Positive SSL
Home Blog

Partai Demokrat Tak Akui Moeldoko sebagai Ketum: KLB Ilegal!

0
Herman Khaeron (Ari Saputra/detikcom)

Tim detikcom – detikNews

Jumat, 05 Mar 2021 16:34 WIB

Deli Serdang – Acara yang diklaim sebagai kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat (PD) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum (ketum). Partai Demokrat tidak mengakui Moeldoko sebagai ketum dan menegaskan KLB Demokrat di Deli Serdang itu ilegal.

“Tidak mengakuilah, karena memang tidak ada unsur yang menyebabkan itu disebut sebagai KLB. Harus memenuhi suara DPD dua pertiga, harus memenuhi suara DPC 50 persen dari seluruh DPC yang ada. Itu kan tidak terpenuhi,” kata Ketua BPOKK Demokrat Herman Khaeron, kepada wartawan, Jumat (5/3/2021).

“Dan itu orang-orang yang nggak jelas di bawa ke sana, berkumpul kemudian seolah-olah mengatasnamakan KLB Partai Demokrat, di mana? Disebut ilegal, itu kan ilegal,” imbuhnya.

Herman menegaskan kepengurusan Demokrat di mana Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketum adalah sah. Dia menekankan kepengurusan tersebut sudah memiliki legitimasi dari Kementerian Hukum dan HAM, tak seperti KLB Demokrat di Sumut.

“Ya kami kan sudah jelas memiliki legitimasi dari Kementerian Hukum dan HAM, baik AD/ART maupun pengurus sudah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Kami itu tidak dalam kondisi kekosongan, kami sudah punya legitimasi,” sebut Herman.

“Kongres V Jakarta sudah sah. Bahwa kemudian mereka mengatasnamakan, kalau ilegal, ya ilegallah. Kecuali kalau mereka akan membuat partai, silakan, itu hak mereka,” sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, KLB Demokrat yang diklaim sepihak oleh segelintir orang memutuskan Moeldoko sebagai ketum terpilih. Hal ini didasari voting yang dilakukan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang.

“Kongres Luar Biasa Partai Demokrat menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan pertama, dari calon kedua tersebut atas voting berdiri, maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2021-2025,” kata pimpinan sidang Jhoni Allen Marbun saat membacakan putusan sidang pleno di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Jumat (5/3).

Lansia Batal Divaksin COVID-19 Meski Sudah Daftar? Ini Kemungkinannya

0
Antrean vaksin COVID-19 lansia (Foto: Pradita Utama)

Sabtu, 27 Feb 2021 05:27 WIB

Vidya Pinandhita – detikHealth

Jakarta – Vaksinasi COVID-19 untuk lansia berlangsung mulai 17 Februari 2021. Akan tetapi, hanya lansia yang memenuhi syarat kesehatan tertentu yang diperbolehkan disuntik vaksin.

Setelah rampung pendaftaran online, lansia yang memenuhi syarat kesehatan dipersilakan hadir ke rumah sakit atau puskemas yang dipilih.

Namun, skrining kesehatan akan dilakukan lagi sebelum lansia disuntik vaksin. Jika ketahuan tidak memenuhi syarat, lansia akan diminta menunda vaksinasi.

Dokter dari RSUD Kramat Jati, Laily Rachmawati menyebutkan, ada 2 jenis tindak lanjut untuk lansia yang tidak lolos skrining. Jika memungkinkan, lansia akan diminta menunggu sementara waktu di rumah sakit.

Jika dalam hitungan jam kondisinya membaik, lansia diperbolehkan disuntik vaksin di hari yang sama. Misalnya, lansia dengan tensi yang terlalu tinggi akan diminta coba menunggu selama beberapa jam, sampai tensinya norma kembali.

Namun jika masalah tidak bisa diatasi dalam 1 hari, misalnya gula darah terlalu tinggi, lansia akan diminta pulang dan kontrol ke dokter lebih dulu.

“Ke lain hari di lain kesempatan, diminta untuk konsultasi dulu ke dokter spesialis penyakit dalam. Tadi 1 orang gula darahnya tidak terkontrol, tinggi banget. Kita anjurkan yang bersangkutan ke spesialis penyakit dalam dulu. Di-maintain dulu gula darahnya. Lalu penjadwalan ulang,” terangnya pada detikcom, Jumat (26/2/2021).

