambil langkah untuk menghalangi dan memberantas korupsi, meningkatkan transparansi,” ujarnya.

Selain itu, Mike mengatakan bahwa negara sebesar Indonesia dan Amerika harus dapat lebih banyak melakukan kerja sama dan investasi, khususnya di sektor digital dan infrastruktur. Mike pun sedang mengusahakan hal tersebut.

“Kami setuju bahwa kedua negara dengan skala ekonomi sebesar negara kami, harus melakukan lebih banyak kerja sama bersama. Harus ada lebih banyak investasi di sini di Amerika Serikat, terutama energi digital dan sektor infrastruktur,” kata Mike.

“Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu mewujudkannya dalam beberapa minggu ini,” sambungnya.

Seperti diketahui, Mike Pompeo tiba di Jakarta sebagai kunjungan penutup dari turnya ke empat negara di kawasan Asia. Dalam kunjungannya, Mike mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menlu Retno Marsudi.

“Selamat datang kembali di Jakarta. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menerima Anda kembali di Indonesia setelah kunjungan terakhir Anda dua tahun lalu,” kata Retno,” kata Retno dalam telekonferensi virtual tadi.

Usai menemui Retno, Mike kemudian bertemu dengan Presiden Jokowi. Pompeo bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.

Pompeo tiba di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Jokowi dan Pompeo tampak mengenakan masker dan jas.

Jokowi mengajak Pompeo berkeliling ruangan di gedung utama Istana Kepresidenan Bogor. Keduanya juga melambaikan tangan di beranda Istana Bogor.

Anaknya Hampir Tewas karena Main TikTok, Ibu Ini Beri Peringatan di Medsos

0

Vina Oktiani – wolipop 

Kamis, 29 Okt 2020 10:00 WIB

Jakarta – TikTok adalah salah satu media sosial yang tengah banyak digandrungi saat ini. Media sosial tersebut banyak mengeluarkan tren-tren baru yang kemudian diikuti oleh banyak orang. Namun sayang tidak semua tren yang viral di media sosial tersebut patut dicontoh atau ditiru. Bahkan beberapa tren bisa menjadi sangat berbahaya dan menyebabkan pengikutnya kehilangan nyawa, seperti yang satu ini.

Seorang ibu asal Filipina baru saja menceritakan kisahnya sekaligus memberikan peringatan kepada para orangtua lain untuk mengawasi sang anak, terutama ketika mereka bermain TikTok. Seperti dikutip dari Asia One, wanita bernama Mara Ordinario itu membagikan pengalaman mengerikannya ketika menemukan bekas jeratan di leher sang anak melalui akun Facebook pada Jumat (23/10/2020).

Anak perempuannya yang masih berusia 4 tahun itu awalnya melihat sebuah video di TikTok. Video tersebut memperlihatkan seorang anak yang menggantung dirinya sendiri. Tidak mengerti akan bahayanya, sang anak perempuan itu lalu mencoba meniru adegan di video TikTok yang dilihatnya itu.

Sang anak lalu menggunakan kabel tarik tirai di kamarnya untuk melilit lehernya sebanyak tiga kali. Setelahnya sang anak lalu melompat. Untung saja ketika kejadian tersebut sang ibu, Mara, tengah berada di sana.

“Terimakasih Tuhan saya ada di sana ketika hal itu terjadi. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika saya tidak ada di sana saat itu?,” tulisnya di unggahan Facebooknya yang diberi judul ‘No More TikTok for Freya!’

Tak hanya itu saja, Mara juga mengunggah foto dari leher sang anak yang terlihat memerah akibat jeratan kabel tarik tirai tersebut. Mara lalu memperingatkan para orangtua lain untuk selalu menjaga dan mengawasi putra putrinya agar kejadian semacam ini tidak terulang kembali.

“Anak perempuan 4 tahun saya yang tidak bersalah hampir kehilangan nyawanya karena beberapa video bodoh TikTok. Jadi teman-teman, tolong, tolong, perhatikan baik-baik anak kita serta apa yang mereka tonton,” tambah keterangan unggahan tersebut.

Unggahan tersebut kemudian menjadi viral dan telah dibagikan lebih dari 4,3 ribu kali serta memperoleh 1,4 ribu komentar. Tidak sedikit yang sependapat dengan Mara dan mengatakan bahwa orangtua perlu membatasi penggunaan media sosial bagi anak-anaknya.

“Jadi anak-anak sebaiknya tidak menggunakan facebook. Saya hanya mengizinkan mereka menggunakan messenger kids saat mereka bermain game di komputer sehingga kami dapat melihat apa yang mereka mainkan,” komentar salah seorang netizen.

Samsung Kembali Jadi Raja HP, Realme Melesat Tinggi

0

Adi Fida Rahman – detikInet

Jumat, 30 Okt 2020 07:00 WIB

Jakarta – Samsung kembali dikukuhkan sebagai raja handphone (HP) global. Sementara Realme mampu melesat tinggi.

Demikian laporan riset pasar ponsel dunia kuartal ketiga 2020 yang baru saja dirilis Counterpoint. Mereka melihat adanya tanda-tanda pemulihan pasar setelah terhantam COVID-19.

Jika dibandingkan periode sebelumnya tahun lalu, pasar ponsel turun 4%. Tapi bila membandingkannya dengan kuartal kedua 2020, terjadi pertumbuhan 32%. Ada sebanyak 366 juta unit ponsel yang dikapalkan sepanjang Juli hingga September.

Mulai pulihnya pasar AS, India dan Amerika Latin ditengarai menjadi faktor pendorong. Kebijakan lockdown yang berkurang dan dilonggarkan telah meningkatkan penawaran maupun permintaan.

“Kondisi lockdown yang berkurang di semua pasar utama membuka jalan bagi ekspor dan impor, sehingga merampingkan rantai pasokan lagi. Selain itu, permintaan yang terpendam karena lockdown membantu pasar smartphone pulih. Masalah pasokan diselesaikan karena unit manufaktur di China dan Vietnam telah mulai beroperasi pada level normal mereka, sementara di India , mereka beroperasi pada level 80% sebelum COVID. Di pasar seperti AS dan Eropa, lonjakan ‘kembali ke sekolah’ membantu pasar untuk pulih kuartal ketiga,” jelas Tarun Pathak, Associate Director Counterpoint dalam keterangan resminya.

Sang Penguasa Pasar

Samsung mendapat kembali posisi teratas. Sebanyak 79,8 juta unit telah dikapalkan, ini pengiriman tertinggi yang pernah dilakukan Samsung dalam tiga tahun terakhir.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini berhasil tumbuh 47% QoQ dan 2% YoY. Samsung berhasil pulih di pasar India, Eropa Barat dan LATAM. Pertumbuhan ini didorong oleh model baru mereka, yakni Galaxy Note 20 dan Galaxy A-series. Di India, Samsung berhasil menyalip Xiaomi berkat kesuksesan series M.

Huawei yang sebelumnya berada di posisi puncak tergeser menjadi runner-up. Pangsa pasar mereka tergerus dari 20% pada Q2 2020 menjadi 14% pada Q3 2020.

Kendati belum masuk lima besar pasar ponsel global, pengiriman Realme tumbuh 132% QoQ. Counterpoint menilai Realme menjadi merek tercepat pertumbuhannya di dunia, mencapai 50 juta pengiriman sejak kehadirannya. Pencapaian tersebut melampaui pemain top global, seperti Samsung, Apple, Huawei dan Xiaomi.

Xiaomi tumbuh 75% QoQ sehingga menguasai 13% market share. Keberhasilan ini mampu mengeser Apple ke posisi empat. Perusahaan besutan Lei Jun ini mengalami pertumbuhan yang sangat baik di kampung halamannya berkat serangkaian kampanye dan promosi selama perayaan 10 tahun pada Agustus lalu.