Selain gula darah, dr Laily menyebutkan, lansia yang menerima vaksin COVID-19 harus dalam keadaan benar-benar sehat, tidak ada gejala penyakit apa pun, tidak mengalami gejala ISPA dalam 7 hari terakhir, dan memiliki tensi di bawah 180/100 mmHg.

IMB Resmi Dihapus dan Diganti dengan PBG, Apa Itu?

0
Foto: Pradita Utama

Soraya Novika – detikFinance

Sabtu, 27 Feb 2021 12:00 WIB

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menghapus aturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sebelumnya diatur dalam Undang-undang No.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Sebagai gantinya, ada ketentuan baru yang diberi nama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Aturan mengenai PBG ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

PP ini merupakan beleid turunan dari UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau UU Cipta Kerja (UU Ciptaker) Pasal 24 dan Pasal 185 huruf b.

Dengan berlakunya PP ini, maka Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 45321, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Lalu, apa itu PBG?

“Persetujuan Bangunan Gedung yang selanjutnya disingkat PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik Bangunan Gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat Bangunan Gedung sesuai dengan standar teknis Bangunan Gedung,” demikian bunyi poin 17 pasal 1 PP 16/2021 itu dikutip detikcom, Sabtu (27/2/2021).

Untuk sedikit perbandingan, PP 36/2005 yang mengatur soal IMB lebih menekankan keharusan memiliki izin sebelum membangun gedung. Berikut bunyi pasal 14 PP 36/2005:

(1) Setiap orang yang akan mendirikan bangunan gedung wajib memiliki izin mendirikan bangunan gedung.

(2) Izin mendirikan bangunan gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh pemerintah daerah, kecuali bangunan gedung fungsi khusus oleh Pemerintah, melalui proses permohonan izin mendirikan bangunan gedung.

(3) Pemerintah daerah wajib memberikan surat keterangan rencana kabupaten/kota untuk lokasi yang bersangkutan kepada setiap orang yang akan mengajukan permohonan izin mendirikan bangunan gedung.

Sedangkan PP 16/2021 ini lebih mengatur mengenai fungsi dan klasifikasi Bangunan Gedung, Standar Teknis, proses penyelenggaraan bangunan gedung, sanksi administratif, peran masyarakat dan pembinaan. Adapun penekanannya lebih kepada fungsi bangunan ketimbang izin.

Siapapun yang ingin mendirikan bangunan harus mencantumkan fungsi bangunan dalam PBG. Fungsi bangunan itu meliputi fungsi hunian, fungsi keagamaan, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya dan fungsi khusus.

Resmi! Ini 21 Mobil yang Dapat Keringanan PPnBM 0%

0
Daftar mobil yang dapat keringanan PPnBM nol persen (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Tim Detikcom – detikOto

Sabtu, 27 Feb 2021 11:37 WIB

Jakarta – Kementrian Perindustrian akhirnya merilis daftar mobil yang mendapat keringanan PPnBM 0% per Maret 2021. Total ada 21 jenis mobil masuk dalam daftar tersebut.

Daftar 21 mobil yang mendapat keringanan PPnBM 0% per Maret tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Ditanggung Oleh Pemerintah Pada Tahun 2021.

Sebagaimana diketahui pemerintah memang telah menyetujui relaksasi PPnBM untuk tahun 2021 ini. Relaksasi tersebut dibagi dalam tiga periode.

Tahap pertama akan diberikan insentif PPnBM sebesar 100% dari tarif, atau PPnBM 0%. Kemudian diikuti insentif PPnBM sebesar 50% dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua.

Pada tahap ketiga pemerintah berikan insentif PPnBM 25% dari tarif. Evaluasi besaran insentif ini akan dilakukan setiap 3 bulan.

Adapun kategori mobil yang mendapat PPnBM adalah sebagai berikut:

1. Mobil dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc berpenggerak dua roda atau 4×2.

2. Sedan dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021 yang ditandatangani 26 Februari 2021, ada 21 jenis kendaraan yang mendapatkan keringanan PpnBM.

Daftar kendaraan yang mendapat PPnBM 0%:

  1. Toyota Yaris (semua varian)
  2. Toyota Vios (semua varian)
  3. Toyota Sienta (semua varian)
  4. Daihatsu Xenia (semua varian)
  5. Toyota Avanza (semua varian)
  6. Daihatsu Grand Max Minibus (semua varian)
  7. Daihatsu Luxio (semua varian)
  8. Daihatsu Terios (semua varian)
  9. Toyota Rush (semua varian)
  10. Toyota Raize (semua varian)
  11. Daihatsu Rocky (semua varian)
  12. Mitsubishi Xpander (semua varian)
  13. Mitsubishi Xpander Cross (semua varian)
  14. Nissan Livina (semua varian)
  15. Honda Brio RS (semua varian)
  16. Honda Mobilio (semua varian)
  17. Honda BRV (semua varian)
  18. Honda HRV (semua varian)
  19. Suzuki Ertiga (semua varian)
  20. Suzuki XL7 (semua varian)
  21. Wuling Confero (semua varian)

Realisasi untuk relaksasi PPnBM mobil diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 11 Februari. “Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit,” kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa waktu lalu, dikutip dari Antara.