Selain itu Xiaomi mampu tampil gemilang di pasar barunya LATAM, Eropa dan MEA. Bisnis mereka di Asia Tenggara pun berkinerja baik terutama di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Filipina dan Vietnam.

Sedikit menyinggung Apple, raksasa asal Cupertino ini mengalami penurunan 7% YoY di Q3 2020 karena mereka menunda peluncuran iPhone tahunannya dari Q3 ke Q4. Kemungkinan besar kinerja Apple akan bangkit kembali pada Q4 2020 dengan peluncuran seri iPhone 12 yang didukung 5G.

Hampir Penuhi Kesepakatan, China Borong Produk Pertanian AS

0

Danang Sugianto – detikFinance

Minggu, 25 Okt 2020 22:45 WIB

Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan, China secara substansial telah meningkatkan pembelian barang pertanian AS dan menerapkan 50 dari 57 komitmen teknis. Itu merupakan bagian dari kesepakatan perdagangan yang dilakukan kedua negara pada Januari siang yang bertujuan untuk menurunkan hambatan struktural terhadap impor AS.

Melansir Reuters, Minggu (25/10/2020) dalam pernyataan bersama, kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) dan Departemen Pertanian AS (USDA) mengatakan China telah membeli lebih dari US$ 23 miliar barang pertanian AS hingga saat ini. Angka itu sekitar 71% dari target yang ditetapkan di bawah apa yang disebut Tahap 1 kesepakatan.

“Sejak perjanjian mulai berlaku delapan bulan lalu, kami telah melihat peningkatan luar biasa dalam hubungan perdagangan pertanian kami dengan China, yang akan menguntungkan petani dan peternak kami di tahun-tahun mendatang,” kata Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dalam sebuah pernyataan.

Kesepakatan itu telah meredakan perang dagang antar kedua negara tersebut. Namun perselisihan mengenai hak asasi manusia, krisis COVID-19, dan teknologi telah membuat ketegangan kembali meningkat. Sehingga potensi perdamaian antara AS dan China masih diragukan.

Pertanian adalah salah satu dari empat area di mana China berjanji untuk meningkatkan pembelian barang dan jasa AS. Banyak ahli mempertanyakan apakah China akan memenuhi target keseluruhannya tahun ini, mengingat ada kebijakan lockdown yang dilakukan tahun ini terkait wabah pandemi COVID-19.

Dalan laporan tersebut menunjukkan penjualan jagung AS ke China terbilang luar biasa tinggi. Penjualan ke China telah mencapai puncak tertinggi sepanjang sejarah AS yakni 8,7 juta ton. Sementara penjualan kedelai AS untuk tahun pemasaran 2021 ke China mencapai dua kali lipat dari 2017.

Ekspor sorgum AS ke China dari Januari hingga Agustus 2020 mencapai US$ 617 juta, naik dari periode yang sama di 2017 sebesar US$ 561 juta.

Ekspor daging babi AS ke China mencapai rekor tertinggi sepanjang masa yang hanya dicapai dalam lima bulan pertama tahun 2020. Lalu ekspor daging sapi dan produk daging sapi AS ke China hingga Agustus 2020 sudah lebih dari tiga kali lipat dari total capaian di 2017.

Selain produk-produk itu, USDA mengharapkan penjualan 2020 ke China memecahkan rekor juga untuk produk pertanian AS lainnya termasuk makanan hewan, jerami alfalfa, kemiri, kacang tanah, dan makanan siap saji.

Spanyol Umumkan Keadaan Darurat Nasional Akibat Lonjakan COVID

0

Dwi Andayani – detikNews

Senin, 26 Okt 2020 00:23 WIB

Jakarta – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan status keadaan darurat nasional. Status ini ditetapkan untuk menekan gelombang kedua kasus virus Corona.

Dilansir AFP, Senin (26/10/2020) keadaan darurat nasional ini diumumkan pada Minggu, dan akan berlangsung hingga awal Mei. Salah satu pembatasan yang dilakukan yaitu pemberlakuan jam malam di seluruh Spanyol kecuali Kepulauan Canary.

“Situasi yang kami alami sangat ekstrim,” kata Sanchez dalam pidato yang disiarkan, setelah rapat kabinet yang diadakan untuk membahas krisis.

Langkah-langkah darurat disebut, datang sebagai tanggapan atas seruan dari daerah-daerah untuk memberlakukan jam malam guna memerangi lonjakan kasus virus Corona.

Seruan ini dilakukan setelah Spanyol pada Rabu menjadi negara Eropa pertama yang mencatat lebih dari satu juta kasus virus.

Corona Jahat, Ini Daftar Perusahaan Ritel yang Gulung Tikar

0

Herdi Alif Alhikam – detikFinance

Minggu, 25 Okt 2020 10:36 WIB

Jakarta – Virus Corona yang telah melanda sejak awal tahun memberikan pukulan telak ke dunia bisnis. Pembatasan sosial diberlakukan di seluruh penjuru dunia demi menekan laju penyebaran virus ini.

Upaya pembatasan sosial ini sangat berdampak pada sektor ritel, karena tidak mendapatkan untung dari penjualan di tokonya. Alhasil, sederet perusahaan ritel pun telah mengajukan kebangkrutan dan menutup toko-tokonya.

Beberapa di antaranya pun merupakan nama-nama besar secara global. Berikut ini sederet perusahaan ritel yang terpaksa menutup tokonya karena Corona, dirangkum detikcom, Minggu (25/10/2020).

1. NPC International
Perusahaan ini adalah pemegang hak dari 1.200 gerai Pizza Hut dan 400 restoran Wendy’s di seluruh AS. NPC International bangkrut karena lockdown yang dilakukan imbas virus Corona.

Mereka memiliki beban utang yang besar, ditambah lagi dengan meningkatnya biaya tenaga kerja dan makanan. Perusahaan meminta perlindungan kebangkrutan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan portofolio restoran sehingga berada pada posisi terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh negeri.

2. Lucky Brand
Perusahaan denim ini mengajukan kebangkrutan pada 3 Juli, pandemi dinilai sangat memengaruhi penjualan di semua saluran. Lucky Brand akan segera menutup 13 dari sekitar 200 toko di Amerika Utara, yang sebagian besar di mal.

Rencananya melalui proses perlindungan kebangkrutan jajaran direksi perusahaan akan menjual Lucky Brand kepada SPARC Group, pemilik Nautica dan Aéropostale.

3. Brooks Brothers
Ritel pakaian andalan 40 presiden AS ini mengajukan kebangkrutan pada 8 Juli. Perusahaan yang berdiri sudah 200 tahun ini bangkrut karena kalah saing dengan modal pakaian kasual yang lebih trendi untuk bekerja.

Belum lagi dengan adanya virus Corona yang membuat permintaan pakaian kerja formal menurun karena masyarakat banyak bekerja dari rumah.
Brooks Brothers telah mengevaluasi berbagai opsi strategis, termasuk penjualan perusahaan. Perusahaan juga sedang melakukan proses penutupan permanen 20% dari 250 toko di AS.

4. Sur La Table
Penyedia peralatan dapur kelas atas dan kelas memasak ini mengajukan perlindungan kebangkrutan pada 8 Juli. Perusahaan yang berusia 50 tahun ini terganggu bisnisnya karena adanya lockdown.

Meskipun orang semakin sering memasak di rumah dan membutuhkan persediaan dapur. Sur La Table terluka oleh penutupan toko sementara yang dipicu oleh pandemi. Kinerja buruk, akhirnya perusahaan menutup sekitar setengah dari 120 toko di AS.

5. Muji
Ritel penjual dekorasi minimalis dari Jepang ini mengajukan kebangkrutan pada 9 Juli. CEO Muji Satoshi Okazaki mengatakan perusahaan telah merasakan dampak buruk pandemi COVID-19 pada ritel di dalam toko dan sedang menutup sejumlah kecil toko di AS. Muji berencana untuk memfokuskan upayanya pada penjualan online.