Mutasi ‘Hybrid’ Diwaspadai Jadi Fase Baru COVID-19, Bagaimana Antisipasi RI?

0
Ilustrasi tes Corona (Foto: Grandyos Zafna)

Jumat, 26 Feb 2021 14:07 WIB

Nafilah Sri Sagita K – detikHealth

Jakarta – Baru-baru ini, peneliti menemukan mutasi hybrid COVID-19 yang memicu peringatan fase baru pandemi Corona. Adalah gabungan mutasi antara varian B117 Inggris dengan B1429 dari California.

Penemuan mutasi hybrid virus Corona ni diwaspadai menjadi fase baru COVID-19 lantaran diklaim bisa menjadi penemuan pertama di dunia.

“Peristiwa semacam ini dapat memungkinkan virus untuk menggabungkan virus yang lebih menular dengan virus yang lebih kebal,” kata ahli biologi komputasi di laboratorium Better Korber.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan pemerintah tentu sudah mengantisipasi hal tersebut dengan surveilans genom. Prof Wiku mengklaim, sampai saat ini, varian baru Corona yang merebak di sejumlah negara pun belum ditemukan di Indonesia.

Ia meyakini kemampuan Lembaga Eijkman dan Balitbangkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan) sudah baik dalam whole genome sequencing. Meski begitu, jumlah whole genome sequencing yang dikirimkan Indonesia ke bank data GISAID masih jauh jika dibandingkan negara lain.

“Sampai sekarang 392 sampel itu diWGS-kan (whole genome suquencing) nggak ketemu baik berupa strain yang Afrika Selatan sama Brasil,” sebut Prof Wiku dalam temu media Jumat (26/2/2021).

Prof Wiku menyebut, pengambilan sampel berfokus pada sejumlah orang yang melakukan karantina saat kedatangan ke RI. “Ngumpulinnya misalnya di beberapa karantina itu sudah ada. Di mana pintu masuknya di Batam, di Surabaya,” lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, pakar epidemiologi menyebut kemungkinan sudah ada mutasi baru Corona hingga varian baru COVID-19 di Indonesia. Hal ini dinilai lantaran pintu masuk WNA dan WNI diklaim kurang ketat.

“Karena masalahnya adalah skrining dan pengetatan pintu masuk kita ini masih longgar, walaupun ada kebijakan dari Menlu untuk membatasi tapi buktinya masih ada juga kaya waktu itu TKA China masuk, ini masih ditambah dengan potensi pintu masuk lainnya,” jelas pakar epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman kala itu.

Dikutip dari data GISAID per hari ini, Inggris paling banyak menemukan dan mensubmit whole genome sequencing sebanyak 91.218 varian baru Corona B117. Sementara negara Asia lain yang menemukan varian baru Corona B117 termasuk India dengan 81 varian, dan Jepang totalnya 46.

Berlaku Sampai Desember 2021, Ini Skema Diskon Pajak Mobil Baru

0
Diskon pajak mobil baru berlaku sampai Desember 2021. Foto: Grandyos Zafna

Tim detikcom – detikOto

Minggu, 28 Feb 2021 08:21 WIB

Jakarta – Pemerintah resmi mengeluarkan peraturan terkait diskon pajak mobil baru. Kementerian Keuangan merilis Peraturan Menteri Keuangan No. 20/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.

Dalam peraturan tersebut, ada dua jenis kendaraan yang berhak mendapatkan diskon pajak mobil baru. Di antaranya adalah:

a. kendaraan bermotor sedan atau station wagon dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 (seribu lima ratus) cc; dan
b. kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 (sepuluh) orang termasuk pengemudi selain sedan atau station wagon, dengan motor bakar cetus api atau nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan sistem 1 (satu) gardan penggerak (4×2) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 (seribu lima ratus) cc.