“Kami akan memastikan kesehatan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup perusahaan di masa depan. Muji berkomitmen untuk melayani pelanggannya di pasar dan menyediakan produk dan pengalaman berkualitas tinggi di masa depan,” kata juru bicara perusahaan.

6. RTW Retailwinds
Pemilik ritel wanita, New York & Co ini mengajukan kebangkrutan pada 13 Juli. RTW Retailwinds, yang memiliki hampir 400 toko dan 5.000 karyawan, mengatakan dapat menutup sebagian besar toko setelah penjualan likuidasi selesai.

Seperti yang lain, mereka menyalahkan keruntuhannya pada lingkungan ritel yang sudah menantang ditambah dengan dampak pandemi yang menyebabkan kesulitan keuangan yang signifikan.

7. Heritage Brands
PVH Corp (PVH) perusahaan yang memiliki Calvin Klein dan Tommy Hilfiger, tidak mengajukan kebangkrutan tetapi mengumumkan penutupan substansial dan PHK unit Heritage Brands pada 14 Juli.

Toko-toko Van Heusen dan Izod Golf adalah bagian dari Heritage dan menjual produk sembako di mal-mal outlet AS. Secara total, itu menutup keseluruhan dari 162 jejak toko dan PVH merumahkan 12% dari total tenaga kerjanya, yang berjumlah sekitar 450 pekerjaan.

8. Grup Ritel Ascena
Pemilik Ann Taylor, LOFT, Lane Bryant dan toko pakaian wanita lainnya mengajukan kebangkrutan pada Kamis yang lalu. Ascena berada dalam kesulitan keuangan yang mendalam bahkan sebelum pandemi.

Mereka melaporkan laba operasi positif direngkuh hanya dalam satu tahun pada lima tahun terakhir dan telah melaporkan kerugian operasi sejak musim panas 2014.

Ascena menutup semua dari sekitar 300 toko Catherines, sejumlah. Pada 1 Februari, ia memiliki 2.764 toko yang tersebar di antara berbagai merek dan mengalami penurunan sebanyak 600 toko sejak awal Agustus.

9. Lord & Taylor
Lord & Taylor menyatakan kebangkrutan pada 2 Agustus 2020. Kebangkrutan itu setelah perusahaan mengumumkan 24 lokasi tokonya ditutup. Pekan berikutnya 38 tokonya akan dilikuidasi.

Perusahaan ini pernah menjadi andalan fashion kelas atas. Pada 2012 Hudson’s Bay Company mengakuisisi Lord & Taylor. Setelah itu pada tahun 2019 dijual senilai US$ 75 juta ke Le Tote, Inc., sebuah layanan langganan sewa busana.

10. Tailored Brands
Pemilik merek Men’s Wearhouse dan Jos. A. Bank menyatakan bangkrut pada 3 Agustus 2020 setelah pandemi virus Corona mengurangi permintaan pakaian kantor.

Tailored Brands ada Juni lalu telah memprediksi mereka akan masuk ke daftar kebangkrutan ritel. Beberapa minggu kemudian, perusahaan mengatakan 500 toko akan ditutup dari total 1.500 toko dan mengumumkan akan mem-PHK 20% pegawainya.

11. Stein Mart
Stein Mart menyatakan kebangkrutan pada 12 Agustus 2020 dan akan menutup hampir 300 tokonya dalam beberapa bulan mendatang.

Perusahaan berusia 112 tahun itu mengatakan kebangkrutannya disebabkan oleh pandemi virus Corona.

Sejak Juni lalu, Stein Mart telah mengalami kesulitan keuangan akibat pandemi virus Corona. Namun, perusahaan terus berupaya agar bisa terus beroperasi untuk tahun depan.