Dialnjutkan dalam pasal 5 peraturan tersebut, ada tiga skema pemberian diskon pajak mobil baru. Tahap pertama, PPnBM mobil baru diberikan diskon 100%. Berikut rincian diskon pajak mobil baru sesuai peraturan itu:

a. 100% (seratus persen) dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Maret 2021 sampai dengan Masa Pajak Mei 2021;
b. 50% (lima puluh persen) dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak Juni 2021 sampai dengan Masa Pajak Agustus 2021; dan
c. 25% (dua puluh lima persen) dari PPnBM yang terutang untuk Masa Pajak September 2021 sampai dengan Masa Pajak Desember 2021.

Adapun mobil yang berhak mendapatkan diskon pajak adalah kendaraan yang memenuhi memenuhi persyaratan jumlah pembelian lokal atau yang dikenal dengan sebutan local purchase. Persyaratan jumlah pembelian lokal meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermoto paling sedikit 70% (tujuh puluh persen).

Sementara berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021 yang ditandatangani 26 Februari 2021, ada 21 jenis kendaraan yang mendapatkan keringanan PPnBM.

Daftar kendaraan yang mendapat keringanan PPnBM:
1. Toyota Yaris (semua varian)
2. Toyota Vios (semua varian)
3. Toyota Sienta (semua varian)
4. Daihatsu Xenia (semua varian)
5. Toyota Avanza (semua varian)
6. Daihatsu Grand Max Minibus (semua varian)
7. Daihatsu Luxio (semua varian)
8. Daihatsu Terios (semua varian)
9. Toyota Rush (semua varian)
10. Toyota Raize (semua varian)
11. Daihatsu Rocky (semua varian)
12. Mitsubisi Xpander (semua varian)
13. Mitsubishi Xpander Cross (semua varian)
14. Nissan Livina (semua varian)
15. Honda Brio RS (semua varian)
16. Honda Mobilio (semua varian)
17. Honda BRV (semua varian)
18. Honda HRV (semua varian)
19. Suzuki Ertiga (semua varian)
20. Suzuki XL7 (semua varian)
21. Wuling Confero (semua varian).

PPnBM 0%, Harga Avanza Turun Rp 15 Jutaan, Rush Rp 18 Juta, Vios Rp 65 Juta

0
Daftar harga mobil Toyota yang dikasih diskon pajak. Foto: Rengga Sencaya

Rangga Rahadiansyah – detikOto

Senin, 01 Mar 2021 09:30 WIB

Jakarta – Mulai hari ini, harga beberapa mobil lebih murah. Soalnya, pemerintah resmi memberlakukan diskon PPnBM mobil baru.

Berkat PPnBM 0%, harga mobil Toyota lebih murah. Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan, setidaknya ada enam mobil Toyota yang mendapatkan diskon pajak mobil baru. Mobil-mobil Toyota yang kena diskon pajak mobil baru antara lain Toyota Vios, Toyota Yaris, Toyota Sienta, Toyota Avanza (termasuk Veloz), serta Toyota Rush.

Berikut detail harga mobil Toyota on the road Jakarta per 1 Maret 2021 setelah diskon PPnBM:

Toyota Vios
– Vios E CVT: Rp 265,4 juta
– Vios E M/T: Rp 252,4 juta
– Vios G M/T: Rp 268,9 juta
– Vios G CVT: Rp 281,6 juta
Turun sampai Rp 65,25 juta. Ini jadi mobil yang paling besar diskonnya karena PPnBM 0%. Soalnya, PPnBM sedan seperti Vios paling besar, yakni 30%.

Toyota Yaris
– Yaris G M/T 3 Airbag: Rp 248,3 juta
– Yaris G M/T 7 Airbag: Rp 252,9 juta
– Yaris G CVT 3 Airbag: Rp 258,2 juta
– Yaris G CVT 7 Airbag: Rp 262,8 juta
– Yaris TRD M/T 3 Airbag: Rp 268,8 juta
– Yaris TRD M/T 7 Airbag: Rp 273,4 juta
– Yaris TRD CVT 3 Airbag: Rp 279,5 juta
– Yaris TRD CVT 7 Airbag: Rp 284 juta
Turun Rp 17,95 juta sampai Rp 20,25 juta dari varian terendah hingga yang tertinggi.

Toyota Sienta

– Sienta V M/T: Rp 258,1 juta
– Sienta V CVT: Rp 274,7 juta
– Sienta Q CVT: Rp 294,4 juta
Turun hingga Rp 21,25 juta

Toyota Avanza

– Avanza 1.3 E STD M/T: Rp 187,6 juta
– Avanza 1.3 E STD A/T: Rp 197,6 juta
– Avanza 1.3 E M/T: Rp 189,8 juta
– Avanza 1.3 E A/T: Rp 200,2 juta
– Avanza 1.3 G M/T: Rp 206,7 juta
– Avanza 1.3 G A/T: Rp 216,5 juta
Turun Rp 12,6 juta sampai Rp 14,75 juta.

Toyota Veloz

– Toyota Veloz 1.3 M/T: Rp 212,9 juta
– Toyota Veloz 1.3 A/T: Rp 223,7 juta
– Toyota Veloz 1.5 M/T: Rp 224,3 juta
– Toyota Veloz 1.5 A/T: Rp 235,3 juta
Turun dari Rp 14,35 juta sampai Rp 15,75 juta

Toyota Rush

– Rush G M/T: Rp 240,5 juta
– Rush G A/T: Rp 249,8 juta
– Rush TRD M/T: Rp 251,5 juta
– Rush TRD A/T: Rp 260,8 juta.
Turun Rp 17,2 juta sampai Rp 18,3 juta.

Penurunan harga mobil berkat diskon PPnBM ini diharapkan bisa mendongkrak industri otomotif. Tujuan pemerintah memberlakukan diskon pajak mobil baru ini adalah untuk membangkitkan industri otomotif yang sempat anjlok karena pandemi COVID-19. Diketahui, industri otomotif merupakan salah satu penyumbang perekonomian yang cukup besar bagi negara.

“Tentu harapannya bisa meningkatkan permintaan, dan tentu mendukung industri otomotif nasional,” kata Anton kepada detikcom, Senin (1/3/2021).

Gejalanya Bisa Berbulan-bulan, WHO Prioritaskan Penelitian Long Covid

0
Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/Xesai)

Minggu, 28 Feb 2021 07:00 WIB

Vidya Pinandhita – detikHealth

Jakarta – World Health Organization (WHO) baru saja menyatakan fenomena ‘Long COVID‘ sebagai prioritas untuk diteliti. Pasalnya, long COVID ini dinilai membawa banyak dampak berkepanjangan pada pasien COVID-19, sementara gejala dan durasinya belum jelas hingga kini.

“Pada penderita gejala pasca COVID-19 memerlukan perhatian agar gejala-gejala COVID-19 yang berkepanjangan bisa dipahami dan ditemukan cara pemulihannya. Ini adalah prioritas WHO paling penting,” ujar direktur WHO Eropa, Hans Kluge, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/2/2021).

Ia menambahkan, 1 dari 10 pasien COVID-10 mengalami gejala berkepanjangan hingga 12 minggu atau lebih. Akan tetapi, belum ada data yang jelas perihal jumlah pengidap long COVID dari WHO.

Dokter Janet Diaz dari WHO menyebut, gejala pada kasus long COVID bisa terjadi hingga hitungan bulan.

“Ini adalah gejala yang terjadi 1 bulan, 3 bulan, atau bahkan 6 bulan pasca terinfeksi COVID-19. Dengan pembelajaran lebih lanjut, durasi kasus long COVID bisa kita pelajari,” ujarnya.

Sebagaimana yang dilaporkan WHO, gejalanya berupa rasa lelah terus-menerus, kabut otak (brain fog) atau kemampuan mengingat, gangguan jantung, dan saraf.

5 Penampilan Ng Man Tat yang Paling Dikenang

0
Aktor Hong Kong Richard Ng Man-tat Pemeran Shaolin Popey Meninggal Dunia Foto: dok. Istimewa

Tim detikhot – detikHot

Sabtu, 27 Feb 2021 19:15 WIB

Jakarta – Ng Man Tat dikenal sebagai salah satu aktor Asia yang populer. Sepanjang kariernya di dunia akting, dirinya diketahui kerap jadi sidekick Stephen Chow di sejumlah film.

Ng Man Tat kini telah meninggal dunia di usia 70 tahun. Ada sejumlah penampilannya yang tak lekang dan dikenang hingga kini di sejumlah film, berikut di antaranya:

1. Shaolin Popey

Shaolin Popey jadi salah satu film ikonik Ng Man Tat. Penampilannya sebagai paman biksu sekaligus guru Bo Bo Ho ini amat lucu dan mengocok perut.

Ia beradu peran dengan Xiao long Chen dan Pi Shao Quan bocah pemeran biksu kecil dalam film tersebut. Dalam film ini, Ng Man Tat kerap diceritakan kerap jadi sasaran aksi badung Bo Bo Ho. Ia tak jarang bernasib sial karena niat buruknya mengerjai dua muridnya itu justru berbalik padanya.