10 Negara dengan Kematian COVID-19 Tertinggi di Asia, Indonesia Urutan ke-3

0
Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)

Minggu, 25 Okt 2020 11:59 WIB

Ayunda Septiani – detikHealth

Jakarta – Kasus penularan virus Corona COVID-19 di dunia masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Total hingga hari ini, virus Corona sudah menginfeksi lebih dari 42 juta jiwa di dunia, 1 juta diantaranya meninggal, dan sembuh 31 juta jiwa.

Beberapa negara Asia termasuk yang paling terdampak pandemi COVID-19. Seperti India, yang mencatat 100 ribu lebih kematian. Dikutip dari laman Worldometers, hingga hari ini, Minggu (25/10/2020) India mencatat ada 118.567 kematian.

Indonesia juga masuk dalam daftar 10 negara Asia dengan kasus kematian Corona tertinggi per Minggu (25/10/2020). Berdasarkan data terakhir, Sabtu (24/10/2020), Indonesia mencatatkan penambahan kasus kematian sebanyak 128 kasus, sehingga total kasus kematian keseluruhan adalah 13.205.

Berikut daftar 10 negara Asia dengan kasus kematian COVID-19 tertinggi, dikutip dari Worldometers Sabtu (25/10/2020).

1. India

Total kasus: 7.863.892
Kematian: 118.567

2. Iran

Total kasus: 562.705
Kematian: 32.320

3. Indonesia

Total kasus: 385.980
Kematian: 13.205

4. Irak

Total kasus: 449.153
Kematian: 10.568

5. Turki

Total kasus: 359.784
Kematian: 9.727

6. Filipina

Total kasus: 367.819
Kematian: 6.934

7. Pakistan

Total kasus: 327.895
Kematian: 6.736

8. Bangladesh

Total kasus: 397.507
Kematian: 5.780

9. Arab Saudi

Total kasus: 344.552
Kematian: 5.281

10. China

Total kasus: 85.790
Kematian: 4.634

3 Fakta Menarik Gramedia Taman Anggrek yang Mau Tutup Toko

0

Herdi Alif Alhikam – detikFinance

Senin, 26 Okt 2020 19:00 WIB

Jakarta – Toko buku Gramedia di Mal Taman Anggrek akan segera ditutup. Hal itu dilakukan karena manajemen memutuskan untuk tidak memperpanjang sewa toko di mal tersebut.

Kini toko sedang bersiap-siap untuk melakukan penutupan. Dari pantauan detikcom, Senin (26/10/2020), para karyawan mulai melakukan pengosongan toko. Berikut ini 3 fakta pentingnya:

1. Situasi Terkini
Dari pantauan detikcom, para karyawan Gramedia sibuk lalu lalang melakukan pengepakan produk-produk yang ada.

Nampak rak-rak yang sedianya digunakan untuk menampilkan buku untuk dijual pun sudah kosong. Hampir semua buku sudah selesai dilakukan pengepakan.

Di dalam toko pun sudah nampak beberapa tumpukan produk yang dipak di dalam kardus. Ada juga produk yang dimasukkan ke dalam karung.

2. Masih Layani Pembeli?
Menurut salah satu karyawan, toko itu tak lagi melayani pembelian produk. Hari ini toko tersebut sedang melakukan persiapan penutupan. Pengosongan toko sedang dilakukan dengan melakukan pengepakan produk.

“Sudah tutup, sekarang kita cuma siap-siap ini lagi dipak-pakin barangnya. Sekarang udah nggak bisa beli,” kata seorang karyawan.

detikcom juga sudah mencoba memastikan informasi ini ke manajemen Gramedia. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.

3. Alasan Penutupan Toko
Sebelumnya, Corporate Secretary Gramedia Yosef Adityo menjelaskan pihaknya tidak memperpanjang sewa toko di Mal Taman Anggrek lantaran sudah ada banyak gerai Gramedia di sekitar mal.

Konsumen diarahkan untuk berbelanja di gerai Gramedia yang ada di sekitar Mal Taman Anggrek. Pelanggan juga bisa memesan produk Gramedia secara online.

“Karena sudah ada di Central Park dan Ciputra,” kata dia melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (25/10/2020).