Shaolin Popey sendiri memiliki dua film yakni Shaolin Popey (1994), Shaolin Popey II: Messy Temple (1994).

2. Shaolin Soccer

Peran Ng Man Tat lainnya yang juga tak kalah menghibur yakni penampilannya dalam Shaolin Soccer. Film ini menjadi salah satu film Hong Kong tersukses sepanjang masa.

Ng Man Tat berperan sebagai pelatih sepakbola Stephen Chow dalam film ini. Ia memerankan mantan pemain sepakbola yang kakinya sudah mengalami cedera dan melatih seorang shaolin yang jago bela diri yang diperankan Stephen Chow.

Dalam komedi olah raga yang disutradarai, ditulis naskahnya sekaligus dibintangi Stephen Chow ini, Ng Man Tat tak hanya jadi lawan main Stephen Chow melainkan juga karib di luar kamera.

3. All for The Winner (1990)

Spinoff dari seri God of Gambler ini jadi salah satu film terbaik Ng Man Tat. Filmnya menceritakan tentang seorang bocah memiliki kemampuan lebih melihat sebuah objek yang kemudian dimanfaatkan sang paman untuk menggiringnya ke perjudian. Kemampuan bocah bernama Sing ini membuatnya dikenal sebagai Saint of Gambling dan membawanya ke turnamen judi tingkat tinggi.

Beradu akting dengan Stephen Chow, penampilan Ng Man Tat sempat menuai pujian terbaik dari duet-duet keduanya di film-film sebelumnya.

4. Fight Back to School

Penampilan Ng Man Tat lainnya bersama Stephen Chow dapat disaksikan Fight Back to School. Film ini menceritakan seorang polisi rahasia yang akan dipecat namun diberikan kesempatan dalam sebuah misi menyamar untuk menyelidiki sebuah kasus pencurian.

Ng Man Tat memerankan detektif yang menjadi rekan Stephen Chow dalam film ini. Film ini jadi salah satu film sukses Stephen Chow dan Ng Man Tat yang dibuat seri keduanya dalam Fight Back to School II.

5. The Wandering Earth

Bisa dibilang film ini jadi salah satu penampilan terakhir Ng Man Tat. Sang aktor ambil bagian dalam cerita tentang upaya sekelompok anak muda yang berusaha menyelamatkan bumi dari kepunahan.

The Wandering Earth dirilis dua tahun lalu di 2019.

Waspada! 80 Persen Penularan COVID-19 Terjadi di 5 Tempat Ini

0
Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/Xesai)

Senin, 22 Feb 2021 08:32 WIB

Khadijah Nur Azizah – detikHealth

Jakarta – Penularan virus Corona kerap terjadi di tempat umum. Oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tinggal di rumah dan jika terpaksa keluar, harus mematuhi protokol kesehatan.

Seperti yang diketahui, virus Corona bisa dengan cepat menyebar melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Saat ini kebanyakan pasien Corona tidak bergejala atau hanya mengembangkan gejala ringan yang membuat banyak dari pasien tak sadar telah terinfeksi.

Praktisi kesehatan Amerika Serikat (AS), dr Sanjay Gupta, mengatakan mayoritas penularan COVID terjadi di lima tempat. Dalam wawancaranya dengan CNN, dr Gupta menekankan tak perlu melakukan penguncian selama orang-orang terus memakai masker wajah dan menghindari lima lokasi sumber penularan terbesar.

“Ini benar-benar lima lokasi utama di mana 80 persen penularan virus terjadi di masyarakat kita,” kata dr Gupta.

Tiga dari lima tempat dijadikan satu kategori yakni bar, kafe, dan restoran. Alasannya adalah pengaturan dalam ruangan dan banyaknya pelanggan perpotensi menimbulkan kerumunan. Selain itu, pelanggan harus melepas maskernya untuk makan dan minum.

Telah banyak studi yang memperlihatkan bahwa makan di dalam ruangan meningkatkan risiko penularan COVID. Satu studi bulan September yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menemukan bahwa sebagian warga AS yang dites positif COVID-19 melaporkan telah makan di restoran dalam 14 hari terakhir.

Dua lokasi lainnya yang disebutkan dr Gupta adalah hotel dan tempat ibadah. Hotel, terutama, karena begitu banyak orang yang melewatinya sepanjang hari, banyak di antaranya bisa jadi berasal dari bandara dan berpotensi menjadi penyebar COVID.